ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM
Bandung, 21 Juli 2022/1443 H
Empat Buah Rembulan
24 November 2015
Muhammad Qasim telah melihat bahwa ada kegelapan di mana-mana. Kala itu langit juga gelap dan disana ada mesin- mesin besar dan pesawat-pesawat yang berterbangan melintasi langit. Mereka memiliki segalanya di bawah kendali mereka dan orang-orang tidak memiliki pilihan selain menerima penindasan mereka. Lalu aku berkata pada diriku sendiri, “Berdasarkan mimpi-mimpiku, tatkala kegelapan ada dimana-mana dan aku melihat empat buah rembulan, maka inilah pertanda bagiku bahwa pertolongan Allah akan segera datang.”
Maka aku memandang ke langit dan aku temukan rembulan yang pertama. Dan kemudian aku menemukan rembulan yang kedua dan yang ketiga. Lalu aku berkata, “Rembulan yang keempat seharusnya sudah ada juga disini tapi aku tidak dapat melihatnya.”
Allah & Muhammad n Dalam Mimpi-mimpiku | 176
Dalam kebingungan aku memandangi ke seluruh langit tapi aku tidak bisa menemukannya. Aku kecewa dan mengeluh kepada Allah dan berkata “Kapankah pertolongan-Mu tiba?” Saat itulah aku melihat lagi ke langit tepat di atas diriku, aku melihat rembulan yang keempat. Aku menjadi sangat senang karena mengetahui bahwa janji Allah telah tiba.
Aku lantas menaiki ke sebuah bangunan yang sangat tinggi dan aku lari ke tepi bangunan tersebut. Dan aku berlari di udara dengan rahmat Allah. Kemudian cahaya dari Allah muncul di jari telunjuk tangan kananku. Lalu aku mulai menghancurkan mesin-mesin raksasa dan pesawat-pesawat berbahaya tersebut sembari berlari di udara.
Orang-orang menjadi penuh harapan bahwa setidaknya ada seseorang yang sedang mencoba menghancurkan hal-hal tersebut. Dengan pertolongan Allah aku telah menghancurkan seluruh mesin itu, kecuali satu mesin yang berukuran sangat besar. Mesin ini menembakiku dengan dahsyat, dan aku terus berlari ke arahnya dengan sangat cepat. Kemudian kulemparkan cahaya dari Allah ke langit dan
Allah & Muhammad n Dalam Mimpi-mimpiku | 177
cahaya itu dengan cepat menyebar ke seluruh langit dan menghancurkan mesin itu dengan seketika.
Kemudian seluruh langit dipenuhi dengan cahaya dari Allah. Kita semua akhirnya mendapatkan kebebasan kita sekali lagi dan semua orang bahagia. Maka aku turun ke daratan dan orang-orang berkerumun di sekitarku. Mereka berkata, “Engkau telah melakukan sesuatu yang menakjubkan!” Dan kemudian aku berkata, “Tidak, akan tetapi ini menjadi mungkin atas pertolongan Allah. Dan Allah benar-benar menolong hamba-hamba-Nya.”
Setelah itu, orang-orang mengundangku ke rumah-rumah mereka untuk mengadakan sebuah pesta (kemenangan). Aku berkata bahwa itu tidak perlu tapi mereka bersikeras. Lalu aku bercanda, “Seandainya aku bisa mengkloning diriku sendiri, tentu aku bisa pergi ke rumah semua orang.” Mereka tertawa dan berkata, “Apapun yang terjadi, kami tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian.”
Allah & Muhammad n Dalam Mimpi-mimpiku