Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku,
Taqwil Mimpi Muhammad Qasim
Bandung, 21 Maret 2022
Sumber : Takwil Mimpi Muhammad Qasim
“Allah & Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam didalam mimpi-ku“ GAZA (Gerakan Akhir Zaman)
Qasim bermimpi “ALLAH جل جلاله menegaskan bahwa Mimpi-mimpi Muhammad Qasim adalah berasal dari ALLAH جل جلاله sehingga tidak akan dapat ditiru oleh siapapun”. Mimpi pertama Qasim terjadi pada tahun 1981.
Takwilnya;
Mimpi pertama Qasim adalah isyarat atau tanda dari ALLAH جل جلاله bahwa Qasim akan menjadi PEMIMPIN Islam Dunia. Mimpi ini juga berlaku pada 1981 yakni tahun yang sama pada saat tanda fenomena alam yang janggal sebagai tanda kemunculan al-Mahdi dan bahwa mimpi itu dari ALLAH جل جلاله” . Gerhana matahari dipertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya terjadi pada tahun yang sama saat Muhammad Qasim menerima mimpi pertamanya (yaitu pada tahun 1981)”. Hadits Abu Ya’la daripada Anas bin Malik R.A: “Sesungguhnya risalah
dan kenabian itu telah terhenti. Tidak ada nabi lagi dan tidak ada rasul lagi selepas-ku, akan tetapi akan kekal al-Mubassyiraat. Para sahabat bertanya: Apakah al-Mubassyiraat itu?” Jawab Baginda صلى الله عليهوسلم :Mimpi
orang muslim satu bahagian daripada bahagian-bahagian kenabian.” Ibn al-Tiin berkata: “Maksud Hadits ini ialah bahawasanya wahyu akan
terhenti dengan kematian-ku (Nabi صلى الله عليه وسلم .(Dan tidak akan kekal apa yang
diketahui dari padanya akan apa yang akan berlaku melainkan MIMPI” (Rujuk Fath al-Bari)