Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung 6 Maret 2023
Tiga Negara Jahat Membuat Rencana Mengerikan untuk Menghancurkan Kashmir Seperti Palestina
16/02/2017
Bismillahir Rahmanir Rahim
Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Barakatuhu
Dalam mimpi ini, Muhammad Qasim menemukan dirinya di Gedung Putih. Dia berkata: Saya sedang berdiri di depan Gedung Putih melihat bagaimana gedung itu dibangun. Saya terkesan dengan cara itu dibangun. Kemudian saya masuk ke dalam dan melewati sebuah aula sampai saya mencapai sebuah pintu. Saya memasuki pintu dan ada dua orang berbicara satu sama lain. Seorang pria memohon kepada orang lain untuk menjadikannya adik laki-lakinya. Dia berkata, “Saya akan mematuhi setiap perintah Anda dan bahwa saya akan melakukan apa pun yang Anda katakan. Sebaliknya, lihat ini: Saya telah menyebarkan kehancuran di Kashmir dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Israel di Palestina dan saya melakukan ini semua hanya untuk membuat Anda bahagia.” Orang lain tersenyum dan berkata: "Anda baru saja mendapatkan posisi Anda sebagai adik laki-laki saya." Pria itu menjadi sangat bahagia dan berkata, ”Saya tidak akan pernah mengecewakan kakak laki-laki saya.”
Ketika saya melihat ini, saya menjadi terkejut memikirkan siapa orang-orang ini yang baru saja menjadi saudara? Kemudian kakak laki-laki itu meninggalkan ruangan dan aku mengintip ke dalam untuk melihat siapa adik laki-laki itu. Saya melihat bahwa itu adalah Perdana Menteri India. Ia merasa sangat senang karena keinginan hatinya telah terpenuhi. Saya menjadi lebih terkejut bahwa dia telah menjadi adik dari Presiden Amerika dan sekarang mereka akan menyebarkan kehancuran bersama.
Kemudian saya mengikuti Presiden Amerika di mana dia berbicara dengan orang lain. Orang lain itu adalah Perdana Menteri Israel. Dia berkata: “Kami telah menemukan seorang adik lelaki yang akan melakukan persis seperti yang kami katakan. Lihatlah pekerjaan yang telah dia lakukan! Dia mengikuti jalan yang persis seperti milikmu.” Kemudian mereka berdua tersenyum dan berkata bahwa “harinya tidak lama lagi kita akan menguasai seluruh dunia.” Dia berkata: "Saya ingin bertemu dengan adik laki-laki Anda ini." Ketika mereka berdua keluar dari ruangan, saya melihat bahwa Presiden Amerika sedang berbicara dengan Perdana Menteri Israel.