Rasulullah SAW memerintahkan wajib mendukung penuh al mansur, karena tidak ada ruang lagi untuk mundur bagi Al-Mansur dalam Menyebarkan Mimpi Muhammad Qasim

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 3 April 2022 / 1443 H

Sumber : Group WA Mimpi Muhammad Qasin, Indra Noferian

Saya yakin ternyata sosok AL MANSUR itu adalah kang diki candra. Rasulullah SAW memerintahkan wajib mendukung penuh al mansur ini, karena tidak ada ruang lagi untuk mundur bagi Al-Mansur

Setelah saya beberapa hari di pakistan, akhirnya semua tabir terbuka, dan saya menilai semua ini adalah makna nubuah mimpi dan hadits.

salah satu contoh kasus yaitu permasalahan tanaman bunga.
Bro qasim meminta saya untuk membawa tanaman bunga untuknya dari indonesia, saya sudah mencarikan tanaman itu di jakarta namun tidak mendapatkannya, setelah itu di besok harinya, tanaman bunga itu dicarikan seharian oleh kang faris di bandung, hal ini juga di ketahui oleh mbak yuniati diah & kak utami. Jadi yang terlibat urusan bunga ini banyak.

kemudian tanaman bunga itu saya bawa pada saat mau pergi ke pakistan, namun pada saat di bandara indonesia, takdirnya bunga itu tidak bisa saya bawa ke pakistan, karena permasalahan aturan bandara.

setelah bro qasim mengetahui bahwa saya tidak bisa membawakan bunga yang dia minta, akhirnya bro qasim merajuk kepada saya dan keluar dari semua grub WA yang ada. Kesal karena urusan bunga gagal dibawa (urusan pribadi), dan marahnya keluar dari semua grup WA.

Fakta ini adalah salah satu bukti dari bagian-bagian tabir yang terbuka, satu per satu yang menggambarkan sosok karakter muhammad qasim sesungguhnya.

Sebenarnya saya melihat ini sangat sesuai dengan mimpinya sendiri yaitu tentang sebelum janji Allah SWT datang; jika muhammad qasim mencelupkan tangannya ke dalam emas, maka dia akan berubah menjadi debu.

Tentu makna mimpi ini bagi saya semakin bertambah lebih luas lagi setelah saya ke pakistan dan memang sangat di luar ekspetasi saya, dan saya menilainya sosok muhammad qasim ini saat ini dengan nilai di bawah standart.

Namun demikian, justru hal ini semakin memperkuat keyakinan saya, karena membuka tabir dari makna atsar dan hadits. Sebagai berikut :

A. Al Mahdi orang biasa (Belum ada kemampuan)
عن علي بن أبي طالب : هو (فتى) من قريش آدم ضرب من الرجال – العرف الوردي في أخبار المهدي
Dari sebuah atsar bahwa Ali Radhiallahu anhu berkata: 
‘‘ Dia (al-Mahdi) adalah seorang (pemuda) dari Quraisy, seorang lelaki yang kelihatan biasa-biasa saja’’ 
[ Al ‘Arif Al Wardy Fii Akhbaril Mahdi ]

B. Al Mahdi Akan Di perbaiki (Belum kemampuan dengan nilai nol “0” menjadi memiliki nilai berharga)
عَنْ عَلِيٍّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَهْدِيُّ مِنَّا أَهْلَ الْبَيْتِ يُصْلِحُهُ اللَّهُ فِي لَيْلَةٍ
dari Ali dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Al Mahdi dari (keturunan) kami, yaitu ahli bait yang Allah memperbaiki (keadaannya) dalam suatu malam.”
(Ibnu Majah : 4075)

penjelasan :
Al-Mahdi adalah manusia biasa yang memiliki kepribadian yang hampir seluruhnya di bawah standart nilai, maka dari itu Allah akan memperbaiki kepribadian Al Mahdi yang berantakkan menjadi sesuatu yang bernilai.

sama seperti mimpi muhammad qasim, Dimana Allah sudah mengingatkan bahwa sebelum janji Allah datang kepada qasim, maka jika qasim mencelupkan tangannya ke dalam emas maka akan berubah menjadi debu.

Dalam artian jika qasim melakukan sebuah pekerjaan apapun itu, maka akan menjadi sia-sia, sama seperti perumpamaan emas yang bernilai berubah menjadi debu yang tidak berharga, Artinya mengalami kerugian, kegagalan, kehancuran dan sebagainya.

tapi jika janji Allah telah datang, maka jika qasim mencelupkan tangannya ke dalam debu, maka dia akan berubah menjadi emas, karena perintah Allah.

Di dalam mimpi muhammad qasim yang lain menerangkan, tentang kapan tepat waktunya hal itu akan terjadi, yaitu pada saat tentara dan seluruh rakyat pakistan mengangkat qasim menjadi pemimpin pakistan, maka apapun yang di katakan qasim, maka Allah yang akan menyelesaikannya.

Atau dalam hadits yaitu Allah akan memperbaikinya dalam suatu malam.
kemudian dalil tentang lelaki dari bani tamim dan orang-orang bangsa timur yang menyerahkan dan melantik al mahdi menjadi pemimpin mereka, maka di saat itulah keajaiban atau fungsi ke al mahdiannya yang penuh mukjizat berjalan.

Setelah saya memahami peristiwa ini, saya berfikir, jika hal ini di ketahui oleh para helper, tentu hal ini akan membuat khawatir (down melihat muhammad qasim yang sebenarnya), karena kita menginginkan kesuksesan dalam pekerjaan kita dan jika keadaannya seperti ini lalu bagaimana kita bisa sukses.?

Jika mimpi dan dalil menerangkan bahwa apabila kita di bawah komando qasim atau al mahdi untuk sekarang ini, maka kita akan mengalami kegagalan, tentu hal ini akan menghabiskan waktu, tenaga dan uang banyak menjadi sia-sia. Terbukti akhirnya setelah menyerap banyak hal selama 3 hari di pakistan dan bertemu muhammad qasim langsung, saya menjadi terbuka dalam banyak hal, termasuk berita tentang al mansur.

Maka di sinilah titik sangat penting yang ingin saya sampaikan supaya untuk di kelola informasi ini dengan kebijaksanaan.

saya ingin berbicara tentang Tokoh yang di tolong (al-mansur), yang akan mensukseskan tugas Al-Mahdi.

Tokoh Al-Mansur di dalam mimpi muhammad qasim.

kutipan mimpi :
Pada satu titik, laki-laki itu mengumpulkan lebih banyak orang hingga seluruh
dunia melihat usaha kami. Aku sangat berharap bahwa kalian adalah salah
satu dari mereka.
(judul mimpi : orang-orang terpilih)

penjelasan :
Ada tokoh seorang laki-laki yang akan mempermudahkan segala urusan Muhammad qasim.
dan laki-laki ini telah di konfirmasi oleh muhammad qasim adalah kang diki.
mimpi ini sejalan dengan beberapa hadits.

-indra noferian-

  1. Kelompok tim sukses ;
    حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ رِشْدِينَ قَالَ: نا مُحَمَّدُ بْنُ سُفْيَانَ الْحَضْرَمِيُّ قَالَ: نا ابْنُ لَهِيعَةَ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَمْرِو بْنِ جَابِرٍ. عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ جَزْءٍ الزُّبَيْدِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ، فَيُوَطِّئُونَ لِلْمَهْدِيِّ سُلْطَانَهُ» الطبرني في المعجم الأوسط – ٢٨٥
    Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Risydin bahwa telah berkata kepada kami, Muhammad bin Sufyan Al Hadhromy, bahwa telah berkata kepada kami Ibnu Lahi’ah, dari Abu Zur’ah ‘Amru bin Jabbar, dari Abdullah bin Al-Haris RA katanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda : “Akan ada orang-orang yang keluar dari sebelah Timur, lalu mereka melancarkan (urusan) untuk Al-Mahdi, yakni pemerintahannya.”
    (At-Tabrani pada kitab Al Mu’jam Al Awsath-285)

penjelasan:
kelompok tim sukses dari timur pasti di pimpin oleh seseorang, dan saya berpendapat pemimpinnya adalah Al-mansur sebagaimana dalil berikut ini ;

Al-Mansur (Yang Di Tolong)
يقول أمير المؤمنين عليّ عليه السلام: قال رسول اللّه صلّى اللّه عليه وآله وسلّم: «يخرج رجل من وراء النهر يقال له حارث بن حراث، على مقدّمته رجل يقال له المنصور، يوطئ أو يمكن لآل محمّد كما مكّنت قريش لرسول اللّه صلّى اللّه عليه وآله وسلّم، وجب على كلّ مؤمن نصره -أو قال:- إجابته» (عقد الدّرر، ص١٣٠).
Dari Ali r.a dia berkata, Rasulullah SAW pernah bersabda: Akan keluar seorang lelaki dari negara belakang sungai (Maa waraa Un Nahar- Khurasan) yang dikenal dengan Al Haris bin Harras, yang di hadapannya seorang lelaki yang bergelar Al Mansur (yang dibantu), dia yang memudahkan atau memperkuat keluarga Rasulullah SAW (Al Mahdi) sebagaimana Quraisy yang telah memperkuat Rasulullah SAW. Wajib setiap orang mukmin menolongnya, atau beliau bersabda: “Wajib orang mukmin menolongnya.”
(“Aqdud durar fi akhbaril muntazar, hal 130. Imam Abu Daud 3739, Al Hafiz Abu Abdul Rahman An Nasai, Al Hafiz Abu Bakar Al Baihaqi dan As syeikh Muhammad Al Hussein)

penjelasan :
kalau kita perhatikan dengan cermat, rasulullah saw memberikan perintah kepada umat islam dengan kata WAJIB membantu lelaki yang bergelar Al-Mansur (yang di tolong), karena dia mampu memudahkan, memperkuat urusan Al-Mahdi.

Alasannya adalah Al-Mahdi tidak memiliki kemampuan atau memiliki pribadi berantakan, karena apapun yang di kerjakan Al Mahdi akan gagal, atau emas berubah menjadi debu.

Al-mansur berperan penting dalam mensukseskan pekerjaan al-mahdi, hingga pada titik di mana al-mansur berhasil membuat sosok tokoh bani tamim dan orang timur menyerahkan kekuasan kepada Al-Mahdi.

Sehingga fungsi atau mukjizat al mahdi berjalan, atau qasim menyentuh debu berubah menjadi emas.
sebagaimana dalil berikut ini ;

  1. Bani tamim dan bangsa timur.
    حدثنا ابن عفان، حدثنا أحمد، حدثنا سعيد، حدثنا نصر، حدثنا علي، حدثنا خالد بن سلام الشامي، عن عبد الكريم ، عن محد ابن الحنيفة، قال : تخرج راية من خرسان، ثم تخرج أخرى، ثيابهم بيض، على مقدمتهم رجل من بني تميم، يوطئ للمهدي سلطانه، يكون بين خروجه وبين أن يسلم للمهدي سلطانه اثنان وسبعون شهرا. [ السنن الواردة في الفتن للداني الرقم ٥٧٣ الصفحة ١٠٥٥-١٠٥٦ ]
    Dari Muhammad bin Al Hanafiah berkata: Akan keluar panji-panji dari Khurasan, kemudian keluar pula panji-panji yang lain, pakaian mereka putih, mereka itu di ketuai oleh seorang lelaki dari bani tamim, dia akan menyerahkan kepada imam mahdi kekuasaannya, jarak antara keluarnya (Panji) dan di antara manusia (lelaki dari Bani Tamim dan kelompoknya) menyerahkan kepada Imam Mahdi kekuasaannya itu ialah 72 bulan.
    [ Assunan Al Waridah Fil Fitan Liddany 573 Hal.1055-1056]
  2. Al-Mahdi yang di pingit.
    وعن مجاهد عن رجل من اصحاب النبي صلى الله عليه وسلم قال: (ان المهدي لا يخرج حتى يقتل النفس الزكية فاذا قتلت النفس الزكية غضب عليهم من في السماء ومن في الارض فاتى الناس المهدي فزفوه كما تزف العروس الى زوجها ليلة عرسها وهو يملا الارض قسطا وعدلا وتخرج الارض من نباتها وتمطر السماء مطرها وتنعم امتي في ولايته نعمة لم تنعمها قط) اخرجه ابن ابي شيبة وهو صحيح موقوفا.
    Rasulullah ﷺ bersabda bahwasanya al-Mahdi tidak akan keluar hingga jiwa-jiwa yang tak berdosa (suci) terbunuh. Apabila jiwa-jiwa suci itu terbunuh maka penduduk langit dan bumi marah atas kematian mereka. Lalu orang-orang mendatangi al-Mahdi mereka mengaraknya seperti seorang pengantin diarak kepada suaminya pada malam pesta pernikahannya. Dan dia memenuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan, dan bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya, dan langit menurunkan hujannya, dan ummatku menikmati pemerintahannya dengan kenikmatan yang belum pernah mereka nikmati sama sekali (HR. Ibn Abi Syaibah, Hadits no. 37653, Al-Bustawi menyatakan hadits ini shahih)

penjelasan :
kalau kita perhatikan dalil, sangat jelas sekali bahwa karomah al mahdi (debu berubah menjadi emas) berfungsi pada saat dia telah di angkat menjadi pemimpin.

Dan perlu di perhatikan lagi dari dalil itu, kesuksesan untuk meraih karomah al mahdi yaitu dengan cara kita menjadikan al mahdi seperti pengantin wanita, yang di suruh diam saja, tidak melakukan atau mengatur pekerjaan apapun, sebagaimana wanita yang mau menikah dan di pingit di dalam rumah, hingga menunggu waktu hari besarnya dan dia akan di arak dan di dudukkan pada singgasananya.

Artinya sebelum menjadi pemimpin, sebaiknya al mahdi itu jangan melakukan suatu pekerjaan atau perintah atau memimpin apapun karena kegagalannya lebih besar dari pada kesuksesannya (emas berubah menjadi debu), karena dia masih memiliki pribadi berantakkan, yang bisa menghancurkan segala rencana yang dilakukan oleh al mansur atau siapapun yang membantunya.

Saya baru tau setelah ada di pakistan, ternyata banyak hambatan terjadi sini dan tidak perlu saya sampaikan di sini.

Mungkin saya bisa katakan dampaknya yang telah terjadi supaya bisa memahami dengan bijak alasan saya menyimpannya yaitu mengakibatkan salah satu helper sudah menyatakan & ada yang hampir balik kanan.
tapi Alhamdulillah, karena rahmat melalui pelantara kang diki akhirnya permasalahan itu menjadi di klir.

Dari itu kita perlu menunggu waktu Allah mengislahnya, dengan tanda bani tamim dan bangsa timur menyerahkan kekuasaan kepimpinan, maka berfungsilah karomah Al Mahdinya, atau debu berubah menjadi emas.

Saya ingin katakan, langkah yang tepat untuk sekarang semua orang, siapapun itu dan dalam bentuk apapun itu (doa, tenaga, waktu dan dana, untuk fokus membantu al mansur (kang diki)), karena di dalam hadits nabi muhammad saw memberikan perintah wajib kepada umat islam untuk membantunya (al-mansur), karena dialah yang akan mensukseskan pekerjaan al mahdi.

Saya sudah lama (bertahun-tahun) kenal sangat dekat dengan kang diki, masa-masa beratpun sering bersamanya. melihat ciri al mansur itu ada persis di kang diki, bahkan ciri nasabpun ada pada kang diki.

Dan bantulah kang diki untuk waktu sekarang ini di dalam perjuangan kita bersama, karena kang diki tidak bisa sendirian. kang diki bisa meraih kesuksesan jika dia memiliki tim, sebagaimana mimpi muhammad qasim ;

Saya melihat seorang lelaki usia tua membangun rumah yg indah dan melakukan farming. Saya duduk diatas atap bersebelahan dengan orang tersebut & saya berkata, orang ini mengerjakan pekerjaannya dengan sangat bagus.
(mimpi januari 2022)

Muhammad qasim mengatakan bahwa lelaki tua itu adalah kang diki dan tim.
Rumah yang di bangun sangat indah dan kebunnya bagus

Saran saya terakhir, mohon analisa saya ini di kaji dengan baik, jika sependapat dengan artikel ini, tolong di sebarkan saja secara pribadi-pribadi kepada sesama helper. Kang diki pun tidak saya informasikan atas keyakinan saya ini. Ada rasa sungkan saat saya ingin mendiskusikannya ke kang diki. Maka saya putuskan biar kang diki tidak mengetahuinya.
demi menjaga niat murninya karena Allah SWT.

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai