GAMBARAN FISIK NABI MUHAMMAD SAW

Mimpi Muhammad Qasim

Bandung, 6 Januari 2022

Dalam mimpi, aku telah bertemu dengan nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang sebenarnya lebih dari 300x. Aku tidak bisa mengatakan bagaimana wajah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, karena saat aku mendekatinya, kepalaku merendah karena rasa hormat. Begitu juga tatapanku tertunduk seperti yang kita lakukan dalam sholat. Alasan lainnya adalah wajah beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam selalu terpancar dengan cahaya yang membuatku sulit untuk memahami bentuk wajahnya.

Tinggi Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sekitar 5 kaki dan 11 inchi (kurang lebih sekitar 180,34 centimeter). Beliau memiliki tubuh yang sangat tampan. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berjalan di atas bumi dengan sangat baik dan lembut. Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menutup kepalanya dengan kain dan cahaya putih keluar dari tubuh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Seluruh badanku bersaksi bahwa beliau adalah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Saat aku menyapa beliau dengan berjabat tangan, tanganku bersaksi bahwa ini adalah tangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Saat aku memeluknya, badanku bersaksi bahwa ini adalah hangat badannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan aku merasakan perasaan yang sangat riang gembira.

Beliau berbicara dengan sangat lembut dan sopan. Beliau menunjukkan kasih sayang yang terdalam dan memiliki cinta yang paling tidak dapat dijelaskan. Seolah baru saja beliau bertemu dengan anak laki-lakinya yang sudah lama hilang. Beliau membuat doa (permohonan) untuk umatnya dan menangis untuk mereka seperti tidak ada bandingan sebelumnya. Beliau akan terus mengatakan “umatku” yang berarti kita! Beliau sangat berduka atas umatnya dan beliau terus membuat doa untuk orang-orang yang tersesat.

Aku tidak bisa menggunakan kata-kata untuk kesedihan seperti itu. Jika anda tahu, anda tidak akan berhenti menangis karena memikirkannya. Salah satu contohnya adalah beliau berjalan berkeliling, bolak-balik dengan cemas. Dan beliau akan memiliki begitu banyak harapan, energi dan antusiasme saat dia akan menyerahkan sesuatu kepadaku. (Editor: dalam teks daripada sumber videonya, terdapat kalimat: ada satu contoh lain dalam mimpiku yang aku bagi di video lain) Yaitu dimana aku melihat ke dalam mata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang dipenuhi air mata saat itu. Aku terpesona dan tidak bisa berpaling, seolah-olah Allah telah memenuhi mata beliau dengan cahaya-Nya. Jazakumullah khair untuk waktu kalian.

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai