Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku,
Bandung, 26 Januari 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حیمِ
السَّ لَامُ عَلَیْكُمْ
(Mimpi ini terjadi pada) 04 Desember 2015. Kemarin dalam mimpi, aku tersesat dan pergi ke suatu tempat. aku memohon kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala, “Izinkanlah aku berjalan di jalan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan izinkanlah aku melakukan pekerjaan seperti yang membuat Engkau bahagia.” Setelah itu aku melihat sebuah bangunan besar dan tinggi dan aku masuk. Lalu aku pergi ke depan dan mencapai atap bangunan dan berkata bahwa “Ini adalah waktu ketika Allah Subhanallahu wa Ta’ala akan berbicara kepadaku.” Jadi tepat setelah itu, Allah Subhanallahu wa Ta’ala mulai berbicara kepadaku dari langit dan berfirman bahwa “Qasim Aku mengirimkan helikopter hitam besar yang kuat untuk engkau dan kemudian Aku akan mengajarimu cara menerbangkannya.”
Setelah beberapa waktu, helikopter itu tiba. Setelah itu Allah Subhanallahu wa Ta’ala memberi tahu aku tentang helikopter dan cara menerbangkannya. Setelah itu aku menerbangkannya tetapi aku tidak bisa menerbangkannya dengan benar. Kemudian aku belajar bagaimana mengendalikan helikopter dan aku menerbangkannya, dan membawanya di dekat angkatan darat Pakistan. Tentara Pakistan siap untuk melakukan beberapa misi. Jadi aku meminta mereka untuk membawaku bersama mereka, aku telah diberi helikopter ini oleh Allah, dan Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah memberitahu aku bahwa “Qasim, suatu hari umat Islam akan memintamu untuk membawa mereka keluar dari kegelapan.” Kemudian Panglima Angkatan Darat berkata, “Terima kasih atas bantuan anda. Anda harus beristirahat, kami cukup untuk operasi ini.” Jadi aku katakan “Sesuai yang anda inginkan.” Tentara Pakistan keluar untuk operasi dan aku pergi dengan mereka agak jauh dan kemudian aku pergi ke arah lain.
Dan kemudian malam tiba, dan aku tidur di helikopter dan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam datang dalam mimpiku dan berkata bahwa “Qasim, angkatan darat Pakistan terjebak dalam kesulitan dan amunisi mereka juga akan habis.” Kemudian aku bangun dan mulai mencari cara untuk sampai ke Angkatan Darat Pakistan tetapi aku tidak menemukan mereka. Aku berkata, “Pasukan tentara Pakistan adalah pasukan yang kuat mereka bisa tangani itu,” dan kemudian aku kembali tidur lagi. Lalu Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam datang ke mimpiku lagi dan berkata bahwa “Qasim, Pakistan adalah benteng islam terakhir. Bangun, engkau harus menyelamatkan Pakistan. Pergi dan bantu mereka.” Lalu aku bangun dan berkata bahwa “Kapan pun Muhammad datang ke mimpiku dua kali maka itu berarti aku harus melakukan pekerjaan itu.” Lalu aku mencari dan berkata “Kemana tentara Pakistan pergi?” Aku meminta kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala untuk menunjukkan jalan kepadaku, sehingga Nur (cahaya) Allah Subhanallahu wa Ta’ala muncul di hadapanku dan aku mengikuti nur itu dengan kecepatan penuh.
Kemudian aku mencapai tempat dimana angkatan darat Pakistan telah melakukan operasi dan aku menuju ke depan jika ada beberapa teroris yang tersisa dan mereka menjadi kuat. Aku membunuh mereka dengan senapan mesin tetapi aku tidak bisa membidik dengan benar dan banyak amunisi terbuang tetapi aku membunuh mereka semua.
Kemudian aku pergi dan melihat ada operasi di tempat lain juga, tetapi beberapa teroris masih ada disana. Lalu aku berkata pada diriku sendiri bahwa “Qasim tinggalkanlah teroris kecil ini dan pergilah dan bantu angkatan darat.” Jadi aku menerbangkan helikopter sekali lagi dengan kecepatan tinggi, dan mencapai tempat dimana angkatan darat Pakistan melakukan operasi.
Ada sebuah tank besar seperti mesin yang coba dihancurkan oleh angkatan darat Pakistan tetapi tidak hancur dan hanya kepala angkatan darat dan dua helikopter yang memiliki amunisi. Amunisi dari setiap orang lainnya telah habis, dan satu atau dua helikopter Pakistan juga telah dihancurkan. Jadi aku menembaki mereka ketika aku tiba disana, bidikanku tidak terlalu akurat tetapi aku menghancurkannya dengan bantuan Allah.
Kemudian datang sebuah mesin yang jauh lebih besar dari yang terakhir dan mesin itu menembakkan rudal ke helikopter angkatan darat Pakistan. Dan aku menghancurkan rudal itu di udara. Aku berkata kepada angkatan darat Pakistan, “Kalian semua pergilah! Biarkan aku bertempur dengan mesin ini.” Jadi angkatan darat Pakistan pergi ke satu sisi dan aku pergi berhadapan dengan mesin tersebut dan menembakkan dua rudal kecil kesana dan rudal-rudal itu meledak setelah masuk ke dalam mesin dan mesin tersebut hancur. Setelah itu angkatan darat Pakistan mengangkat slogan Allahu Akbar dan semua orang menjadi bahagia.
Panglima Angkatan Darat berkata bahwa “Anda menghancurkan mesin tersebut dengan mudah, kami seharusnya mendengarkan anda sebelumnya, anda datang pada waktu yang tepat dimana amunisi kami hampir habis dan mesin itu tidak juga akan hancur.” Aku berkata bahwa “Telah aku katakan sebelumnya tetapi bagaimana pun Allah Subhanallahu wa Ta’ala membawa aku kesini pada waktu yang tepat dan aku menghancurkan mesin-mesin itu dengan bantuan Allah.
Allah telah mengirim helikopter ini, tidak ada mesin yang dapat menahannya.”