YA’JUJ DAN MA’JUJ

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 6 Januari 2022


Aku melihat mimpi tentang ya’juj dan ma’juj, dan aku akan membagikan mimpinya sekarang. Ya’juj dan ma’juj memiliki dua warna, yaitu hitam dan putih. Keduanya sama dan memiliki perbedaan warna. Ya’juj dan ma’juj seperti jenis yang berbeda dari gorila besar. Ketika mereka mulai keluar, maka mereka tidak akan pernah berhenti dan mereka punya jenis kemarahan yang unik di dalam diri mereka kepada manusia. Dikarenakan manusia, mereka dipenjara selama berabad-abad dan untuk itu mereka membalas dendam kepada manusia.

Ya’juj dan ma’juj tinggal di sebuah lubang besar di bumi dan jalan menuju lubang itu adalah dari sebuah gua yang sangat besar. Lihatlah foto ini. (Foto) ini hanya sebuah contoh gua yang sangat besar seperti ini dan di dalamnya ada jalan yang panjang menuju bumi, jalan ini lebih kecil dibandingkan dengan gua, tetapi ya’juj dan ma’juj dapat dengan mudah datang dan pergi dari gua melalui jalan ini. Atap
lubangnya sangat tinggi, ya’juj dan ma’juj tidak bisa memanjatnya dan di atap ada lubang kecil dimana cahaya dan udara masuk.

Ketika ya’juj dan ma’juj berada di aula (suatu rongga luas di dalam bumi), mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam gua atau pun di jalan yang menuju gua. Ketika ya’juj dan ma’juj keluar, maka mereka menyebarkan kerusakan. Setelah mereka menyebarkan kerusakan, mereka kembali ke lubang dan tinggal di lubang selama empat sampai enam bulan, sedangkan mereka tidak keluar. Ini adalah saat dimana Dzulqarnain membangun tembok di Mulut gua.

Dzulqarnain pertama-tama membuat penghalang untuk jalan masuk ke dalam gua. Ketika jalan utama telah terblokir, ya’juj dan ma’juj terperangkap. Kemudian Dzulqarnain membangun dinding logam yang kuat di mulut gua dan pengerjaan tersebut memakan waktu 6 tahun lamanya untuk pengerjaan dinding logam tersebut.

Sebelum kemunculan ya’juj dan ma’juj, beberapa minggu sebelum itu telah terjadi perang terburuk manusia melawan dajjal, dan hampir semua amunisi telah habis. Ketika ya’juj dan ma’juj keluar maka mereka tidak memiliki senjata berat untuk melawan ya’juj dan ma’juj. Di dalam mimpi, aku pergi bertarung dengan orang yang keras kepala. Sebelum berangkat, aku naikkan keluargaku dan beberapa orang lain dalam kereta canggih dan aku berkata kepada mereka “Kalian tunggulah aku disini. Jika aku sudah kembali, kita akan meninggalkan tempat ini selamanya dan pergi bergabung dengan ‘Isa ‘Alaihis Salam.”

Ketika aku membunuh orang yang kuat itu dengan bantuan Allah, aku mendengar suara (nabi) Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda “Qasim, ya’juj dan ma’juj telah keluar, cepatlah pergi ke rumahmu.” Aku pergi ke rumahku sebelum ya’juj dan ma’juj. Ketika aku sampai disana semuanya baik-baik saja. Aku memberi tahu orang-orang bahwa agar mereka semua tinggal dengan kewaspadaan. Ya’juj dan ma’juj telah keluar dan mereka bisa saja menyerang kereta kami.

Aku mulai menaiki kereta dan memanjat ke atap kereta. Sehingga jika ya’juj dan ma’juj akan menyerang, maka aku akan membunuh mereka dengan nur Allah. Cahaya Allah muncul di jari telunjukku dan dalam perjalanan empat atau lima sosok ya’juj dan ma’juj berwarna putih menyerang kereta kami. Ketika aku melihat mereka, terlihat mereka seperti turun dari langit. Mereka menyerang dengan teriakan yang menakutkan dan dengan sangat cepat. Tapi ketika aku melempar Nur Allah ke mereka, mereka mati (saat melayang) di udara.

Di salah satu mimpi, aku melihat ya’juj dan ma’juj berlari cepat dan mereka melakukan lompatan kecil dan kemudian melakukan lompatan besar. Mereka melompat tinggi sekali di udara dan kemudian mereka menyerang saat turun, sehingga tidak ada yang bisa mempertahankan dirinya sendiri. Cara terbaik membunuh Ya’juj dan ma’juj yang aku tahu, adalah dengan membunuh mereka saat mereka di udara (sebelum mendarat di permukaan tanah), karena kecepatan gerakan mereka sangat cepat dan tubuh mereka sangat kuat. Mereka punya banyak kekuatan di tangan dan kaki mereka.

Di jalan, aku melihat beberapa orang dan aku berhenti disana untuk menaikkan mereka ke dalam kereta dan orang-orang yang bersamaku berkata padaku untuk tidak berhenti, karena hal itu dapat mendatangkan bahaya. Tetapi aku berkata bahwa mungkin aku akan bisa menyelamatkan beberapa orang lagi.

Tepat ketika aku menghentikan kereta, ya’juj dan ma’juj berwarna hitam menyerang. Karena sudah malam, aku tidak bisa melihat mereka dengan jelas. Aku (berhasil) membunuh mereka semua dengan nur Allah dan orang-orang yang bersamaku selamat karena Rahmat Allah Subhanallahu wa Ta’ala, juga tidak ada kerusakan.Tapi beberapa orang yang berada di luar kereta terbunuh ketika aku berhenti dan orang-orang (yang selamat) berkata “Qasim, kamu akan membuat kita terbunuh ketika menyelamatkan beberapa orang.” Aku menjawab “Engkau benar, seharusnya kita tidak mengambil resiko ini.”

Kemudian kita tidak berhenti dimana pun dan dengan Rahmat Allah, kita sampai ke ‘Isa ‘Alaihis Salam di waktu fajar (subuh), Isa ‘Alaihis Salam turun ke Bumi hanya beberapa waktu sebelum kita sampai padanya dan kita mulai hidup bersama Isa ‘Alaihis Salam.

Aku tidak pernah melihat di dalam mimpi bahwa apa yang dimakan oleh ya’juj dan ma’juj, bagaimana mereka semua hidup di dalam lubang bertahun-tahun, berapa banyak mereka dan siapa yang membunuh mereka. Tapi aku pernah melihat bahwa ya’juj dan ma’juj menghancurkan seluruh dunia dan hanya beberapa orang yang tersisa, Allah Maha Mengetahui.

Aku minta kalian semua untuk menyebarkan mimpi ini dan kunjungi halaman facebookku dan channel youtube untuk detail lebih lanjut…
Terima kasih telah menonton. Jazakumullah Khair.

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai