MUHAMMAD QASIM MENCEGAH SIAGA PERANG

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 7 April 2022/1443 H

https://youtu.be/a6aQqcwe_n4

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِیمِ
السَّ لامُ عَلیْكُمْ
Aku melihat mimpi ini pada 08 Agustus 2017. Aku sedang berada di sebuah ruangan besar, komandan tentara Pakistan dan beberapa orang sedang rapat di sebuah meja bundar. Aku berdiri di dekat pintu keluar. Rapat ini sangat penting dilaksanakan untuk membahas sebuah isu berbahaya, yaitu adanya beberapa orang yang sedang berencana untuk membuat kericuhan yang dapat mengakibatkan ketidak stabilan negara.

Orang-orang ini mengenakan pakaian biasa. Setelah komandan tentara mendengarkan rencana mereka, dia menjadi sangat marah. Dia berkata, “Jangan lakukan itu! Kalau kalian masih tetap melakukannya aku akan menetapkan status siaga perang!” Lalu orang lain berkata, “Anda tidak mungkin dapat menghentikan kami dan anda juga tidak dapat melakukan apapun setelah pengambil-alihan.” Maka komandan tentara terdiam. Kemudian dia berkata, “Aku telah memperingatkan kalian, jangan lakukan itu.” Namun mereka mengabaikannya dan melanjutkan membuat rencana.

Dalam kemarahannya, komandan tentara berjalan kearah pintu keluar tempat dimana aku sedang berdiri. Saat dia semakin dekat dengan pintu keluar, dia menyadari keberadaanku. Dia mendekatiku dan berkata, “Qasim, tolong kami! Hentikan orang-orang itu jika tidak, negara ini akan hancur berantakan, dan tolong informasikan kepadaku saat kau sudah selesai.” Aku berkata, “OK! Aku akan berusaha menghentikan mereka.” Lalu ia pergi dari ruangan itu. Lalu aku berkata, “Jika seorang komandan tentara saja tidak mampu mengentikan mereka, bagaimana aku bisa?” Tapi kemudian aku menempatkan kepercayaanku kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan aku menggantungkan urusanku kepada-Nya.

Aku berjalan ke arah meja bundar dan melihat bahwa mereka telah mulai menjalankan misi mereka. Untuk sementara waktu aku memperhatikan apa yang sedang mereka lakukan, dan kemudian aku mulai berbicara kepada mereka, namun aku tidak ingat apa persisnya yang aku katakan. Bagaimanapun, pada akhirnya, aku berhasil menghentikan mereka.

Kemudian aku pergi ke komandan tentara dan mengabarkan kepadanya bahwa aku telah berhasil menghentikan mereka. Maka komandan tentara menjadi senang dan berkata, “Kau telah melakukan tugasmu dengan baik. Sekarang, tetaplah bersama kami hingga kita dapat membangun kembali negara kita, kemudian dalam waktu dekat kita akan menjadi sangat kuat dan menyebarkan kedamaian dan kasih sayang.”

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai