Trio Kedzaliman

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 2 Juli 2022/1443 H

Aku (Muhammad Qasim) melihat mimpi ini pada tanggal 16 Februari 2017 yang lalu. (Dalam mimpi itu) aku sedang berdiri di hadapan sebuah gedung putih sambil melihat bagaimana gedung tersebut didirikan. Aku merasa kagum dengan cara bagaimana gedung itu didirikan. Kemudian aku masuk ke dalamnya melewati sebuah aula sehingga aku sampai ke sebuah pintu. Aku memasuki pintu kamar tersebut dan terdapat dua orang lelaki sedang bercakap-cakap antara satu sama lain.

Salah seorang daripada mereka merayu kepada salah satunya agar mengangkatnya sebagai adiknya dengan ucapan berupa “Aku akan mematuhi segala arahanmu dan aku akan melakukan apa saja yang engkau minta, serta lihatlah; aku telah menyebarkan kerusakan di Kashmir sebagaimana apa yang telah dilakukan oleh Israel kepada Palestina. Aku lakukan semua itu semata-mata untuk membuatmu gembira.” Lelaki yang dirayu tadi tersenyum dan berkata, “Engkau telah mendapatkan kedudukanmu sebagai adikku.” Maka lelaki yang telah menjadi adik merasa sangat bahagia dan berkata, “Aku sama sekali tidak akan mengecewakan abangku.” Apabila aku (Qasim) menyaksikan hal itu, aku merasa terkejut dan berpikir “Siapakah gerangan orang-orang ini yang baru saja menjadi saudara?”

Kemudian sang kakak keluar meninggalkan kamar tersebut dan aku mengintip ke dalam untuk mengetahui siapakah sebenarnya sang adik daripada lelaki tadi. Aku melihat bahwa sang adik dari lelaki tadi adalah Perdana Menteri India. Aku merasa terkejut karena dia telah menjadi adik lelaki dari presiden Amerika saat ini, dan kini mereka akan bersama-sama menyebarkan kerusakan. Kemudian aku membuntuti presiden Amerika untuk masuk ke dalam sebuah kamar yang lain, dimana dia bercakap-cakap dengan seorang lelaki yang lain. Orang tersebut (ternyata) adalah Perdana Menteri Israel. Presiden Amerika berkata, “Kita telah menemukan seorang adik yang akan melakukan apapun yang kita perintahkan. Lihatlah karya yang telah dia lakukan, dia mengikuti sama seperti jejakmu.” Kemudian mereka tersenyum dan berkata, “Hari itu sangat dekat masa kedatangannya, hari dimana kita akan memerintah seluruh dunia.” Perdana Menteri Israel berkata, “Aku ingin berjumpa dengan adikmu.” Lantas mereka berdua keluar dari kamar tersebut.

Perdana Menteri Israel memanggil Perdana Menteri India dan berkata, “Tidak perlu lagi bersembunyi. Kita akan melaksanakan misi kita bersama.” Kemudian mereka bertiga saling berjabat tangan. Mereka berkata, “Sekarang kita pasti akan memusnahkan orang islam.” Setelah menyaksikan semua itu aku berkata “Orang islam masih tidur sedangkan musuh islam tengah bekerja siang malam sesuai makar mereka. Mereka (musuh-musuh islam) bersatu sedangkan orang islam akan mengalami huru-hara. Keadaan terburuk akan tiba tak lama lagi, Pakistan juga akan menderita.”

https://muhammadqasimpk.org/muhammad-qasim-messages/

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai