Kabar Gembira Bagi Mereka Yang Mendukung Muhammad Qasim dalam Situasi Sulit

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 21 Maret 2022

05/03/2015

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

PELAYAN EMAS

Muhammad Qasim melihat dirinya duduk di Masjid An-Nabawī. (Masjid Nabi Muhammadﷺ)

Aku merasakan perasaan yang sangat damai karena mengetahui bahwa aku berada di Masjid suci Nabi Muhammad ﷺ.

Kemudian aku melihat Nabi Muhammadﷺ datang ke arahku. Beliau duduk tepat di depanku dan di tangannya ada empat lembar kertas ukuran besar yang terbuat dari emas.

Nabi Muhammadﷺ memberitahuku dengan nada yang sangat gembira dan berkata: “Qasim, sampaikan pesanku ini sekali lagi kepada umatku, bahwa siapapun yang mendukungmu sama seperti mendukungku dan orang itu akan bersamaku pada hari penghakiman. Dan Qasim, berikan pesanku ini kepada orang-orang yang bersamamu bahwa mereka tidak perlu khawatir tentang pekerjaan yang telah mereka lakukan tidak ditulis sebagai perbuatan baik. Mereka seharusnya tidak pernah menganggap pekerjaan mereka tidak berharga. Tidak peduli apapun jenis pekerjaannya bahkan jika seseorang melakukan pekerjaan yang sangat sedikit, maka Allahﷻ tidak akan pernah menyia-nyiakannya dan Allahﷻ akan melipatgandakan pahala untuk pekerjaan itu. Pekerjaan yang mereka lakukan ini bukanlah pekerjaan biasa dan mereka seharusnya tidak berpikir bahwa aku (Muhammadﷺ) tidak tahu nama-nama dan kontribusi mereka. Allahﷻ telah menulis nama-nama mereka di kertas-kertas ini dan aku selalu membaca nama dan karya mereka. Allahﷻ juga mengabarkan kepadaku tentang mereka secara langsung, mereka tidak perlu khawatir. Mereka akan bersamaku pada hari penghakiman. Kertas emas yang diberikan Allahﷻ ini, aku akan membawanya bersamaku sepanjang waktu. Dan di atas kertas emas ini tertulis nama orang-orang yang bersamamu di masa-masa sulit. Qasim, Islam sejatiku akan menyebar ke seluruh dunia dengan bantuan Allahﷻ. Pastikan kamu menyampaikan pesanku ini kepada orang-orang itu.”

Aku duduk di sana dengan tenang mendengarkan semua yang dikatakan Nabi Muhammadﷺ.

Aku ingin sekali membaca nama-nama yang ada di kertas itu, namun aku tidak bisa menggerakkan satupun bagian dari tubuhku, bahkan aku tidak tahu apakah namaku ada di sana. Dan mimpi berakhir.

Jazakumullahu Khair, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

 

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

I am an ordinary Pakistani citizen. Allah has shown me many divine dreams. I have had the privilege of hearing the voice of Allah many times in my dreams and meeting the last Prophet Muhammad ﷺ in many dreams. My dreams have a special message for the Muslim Ummah and the whole world. I have been commanded by Allah and the last Muhammad ﷺ to tell my dreams to the people.

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai