Muhammad Qasim Dream, Melihat Mimpi Illahi Tentang Masa Depan Umat Islam

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 8 Mei 2022/1443 H

https://youtube.com/playlist?list=PLuGblOCSib6yg9oE6yKIWD3NwQh73A-cK

Salah satu yang menarik dari Muhammad Qasim adalah dia tidak pernah mengaku sebagai Imam Mahdi atau nabi. Muhammad Qasim adalah pria muslim sederhana yang bangga menjadi ummat atau pengikut Nabi Muhammad SAW. Muhammad Qasim diberkati untuk melihat mimpi Ilahi tentang masa depan umat Islam, dan peristiwa menjelang akhir dunia.

Beberapa buku juga membahas mimpi Muhammad Qasim. Dua di antaranya adalah buku berbahasa Indonesia yang berjudul “Kajian Mimpi Muhammad Qasim Bin Abdul Karim”. Itu ditulis oleh Indra Noferia pada tahun 2018, dan “Allah dan Muhammad dalam Mimpiku” yang ditulis dalam tim: Helper Muhammad Qasim, diterbitkan pada tahun 2019. Muhammad Qasim telah melihat mimpi-mimpi ini secara teratur sejak usia 17 tahun pada 1993, dan seterusnya. Pada tahun 2014, ia diinstruksikan dalam mimpinya oleh Nabi Muhammad SAW untuk membagikan mimpinya kepada dunia dan umat Islam. Sejak itu, ia telah membagikan mimpinya secara online di berbagai platform media sosial dan dengan para cendekiawan, cendekiawan, dan politisi. Muhammad Qasim tidak menganjurkan orang atau komunitas untuk menyebutnya sebagai Imam Al-Mahdi atau Imam Mahdi. Ia hanya membagikan mimpinya berdasarkan kecintaannya kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Namun, sejak ia mulai berbagi mimpinya, banyak orang di seluruh dunia telah memberinya gelar Imam Mahdi. Orang-orang ini memilih untuk melakukannya atas kemauan mereka sendiri, dan tidak memiliki hubungan dengan Muhammad Qasim. Motivasi mereka adalah mereka sendiri, dan pendapat mereka didasarkan pada mimpi spiritual pribadi mereka tentang Muhammad Qasim dan kebenaran yang mereka temukan dalam mimpi Muhammad Qasim. Semuanya berawal dari kehebohan yang bersumber dari pengakuan seorang pria Pakistan, Muhammad Qasim. Ia mengaku memiliki lebih dari 460 mimpi tentang Allah SWT, dan ia juga mengaku telah bermimpi tentang Nabi Muhammad SAW lebih dari 250 kali. Baca Juga: Panji-panji hitam pasukan Imam Mahdi sebenarnya adalah tempur jet-jet? Simak salah satu mimpi Muhammad Qasim berikut ini pada 3 Maret 2017. Malam itu dia bermimpi bahwa negara Turki telah jatuh, dan kehancuran ada di mana-mana. Setelah Turki jatuh, Israel menjadi lebih kuat, dan mereka juga meningkatkan operasinya di wilayah Palestina. mereka membangun kekuatan untuk Dajjal, Saat itu kaum muslimin tidak bisa berbuat apa-apa selain protes. Israel membuat kesepakatan dengan sekutunya dan menyebarkan kerusakan di bumi. Amerika Serikat adalah sekutu Israel dan juga membantu Israel dengan berbagai informasi. Pada saat yang sama Rusia mengetahui rencana mereka. Maka Rusia mulai membentuk kekuatan dengan mencari sekutu dari negara-negara yang berdekatan dengannya. Serangan Amerika Serikat, Israel dan sekutunya ke Rusia membuat Rusia dan sekutunya marah dan segera membalas serangan itu. Itu adalah awal dari Perang Dunia 3 Tempat terjadinya perang adalah Timur Tengah. Terjadi kerusakan di mana-mana. Banyak Muslim terbunuh. Perang itu begitu mengerikan dan menakutkan. Kaum Muslimin tidak mampu melawan dan tidak ada yang berani membantu. Pertumpahan darah perlahan mulai menyebar ke seluruh negara seperti Mesir, Sudan, Arab Saudi dan hampir semua negara di Timur Tengah. Tentara Israel terus berkembang dan mendapatkan banyak sekutu. Beberapa negara Islam juga telah menjadi sekutu Amerika Serikat atau Rusia. Dua penguasa besar, Amerika Serikat dan Rusia ingin menaklukkan banyak wilayah di dunia. Jika salah satu dari mereka berhasil menaklukkan suatu daerah maka mereka akan mati-matian mempertahankannya. Baca Juga: Globalisasi vs Budaya, Ekonomi, Politik, dan Agama Kedua penguasa besar itu terus bertarung tanpa henti. Namun di sisi lain Pakistan tumbuh dan menjadi negara yang kuat. Tapi sekutu Israel di India menyerang Pakistan. India dibantu oleh Amerika Serikat, Israel dan sekutu mereka yang lain. Mereka semua bertujuan untuk menghancurkan Pakistan, sehingga Pakistan memusuhi banyak negara. Tapi Allah membantu Pakistan dengan 3.000 jet tempur hitam. Perang dimulai antara Pakistan melawan India dan sekutunya. Dengan pertolongan Allah, Pakistan akhirnya menang dan berhasil mengalahkan India. Pakistan semakin memperluas wilayah kendalinya. Wilayah Pakistan meliputi India, Bangladesh, dan Afghanistan. Setelah Pakistan berhasil mengalahkan India, Indonesia dan Malaysia turun gunung dan menjadi sekutu Pakistan dan membantu Pakistan. Baca Juga: Antara Iluminati, Lucifer, dan Dajjal Kemudian atas kehendak Allah, Pakistan dan sekutunya pergi ke Timur Tengah. Pakistan dan sekutunya, yaitu Indonesia dan Malaysia, berperang melawan Amerika Serikat dan Rusia. Mereka menggunakan jet tempur hitam. Pakistan dan sekutunya terus menyerang Amerika Serikat dan Rusia secara tak terbendung yang membuat kedua penguasa besar itu takluk dan kalah. Setelah mengalahkan dua penguasa besar ini, Pakistan menjadi lebih kuat, dan mereka mengisolasi diri dari dunia. Pakistan kembali membebaskan Timur Tengah dan negara-negara Arab. Seluruh tempat menjadi bagian dari Pakistan dan mereka memulihkannya. Akhirnya Islam yang benar yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW mulai dibina kembali seperti semula. Pada akhirnya, keamanan dunia tersebar ke mana-mana dan terbebas dari perang yang begitu dahsyat. Baca Juga: Perjalanan ruh, perbuatan kerabat-kerabatnya yang masih hidup ditampakkan di alam barzakh Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa melihatku dalam mimpi berarti dia telah melihatku, karena setan tidak dapat menjelma seperti aku, dan mimpi seorang mukmin adalah bagian dari empat puluh bagian kenabian.” (HR Bukhari No. 6479).***

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai