Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 14 April 2022/1443 H
Diterbitkan pada 02 Januari 2019
Aku (Muhammad Qasim) telah melihat di banyak mimpi, bagaimana Islam dan Umat muslim akan bangkit lagi di seluruh dunia. Jika aku menggabungkan beberapa bagian dari mimpi yang baru dan lama, sebuah pola kejadian terbentuk, dan banyak hal yang akan terjadi menjadi jelas. Ketika Allah membantuku dan berita mimpiku tersebar di seluruh dunia, aku mendapatkan banyak kekayaan, aku tidak ingat berapa tepatnya, tapi perlahan-lahan jumlahnya menjadi miliaran dolar, kemudian aku berpikir “Apa gunanya semua kekayaan yang ada padaku ini?” Aku pun membagikan kekayaan ini kepada rakyat (Pakistan).
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melihat semua ini dan menyukai kebiasaanku ini, (dan bersabda bahwa) “Qasim menghabiskan kekayaan ini di jalan Allah bukan menggunakan kekayaan ini untuk menjalani kehidupan yang mewah.” Karena itu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam meminta Allah untuk menjadikan Qasim pemimpin Pakistan dan Allah berfirman bahwa “Memang itu yang akan terjadi,” dan bersamaan dengan semua ini, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga memberikan saksi kepada kepala tentara (Pakistan) bahwa Qasim tidak berbohong pada siapa pun, dan mimpinya benar dan itu semua dari Allah.
Kemudian semua rakyat Pakistan mulai mengatakan bahwa “Seharusnya Qasimlah yang menjadi pemimpin negeri ini, ia tidak mencintai kekayaan tapi justru membagikannya kepada rakyat, dan banyak umat Islam di seluruh dunia dan tentara Pakistan juga ingin agar dia bisa menjadi pemimpin.” Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga bersabda bahwa “Qasim, aku ingin kamu menjadi pemimpin Pakistan.” Dan aku pun bertanya “Bagaimana aku bisa melakukan itu semua? Aku hanya orang biasa.” Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda bahwa “Qasim harus menjadi pemimpin, apapun yang kamu katakan, Allah akan membuatnya menjadi kenyataan dan akan menerima doamu.” Aku berkata “Apapun yang baginda perintahkan.”
Rakyat Pakistan dan tentara menjadikanku pemimpin mereka, pertama-tama yang aku lakukan adalah membersihkan Pakistan dari segala bentuk syirik pada tingkat pemerintahan dan tingkatan selanjutnya. Bersamaan dengan itu, orang mulai memintaku untuk memperbaiki masalah seperti yang aku lakukan dalam mimpi, lalu aku khawatir “Apa yang harus aku lakukan?” Itu semua hanyalah mimpi dan tidak lebih. Aku hanya mengatakan kepada orang-orang bahwa “Sekarang awan akan datang dan mencurahkan hujan yang sangat deras dan bumi akan mengeluarkan harta karun.” Lalu aku melihat awan itu mulai berkumpul dan mencurahkan hujan yang deras dan bumi mulai mengeluarkan harta karunnya. Semua orang kagum melihat ini dan aku lebih kagum, karena aku mengatakannya hanya disebabkan rasa khawatir bahwa nanti orang-orang akan meninggalkan aku sendiri, tapi Allah merubah itu menjadi kenyataan. Maka Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman dari langit bahwa, “Qasim, apa pun yang kamu katakan, Aku akan menyelesaikannya walaupun itu sesuatu yang mustahil, Aku akan membuat suatu rencana dengan Rahmat-Ku, dan aku akan mengubah itu menjadi kenyataan, dan Qasim, Aku tidak akan pernah membuatmu merasa malu di depan siapa pun dan apa pun yang kamu katakan, Akulah yang akan menyelesaikannya dan itu mudah bagiku.”
Aku berkata kepada orang-orang bahwa Allah bersama kita dan Dia akan membantu kita dari tempat yang tidak terlihat. Maka mari kita ungguli orang-orang barat di setiap bidang dengan rahmat dan pertolongan dari Allah. Allah membuat kita sangat cerdas dan membebaskan pikiran kita dari kekejian dan kejahatan. Kemudian aku membersihkan seluruh Pakistan dari segala bentuk syirik, dan kemudian aku memberitahu orang-orang bahwa “Allah dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah menunjukkan kepadaku jalan yang benar melalui mimpi sehingga anda semua harus mengikuti jalan itu.”
Kemudian aku menghapuskan semua sekte (dalam) Islam dan bersatulah mereka menjadi satu bangsa Muslim, Idul Fitri terjadi pada satu hari (yang sama) dan adzan juga mulai dikumandangkan pada satu waktu yang tetap, kami menghapuskan sistem bunga dan membentuk sistem perbankan yang bebas dari bunga dan segala bentuk penindasan dan terorisme tumbang. Keadilan dan kesetaraan menang, karena sistem keadilan dibentuk. Kemudian seluruh dunia menjadi terkejut dan sistem pemerintahan dibentuk, sehingga setiap orang, siapapun bisa mempertanyakan kebijakan perdana menteri, ketua tentara dan kepala departemen lain dan mereka terikat untuk menjawab (pertanyaan) mereka.
Pakistan mulai tumbuh dengan sangat cepat. Perdamaian dan ketenangan mulai tersebar di Pakistan. Setelah menyaksikan semua itu, India mencoba untuk menghentikan Pakistan dari tumbuh makmur dan mulai membuat persiapan untuk menyerang Pakistan. Tentara dan rakyat Pakistan juga mulai mempersiapkan diri, tapi aku tidak ingin mengobarkan perang karena aku tahu perang ini akan mengerikan, dan ada muslim yang tinggal di India juga, dan kemudian aku meminta Allah untuk melakukan sesuatu dan memintanya untuk mencegah perang ini. Kemudian Allah mengirimkan jet tempur hitam yang kuat, ratusan jumlahnya, dengan pertolongan-Nya dan India menjadi ketakutan setelah melihat jet tempur hitam ini, dan berkata “Bagaimana bisa Pakistan mendapatkan pesawat jet itu?”
Orang-orang di seluruh dunia dan bahkan insinyur militer kami sendiri menjadi terkejut dan khawatir. Dan kemudian aku berkata kepada India bahwa “Anda siap bertarung dengan pejuang jet yang tak terkalahkan ini?” Kemudian pemerintah India mengatakan bahwa kami tidak ingin menyerang anda, dan india mundur dan menarik pasukannya kembali dari perbatasan, tapi aku mengambil keuntungan dari jet tempur ini dan menyerang tempat terkenal di Timur Tengah dan
membebaskan (tempat) itu, dan inilah yang Allah rencanakan dan ini memberikan masa (yang) damai yang dapat digunakan Pakistan untuk tumbuh (berkembang).
Setelah melihat para pejuang jet tempur hitam ini, banyak umat islam dari seluruh dunia meninggalkan negara mereka untuk pindah dan menetap di Pakistan. Mereka mulai memainkan peran dalam membangun kembali Islam, dan umat Islam mulai berkata bahwa “Sesungguhnya Allah telah membantu Qasim dan mengubah mimpinya menjadi kenyataan dan sungguh Allah telah memberikan nikmat kepada mereka.” Tetapi ketika pasukan-pasukan yang membenci Pakistan melihat hal itu, dikarenakan Pakistan tidak bisa dihentikan dari pertumbuhan yang semakin kuat, mereka mulai mencoba untuk menghancurkan Pakistan secara finansial dan meminta Pakistan untuk mengembalikan hutangnya kembali, dan mengatakan bahwa “Jika Pakistan tidak dapat mengembalikan hutangnya, maka kita akan memaksakan kebijakan kita di Pakistan dan membuatnya menjadi budak kita lagi.” Tapi Allah membantu kita disini juga, dan memberi kita harta dari tempat yang tak terlihat dan dari harta kekayaan ini, kami membayar kembali semua hutang Pakistan.
Pakistan berdiri secara mandiri dengan rahmat Allah. Ada kedamaian dan ketenangan, dimana-mana ada berkah, dan karunia Allah. Allah membersihkan Pakistan dari kekejian dan kemaksiatan. Banyak non muslim juga mulai datang dan tinggal di Pakistan, kami memberikan hak yang sama untuk semua dan kami tidak membeda-bedakan siapa pun di Pakistan, dan Pakistan menjadi negara yang paling damai dan indah di dunia, serta kami unggul di dunia pada setiap bidang. Dan orang-orang di dunia mengatakan “Tidak hanya sulit untuk menghentikan Qasim tetapi juga tidak mungkin, karena Allah sendiri yang membimbing dan melindungi dia dan Allah membantunya dan mengubah mimpinya menjadi kenyataan.” Aku tidak ingat dengan pasti mana yang terlebih dulu antara Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memerintahkanku datang ke Madinah ataukah Pakistan yang akan membuat pesawat luar angkasanya sendiri. Tapi yang jelas, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memerintahkanku datang ke Madinah.
Dan segera, kami mengungguli barat di setiap bidang, kami membuat pesawat kami sendiri, kapal, teknologi bangunan tertinggi dan bahkan kami membuat pesawat ruang angkasa kami sendiri dan kami menjadi mandiri di setiap bidang, dan menguasai dunia dengan pertolongan Allah, dan rakyat dunia menjadi kagum “Bagaimana orang-orang itu mencapai semua ini dalam periode yang sangat singkat, orang-orang ini sangat lemah sebelumnya. Dan jika mereka terus berjalan seperti ini maka suatu hari orang-orang ini akan menguasai dunia.”
Lalu Allah berfirman kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa Qasim telah membangun Islam yang sesungguhnya di Pakistan, sehingga Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjadi bahagia setelah mengetahui semua ini dan mengatakan kepadaku melalui mimpi untuk datang ke Madinah dan bersabda “Aku ingin bertemu denganmu, kamu telah membuatku sangat bahagia setelah melakukan semua itu.”
Kemudian aku pergi ke Madinah untuk bertemu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda bahwa “Apakah aku tidak memberitahumu bahwa Allah akan membantumu dalam segala kondisi?” dan aku berkata: “Ya, Allah telah mengubah mimpiku menjadi kenyataan dan Allah juga telah memberkatiku dalam banyak cara yang lain.” Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Qasim, pergilah ke Mekkah untuk mengucap syukur kepada Allah atas segala nikmat ini, Allah sudah sangat melimpahkan (Rahmat-Nya) kepadamu dan tentu saja setelah itu kamu harus membantu umatku dan kamu harus mengembalikan Islamku yang sebenarnya di seluruh dunia dan kamu akan menunjukkan ke seluruh dunia seperti apa Islamku yang sebenarnya, yang sudah aku tanamkan 1400 tahun yang lalu dengan pertolongan Allah.” Aku berkata “Ya, In syaa-a Allah apapun yang anda perintahkan.”
Aku pergi dari Madinah ke Mekkah, dan di Masjidil-Haram beberapa orang berkata kepadaku bahwa “Qasim, sama seperti anda membawa Pakistan dan rakyatnya dari kegelapan menuju cahaya dan anda menyinari setiap rumah di Pakistan, Jadi tolong keluarkan kami dari kegelapan ini juga, dan sinari rumah kami juga.” Aku berkata bahwa “Aku hanya memiliki nur Allah dan aku bisa menyinari dengan nur Allah ini.” Kemudian orang-orang berkata “Ya, tolong lakukan itu untuk kami.” Setelah ini, banyak perang mengerikan terjadi yang aku anggap tidak pantas untuk disebutkan.
Allah menolong kita dan kita memperoleh kemenangan dalam semua perang ini, dengan pertolongan Allah, segala bentuk terorisme dan penindasan dihancurkan. Kita pulihkan Islamnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang sebenarnya ke seluruh Negara muslim. Di seluruh dunia ada satu Idul Fitri dan Ramadhan dan sekali lagi Islam tersebar di seluruh Bumi dan Islam berdiri tegak dan semua orang menjadi bahagia.
Dimana-mana, di banyak tempat di seluruh dunia, taman-taman sedang dibangun, dan taman-taman seperti itu tidak pernah terlihat sebelumnya, dan aku juga membuat taman di tempat dimana ‘Isa Putra Maryam (‘Alaihis Salam) akan turun, sehingga (Nabi) ‘Isa A.S tidak akan menghadapi masalah apapun ketika dia datang. Di seluruh dunia muslim hanya ada satu kartu identitas dan satu mata uang dan muslim tidak memerlukan visa apapun untuk pergi dari satu negara muslim ke negara muslim lainnya. Ada kendaraan baru tahan kecelakaan dan umat Islam kebanyakan bepergian sepanjang waktu dan menikmati nikmat dan rahmat Allah. Dan kemudian setelah itu, kami menghapus kemiskinan dan penindasan dari seluruh dunia. Kami menyebarkan perdamaian di seluruh dunia dan kami menerapkan keadilan di seluruh dunia. Semua ketenangan dan kedamaian ini tetap seperti ini selama bertahun-tahun di seluruh bumi dan setelah tahun-tahun itu, tiba-tiba dajjal muncul.