MENUNGGU KEDATANGAN IMAM MAHDI

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ
………Menunggu kedatangan IMAM MAHDI…….
wajib bagi kaum muslimin meng-imani perkara Ghaib, termasuk kemunculan Imam Mahdi.
Karena itu menjadi wajib untuk mencari tahu tentangnya (ciri-cirinya), karena bagaiman anda mencarinya tanpa mengenal ciri-cirinya, apalagi untuk membaiatnya.

Nabi saw, tidaklah menjanjikan kepada kita dengan kerajaan dan tidak pula menjanjikan kepada kita dengan kesenangan dan keindahan dunia..
Tetapi beliau saw, menjanjikan kepada kita dengan petunjuk (Al Huda), yaitu dengan petunjuk yang telah beliau saw bawa kepada kita..

Nabi saw bersabda, ” Aku tinggalkan 2 perkara kepada kalian dan jika kalian berpegang kepada 2 perkara tersebut, kalian tidak akan tersesat selama-lamanya yaitu : Al-Qur’an dan As-sunnah “.

Orang-orang menantikan dan menunggu datangnya Al-Mahdi !!!! , lalu apa yang diingini dari Al-Mahdi ???

sementara Al-Mahdi berarti Orang yang mendapat petunjuk.
Sekarang apakah petunjuk itu ???
Petunjuk itu adalah Al-Qur’an dan As-sunnah.
Al-Qur’an adalah Firman Allah swt dan ,
As-sunnah adalah Sabda Nabi saw, yaitu segala perkataan dan perbuatan Nabi saw.

Kalau begitu orang yang menantikan datangnya Al-Mahdi tidak ada yang dia tunggu melainkan datangnya Firman2 Allah swt dan Sabda Nabi saw.

Sabda2 Nabi saw terdapat pada Hadits-hadits Nabi saw.
Nabi saw bersabda, ” Tidak tersisa setelah masa kenabian selain mimpi yang benar, yakni mimpi yang datangnya dari Allah swt dan mimpi orang yang paling benar adalah mimpi orang yang paling jujur perkataannya..

Artinya setelah masa kenabian , tidak ada lagi wahyu yang datang, melainkan melalui tabir, yaitu mimpi yang benar..

Kalau begitu apa yang kita tunggu dari Imam Mahdi? sedangkan Imam Mahdi membawa Firman2 Allah swt dan sabda2 Nabi saw.

Yang kita tunggu dari Imam mahdi adalah Firman2 Allah swt dan sabda2 Nabi saw melalui tabir, yaitu Mimpinya orang beriman.

Dengarkan apa yang disampaikan oleh Imam & Khatib masjid Al-Aqsha, Palestina, Syaikh Shalahuddin bin Ibrahim , : ” Rasullullah saw menjanjikan kepada kita Petunjuk, inilah yang kita nantikan.
Dan kalau kita benar-benar menginginkan Al-Mahdi ?
Inilah Al-Qur’an (Firman Allah swt) = Petunjuk.
Dan inilah Nabi saw (sabda nabi saw).(yg mendapat petunjuk)”.
Syaikh Shalahuddin melanjutkan, Mulai sekarang saya katakan kepadamu , ” JANGANLAH KALIAN MENGAKUINYA SEBAGAI AL-MAHDI, JIKA IA DATANG DENGAN MEMBAWA SESUATU YANG TIDAK ADA DIDALAM AL-QUR’AN DAN JUGA SESUATU YANG TIDAK TERDAPAT DIDALAM HADIST KAKEKNYA YAITU : MUHAMMAD SAW.”.

” LALU APA YANG KALIAN TUNGGU, SAMPAI SESEORANG MENJADI Al-MAHDI?”.
YANG KALIAN TUNGGU ADALAH : APA YANG MERUPAKAN FIRMAN ALLAH DAN SABDA RASULLULLAH SAW.”

” JIKA KALIAN MENANTIKAN HAL INI, MAKA SUNGGUH IA AL MAHDI, KARENA ALMAHDI BERKATA DENGAN FIRMAN ALLAH DAN AL-MAHDI JUGA BERKATA DENGAN SABDA RASULLULLAH SAW.”

Subhanaullah Walhamdulillah Wallaillahaillaullah Allahuakbar.

Sungguh benar apa yang disabdakan Rasulullah saw,
” Jika Kalian berpegang kepada 2 perkara , kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya”.

Perhatikanlah wahai saudara2ku, Mimpi-mimpi Muhammad Qasim yang disampaikannya adalah QOOLALLAH , QOOLARRASUL, yaitu Firman Allah dan Sabda Nabi, .
Jumlah Mimpi2 Muhammad Qasim yang berkata-kata dengan ALLAH swt +/- 500 kali dan bertemu dengan Rasulullah saw +/- 300 kali, dan kemudian Beliau menceritakan kejadiannya..

Namanya Muhammad Qasim Bin Abdul Karim…
Mengapa namanya bukan Muhammad Bin Abdullah.

Perhatikan juga apa yang di sampaikan oleh Syaikh Shalahuddin bin Ibrahim..
Rasulullah saw bersabda, ” Ismuhu yuwathi’u ismi (Yuwathi’ ) dan nama bapaknya (Al-mahdi), mirip dengan nama Bapakku ( nama Bapak Rasulullah saw).

Karena sesungguhnya diantara nama-nama itu terdapat ” Muwatho ‘ ah ” ( kemiripan ).

Maka perhatikanlah, ” besi itu ” yuwathi ‘ u ” (mirip) dengan suatu logam tertentu misalnya Aluminium, akan tetapi besi itu tidaklah ” Yuwathi’ u” mirip dengan besi juga, ( besi itu memiliki kemiripan dengan unsur lain selain besi itu sendiri ) Besi tidak sama dengan aluminium.
Contoh lain , kuningan ” yuwathi’u (mirip dengan emas)
Maka kuningan tidak sama dengan Emas. Hanya mempunyai kemiripan.

Lebih Lanjut Syaikh Shalahuddin mengatakan, ” Para tabi’in , mereka lebih berilmu dari pada saya dan kita, mereka tidak menanti orang yang namanya MUHAMMAD BIN ABDILLAH, dan seorang Ulama Tabi’in yang bernama Muhammad Ibnu Sirrin, Beliau telah mengajarkan tentang Al-Mahdi, dan mereka menunggu Al-Mahdi yang namanya selain Muhammad bin Abdillah. Karena yang paling jelas bagi mereka adalah sabda Rasulullah saw, ” Ismuhu yuwathi’ u ismi . Namanya (yuwathi’u) mirip dengan namaku dan nama.Ayahnya mirip dengan nama Ayahku”.

Dengan demikian jelas Imam Mahdi namanya ” BUKAN MUHAMMAD BIN ABDULLAH”, namanya selain itu, tetapi mempunyai kemiripan..

WALLAHU A’LAM BISH SHAWAAB…

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai