Pesan Nabi Muhammad SAW dalam Mimpi Muhammad Qasim

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 24 Mei 2022/1443 H

https://youtu.be/CRhp2pfMO1E

Pada mimpi di tanggal 14 Agustus 2015, kita (Umat Islam) tinggal di sebuah tempat kecil yang penuh dengan kegelapan. Bangunan islam utama kita telah dikuasai oleh pasukan Iblis. Dan kemudian Allah mengirim Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kepada kita dengan rahmatNya. Saat melihat sisi yang diberkahi dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, aku dan pendukungku menjadi senang dan sangat gembira karena saat-saat baru akhirnya tiba, untuk kita bersatu kembali, untuk mendapatkan kembali bangunan islam kita.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadaku, “Qasim, pergi dan ceritakan kepada semua pemimpin muslim tentang kedatanganku. Katakan kepada mereka bahwa (Nabi) Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah datang kepada kita lagi untuk membebaskan bangunan islamnya dari pasukan iblis, dan bersama kita membangunnya kembali.” Aku berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam “Ya, aku akan pergi sekarang dan menyampaikan pesan anda kepada mereka semua.” Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadaku, “Baik, aku akan menunggumu.”

Aku pergi ke pemimpin Islam dan menyampaikan pesan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tapi mereka tidak mempercayaiku, lalu aku katakan kepada mereka bahwa “Apakah kalian hanya mencintai Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di perkataan saja? Siapapun bisa mengatakan hal yang hebat dengan lidahnya. Kalian semua harus menunjukkan rasa cinta kalian kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan tindakan kalian dan tidak hanya ucapan kalian. Apakah kalian tidak tahu bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sedang menunggu kalian semua.” Kemudian mereka berkata: “Qasim, jangan membuang waktu kami. Kami tahu apa yang benar dan apa yang salah. Dan apapun yang kami lakukan, kami melakukannya untuk melayani Islam.”

Lalu aku memutuskan untuk kembali, tapi dalam perjalanan pulang aku menemukan kuda hitam yang kuat. Jadi aku membawanya bersamaku. Aku menceritakan kisah lengkapnya kepada (Nabi) Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan aku katakan kepadanya Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa aku akan pergi sendiri untuk membebaskan Bangunan Islam beliau. Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Anakku, tunggu. Aku akan pergi bersamamu.” Aku setuju, dan aku berkata “Aku memiliki kuda yang sangat kuat untukmu, engkau Shallallahu
‘Alaihi Wasallam harus mengendarainya.”
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam lalu bersabda kepada orang-orang yang lain untuk menunggu disini. Lalu kami berdua pergi ke tempat bangunan utama kita berada. Dan dulu kami tinggal di bangunan itu. Namun pasukan Iblis telah menguasai bangunan ini. Dan mereka membunuh orang-orang muslim yang sudah ada disana. Dan juga menghancurkan islam. Aku dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mulai memerangi mereka tapi jumlah mereka terlalu banyak dan mereka hendak ke puncak kekuatan mereka.

Dan kemudian aku melihat beberapa pasukan menyamarkan diri mereka sebagai pasukan muslim, padahal sebenarnya mereka bukan muslim dan mereka malah menyebabkan lebih banyak kerusakan pada islam. Lalu aku mengatakan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa “Pasukan ini terlalu banyak, engkau duduklah disini dan beristrirahatlah dan muliakanlah asma Allah dengan pujian. Aku akan melawan kekuatan ini sendirian dengan bantuan Allah Subhanallahu wa Ta’ala.” Dan kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berdoa kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala untuk menolongku.

Kemudian cahaya Allah keluar dari jari telunjuk tangan kananku dan aku mulai berperang, dan kemudian semua pasukan iblis hancur dan hanya tersisa orang-orang yang mencintai kedamaian. Tidak ada pasukan munafik yang bisa berdiri di hadapan cahaya Allah. Dan kita semua kembali membangun Islam lagi. Tapi bangunan islam itu rusak terlalu parah dan aku memberitahu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa kita perlu membangun kembali bangunan ini. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjadi sangat gembira dan bersabda, “Qasim, tunggulah disini, sementara aku pergi untuk memanggil umat islam lainnya.” Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberitahu umat muslim yang lainnya bahwa: “Kita telah merebut kembali bangunan islam kita dan setiap orang harus pergi kesana. Sekarang ini Qasim ada disana, jadi pergilah kesana dan bangunlah kembali islam.”

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai