Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 22 Februari 2022
Bismillahirrohmanirrohiim Di tanggal 22 Januari 2017, aku (Muhammad Qasim) melihat setiap negara memiliki gedung sendiri-sendiri, semakin besar suatu negara semakin besar gedungnya. USA memiliki gedung terbesar, yang kedua adalah Rusia. Negara-negara Muslim berupa menara-menara putih dan aku hanya melihat ada tiga buah menara putih. Dua di antaranya berjarak berdekatan, sedang yang satunya berada jauh. Menara yang pertama berbendera Turki dan lebih besar daripada dua menara lainnya, menara satunya lagi berbendera Saudi Arabia dan di menara yang jauh berbendera Pakistan.
Bersama dengan menara ketiga, terdapat dua bangunan berbendera China dan India.
Kemudian aku melihat pemimpin non muslim sedang menyusun rencana, dan mereka berkata ke orang-orangnya bahwa, “Kitalah pemilik gedung terbaik, dan kita memberi kebebasan, tapi orang-orang Muslim mempunyai menara dan mereka hanya mempercayai satu Tuhan, yaitu Allah, dan mereka tidak menyembah tuhan-tuhan kita. Menara-menara itu juga telah menghancurkan kedamaian dan keindahan dunia. Jadi jika kita menghancurkan ketiga menara itu, kemudian hanya bangunan kita yang tersisa, dan Islam akan benar-benar hancur. Kemudian dunia akan mempunyai jalan yang sama dan muslim akan menerima tuhan kita, dan jika tidak, maka kita akan membunuh mereka. Dan kita akan memerintah di seluruh dunia dan melakukan apapun yang kita inginkan.” Setelah mendengar rencana mereka, aku menjadi terkejut dan khawatir.
Kemudian aku melihat mereka menghancurkan menara Turki dari pondasinya, dan mulai runtuh, dan masyarakat Turki tidak mengetahui hal tersebut. Bangunan Rusia berada di samping Turki. Ketika mereka (Rusia) melihat menara Turki jatuh, mereka menahan menara itu dengan tali mereka, mereka lakukan ini hanya karena mereka melihat keuntungan pribadi dan tidak ada satu pun orang di Turki yang melakukan apapun untuk menyelamatkan menara mereka.
Kemudian pasukan iblis mulai memutus tali Rusia dan mereka juga mulai bergerak menuju ke menara kedua. Dalam perasaan yang sangat terkejut, aku berkata kepada diriku, “Pasukan iblis bekerja sangat keras dalam rencana mereka dan kita umat muslim masih berada dalam tidur lelap. Kita tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan ketiga menara. Dan kita tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan Islam. Jika menara pertama hancur maka menara kedua juga tidak akan selamat, sehingga menara ketiga akan benar-benar tersisa sendiri. Jadi bagaimana menara ketiga dapat melawan ratusan gedung sendirian?”