ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM
Bandung, 19 Juni 2022/1443 H
Mencapai Qiyamah (Hari Pembalasan)
2005
اللہ ال
Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Barakatuhu
Muhammad Qasim menceritakan bahwa “ada mimpi indah di mana saya berniat untuk mengikuti jalan Nabi terakhir Muhammad . Ketika saya memimpikan tangga, saya selalu berpikir bahwa saya harus melihat bagian selanjutnya dari mimpi itu. Apa yang terjadi setelah aku menaiki semua tangga itu?
Kemudian pada tahun 2005 saya melihat mimpi bahwa saya keluar dari bumi/tanah dan saya menemukan diri saya di Maidan e Hashar (Hari Penghakiman). Dan tanah itu sangat murni dan sangat bersih dan tidak terlihat kotor atau buruk. Ada awan di langit dan hujan ringan dan cuaca yang sangat indah. Dan ketika saya bangun saya melihat bahwa wajah saya menghadap ke selatan. Pemandangannya begitu indah sehingga saya mulai memuji Allah SWT bahwa Anda sangat berbelas kasih sehingga Anda menciptakan cuaca ini. Kemudian saya melihat ke arah barat dan saya melihat bahwa dua orang berdiri di depan Arsy (tahta) Allah. Tinggi seseorang hampir menyentuh Arsy Allah dan orang kedua hanya setinggi lutut orang pertama. Seorang pria sangat tinggi dan satu pendek dan saya berkata bahwa "siapa orang ini yang tingginya sampai ke Arsy Allah? (Saya selalu berharap bahwa suara saya mencapai Arsh Allah) Dan kain kepalanya menggosok Arsh dari Allah dan dia bergerak sedikit dan karena itu Arsh bergerak sedikit. Dan saya berkata bahwa "betapa hebatnya orang ini sehingga Arsh Allah gemetar." Dan kemudian saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya akan mengikuti jejak orang jangkung itu dan mencapai Allah SWT. Ketika saya bangun saya memiliki perasaan yang luar biasa dan itu bertahan setidaknya selama satu bulan. Kemudian saya menyadari bahwa pria jangkung hanya bisa menjadi Nabi terakhir Muhammad dan pria pendek bisa menjadi Ibrahim AS.
Kemudian setelah sebulan Allah SWT memberi tahu saya dalam mimpi bahwa orang yang tinggi adalah nabi terakhir Muhammad dan orang yang pendek adalah Ibrahim AS dan Anda benar untuk berpikir begitu!
Walaikum Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Barakatuhu