Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 9 Januari 2022
Pada 10 Februari 2014, Qasim menyaksikan dirinya telah menyelesaikan perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan. Lalu aku (Qasim) sampai pada tempat dimana aku melihat gedunggedung yang tinggi. Aku memanjat ke atas, dan berkata “Disinilah aku harus berlari dari tepi.” Kemudian setelah itu, aku berlari di udara dengan Rahmat Allah. Jadi aku melihat kesana untuk melihat apakah semuanya sudah jelas. Tetapi, saat aku melihat ke arah langit, aku melihat bahwa beberapa kekuatan telah menyebar jaring untuk mencegah siapa pun terbang. Hal itu benar-benar membuatku putus asa dan berfikir apa yang harus aku lakukan sekarang. Jika aku berlari dari tepi gedung ini, maka aku tidak akan bisa terbang. Aku mungkin akan terjatuh karena jaring di atas.
Lalu aku berkata kepada diriku sendiri “Tidak Qasim. Allah telah berfirman, bahwa Dia akan melindungiku dan Dia tidak akan membuatku gagal.” Aku tidak punya pilihan lain, kecuali melompat dan menaruh seluruh kepercayaanku kepada Allah. Kalau tidak, aku tidak akan pernah berhasil. Kemudian, aku meletakkan semua kepercayaanku kepada Allah. Aku mulai berlari ke pinggir dan aku melompat. Kemudian aku mulai terbang ke atas dan kemudian Allah menghancurkan jaring itu dengan Rahmat-Nya. Aku berhasil melarikan diri dari mereka dengan sangat mudah.
Kemudian aku melihat orang-orang di bawah yang terlihat sibuk dengan pekerjaan mereka. Namun, beberapa orang melihatku dan berkata “Lihat, Qasim terbang di udara,” dan beberapa orang berkata “Kemana pun tempat yang dia tuju, itu adalah tempat yang berisi rahmat dan berkah dari Allah.” Lalu dia (orang yang di bawah) berkata, “Ayo pergi, kejar dia,” dan setelah itu mereka meninggalkan rumah dan pekerjaan mereka masing-masing dan mulai berlari ke arah yang sama denganku.
Aku terbang sangat jauh dan kemudian aku mencapai tempat dimana ada kota yang sangat indah. Kota itu sangat canggih dan dirancang sangat baik serta memiliki arsitektur yang indah, yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Ada gedung-gedung, rumah yang indah dan jalan yang luar biasa. Kota itu dihiasi dengan warna-warna yang menakjubkan dan bahkan bangunannya pun sangat bersih. Tidak ada kata yang dapat menggambarkan keindahan kota itu dan tidak ada yang dapat membayangkannya. Aku merasa bahwa kota ini ajaib. Kemudian aku berpikir, siapa orang yang telah Allah ciptakan sehingga mereka bisa menciptakan kota ini dan betapa cerdasnya mereka. Sesaat setelah itu, Allah berfirman dari langit bahwa “Qasim, kota ini akan dibangun olehmu, dan orangorang yang bersama kamu dengan rahmat-Ku dan pertolongan-Ku.” Dan mimpi berakhir disana.