Jangan Panggil Aku Imam Mahdi#IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 18 Juli 2022/1443 H

AKU BUKAN IMAM MAHDI

Saat aku (Qasim) mulai
membagikan mimpiku,
aku percaya dan hanya
mengandalkan Allah.
(Aku) memiliki keyakinan
bahwa hanya Allah yang
membantuku dan hanya
Dia yang bisa menjadikan
mimpiku menjadi
kenyataan.
Aku bersumpah dengan
nama Allah, aku belum
pernah mendengar atau
membaca hadist apapun
mengenai Imam Mahdi
sebelum membagikan
mimpi-mimpiku.

Dan kemudian
orang-orang berkata
kepadaku bahwa
“Mimpi-mimpimu mirip
dengan Al Mahdi.
” Aku menghormati Al
Mahdi, namun mimpiku
tidak ada hubungannya
dengannya.
(Hal) Ini hanya karena
tidak diperlihatkan
padaku, atau (tidak)
disebutkan dimana saja
dalam mimpimimpiku.
Aku hanya mencoba
membagikan
mimpi-mimpiku
sebagaimana yang
diperintahkan oleh Allah
dan Rasul-Nya
Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam.
Aku tidak diperlihatkan
siapa sebenarnya Al
Mahdi dan aku bukanlah
Al Mahdi.

Dan juga aku tidak mau
menjadi Al Mahdi.

Aku seperti orang-orang
pada umumnya.
Pengharapan dan
kepercayaanku hanya
kepada Allah.
Pertolongan Allah tidak
hanya untuk Al Mahdi.
Aku harap anda
mengerti.
Aku selalu menyangkal
kalau aku adalah Al
Mahdi dan aku juga tidak
ingin menjadi Mahdi,
karena Allah dan
Muhammad Shallallahu
‘Alaihi Wasallam
bersamaku.
Aku tidak butuh apapun
(selain Allah) untuk
menjadi sukses
(berhasil).

Dan hanya Allah yang
bisa merubah
mimpi-mimpiku menjadi
kenyataan bukan Imam
Mahdi.
Aku hanya berharap dan
percaya hanya kepada
Allah. Dan pertolongan
Allah serta rahmat-Nya
adalah untuk semua
ciptaan-Nya. Dan bukan
hanya untuk Al Mahdi.

Aku 100% hanya pria
sederhana dan
benar-benar tidak ada
yang lebih dari itu.
Aku hanya mencoba
untuk membagikan
mimpi-mimpiku, dan itu
semua yang aku lakukan.
Aku tidak mengaku
menjadi apapun dan aku
juga tidak akan pernah
mengaku sebagai
apapun.
Jadi aku harap, itu sudah
jelas semua.
   
Terima Kasih
Telah Menyimak
Semoga Bermanfaat

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai