Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 7 Januari 2022
Pada tahun 2009, aku (Muhammad Qasim) melihat sebuah mimpi. Dalam mimpi ini, saat itu adalah malam yang gelap dan aku sedang duduk di dalam rumahku. Lalu tiba-tiba, sebuah cahaya tajam masuk dari jendela. Aku berlari keluar karena penasaran. Dan apa yang kulihat tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Aku menyaksikan istana-istana indah yang mengambang di langit, bersinar seperti bintang. Mereka tembus pandang laksana kristal dan bergerak dalam satu arah. Dan di antara istana itu ada satu istana yang sangat menakjubkan dan megah. Istana ini sangat besar. Jauh lebih tinggi dan lebih besar dari istana lainnya. Mataku terpaku ke Istana ini dan aku tidak bisa berpaling. Keindahannya luar biasa dan tingginya tidak terukur, ia lalu terbang terus ke langit dan menghilang dari penglihatanku. Istana ini memimpin di depan semua Istana lainnya. Di istana tersebut nama Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ditulis dengan fasih.
Di dalam mimpi ini, terasa sangat bahwa istana-istana tersebut adalah peringkat keimanan para Nabi ‘Alaihis Salam. Dan di setiap istana juga ditulis peringkat mereka masing-masing. Setelah melihat istana Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang indah dan menakjubkan, aku merasa sangat gembira. Aku bersyukur kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala bahwa aku adalah umat daripada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, pemilik peringkat keimanan tertinggi di sisi Allah Subhanallahu wa Ta’ala.
Peringkat keimanan yang tertulis di Istana Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah “99k” (99.000) dan inilah yang tertinggi bagi Allah. Istana keimanan terbesar dan terindah kedua adalah milik Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam. Dan kemudian, ada peringkat keimanan Nabi-Nabi yang lain. Aku tidak melihat peringkat keimanan seorang Nabi yang nilainya kurang dari ”12k” (12.000). Seluruh istana para Nabi ‘Alaihis Salam yang indah ini ibarat kemilaunya bintang-bintang. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan betapa menakjubkannya itu. Dan segera setelah itu, mereka pergi sampai mereka tidak lagi terlihat olehku.
Dari apa yang aku lihat dalam mimpiku yang lain, peringkat keimanan para sahabat mulia Rasulullah dimulai dari nilai 8.000 sampai 10.000. Tidak ada yang bisa mencapai peringkat keimanan dari salah satu Nabi ‘Alaihis Salam pun, dan juga tidak ada yang bisa mencapai peringkat keimanan dari para Sahabat mulia Rasulullah. Sedangkan peringkat keimanan seorang muslim biasa dimulai dari 200. Allahu a’lam