Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 22 Februari 2022
بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِیمِ
السَّ لَامُ عَلَیْكُمْ
17 Desember 2016. Di dalam mimpi ini aku menemukan diriku tengah berada di sebuah tempat yang terlihat seperti Pakistan yang belum berkembang maju. Di kejauhan aku melihat beberapa gedung dan rumah-rumah yang bagus. Aku berkata, “Aku harus pergi ke sana karena tempat itu lebih baik daripada disini.” Lalu aku pergi ke sana dan melihat gedung-gedung yang bagus, rumah-rumah dan banyak orang. Tiba-tiba aku mendengar ledakan dan aku merasakan hawa panas. Orang-orang berteriak meminta pertolongan. Dengan rahmat Allah Subhanallahu wa Ta’ala, Dia menyelamatkan aku. Ketika aku sampai di tempat orang-orang untuk menolong mereka, aku menemukan banyak yang sudah meninggal. Dan orang-orang yang terluka menangis penuh kesedihan (karena) tubuh para korban meleleh. Aku bertanya, “Jenis ledakan apa ini?”
Ketika aku menggenggam tangan seseorang, tangan itu langsung terlepas dari tubuhnya karena tubuhnya meleleh. Aku berkata, “Neraka macam apa ini? Banyak sekali yang meninggal dan orang-orang yang terluka tidak punya harapan untuk sembuh dan mereka sekarat karena rasa sakit.” Seorang laki-laki yang beruntung bisa selamat berkata kepadaku, “Qasim! Keluar dari sini. Tempat ini tidak aman.”
Lalu aku mendengar ledakan lain. Dan rentetan ledakan dimulai setelah itu. Aku berkata, “Aku tidak bisa menolong siapa pun dalam situasi ini.” Kemudian aku berlari kembali dari tempat itu ke tempatku yang semula dan berkata, “Walaupun tempat ini tidak berkembang maju namun tempat ini masih lebih baik daripada tempat yang sudah berkembang maju tadi.” Lalu aku berpikir,
“Siapa yang membuat ledakan-ledakan itu? Bagaimana dan kapan mereka bisa dihentikan?”
Pada bulan Februari 2015, Allah Subhanallahu wa Ta’ala berkata padaku dalam mimpi bahwa “Qasim, kamu adalah orang terakhir, dari umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang akan mati di muka bumi ini.” Jadi, itu berarti bahwa setelah kematianku, tidak akan ada lagi muslim yang tersisa di bumi ini dan hanya orang orang yang terburuk yang tersisa di bumi setelah itu, dan hari kiamat akan dikenakan pada mereka.