3 Maret 2025
69. PENCULIKAN PUTRA MAHKOTA
بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حیمِالسَّ لامُ عَلَیْكُمْ
Aku (Muhammad Qasim) melihat mimpi ini pada tanggal 20 Juni 2017. Aku melihat sebuah istana besar di mimpi ini, disana sedang diadakan sebuah acara oleh Kepala Negara dari negara itu. Ada banyak orang hadir dalam acara itu dan aku juga menemukan diriku menghadiri acara itu. Tibatiba ada sesuatu yang terjadi, beberapa orang datang terlambat (dan) mereka mulai menembak.Dalam situasi yang kacau, orang-orang mulai berlari ke segala arah untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing. Penjaga keamanan istana melawan dan menghentikan orang-orang itu. Ketika situasi sedikit membaik, seseorang memanggil nama kepala negara dan mengatakan bahwa putranya telah terbunuh. Berita ini tersebar di seluruh Istana. Orang-orang mulai mengatakan bahwa putra raja (pangeran) telah tewas, tetapi tidak ada yang menemukan jasadnya. Ketika sang raja mengetahui tentang tragedi ini, dia menjadi marah dan dia bersumpah untuk membalas kematian putranya dan menghukum para pelaku.Berita tentang kematian mendadak putranya, menyebar ke seluruh dunia. Beberapa orang mulai memprediksi bahwa sekarang keadaan akan menjadi lebih buruk, karena ini bukan kejadian biasa. Sang raja menghabiskan banyak energi dan sumber daya untuk mencari tahu keberadaan para pelakunya. Banyak penggerebekan dilakukan dan bahkan jika mereka ragu dengan suatu daerah, maka pasukan akan menghancurkan daerah itu.Situasi semakin memburuk dan kekacauan terus menyebar. Karena insiden ini, banyak negara lain yang terkena dampaknya juga. Begitu banyak, sehingga Pakistan juga terpengaruh oleh insiden tragis ini. Setelah melihat semua ini aku berkata pada diri sendiri bahwa “Ini situasi yang sangat buruk dan jika terus seperti ini maka semuanya akan diluar kendali.”Untuk mengetahui situasi dengan lebih baik, aku juga pergi ke suatu tempat. Ketika aku tiba disana, aku melihat sebuah gedung bertingkat menara dan aku melihat ada beberapa orang disana. Mereka keluar dari gedung dan tiba-tiba sekelompok orang menembak ke arah mereka. Sebagai perlawanan, mereka juga balas menembak. Aku bersembunyi di suatu tempat, dan setelah beberapa lama, hampir semua orang mati karena baku tembak. Aku keluar dan berkata pada diriku sendiri bahwa, “Pasti ada sesuatu di gedung ini, sehingga orang-orang ini bersembunyi di dalamnya.” Seorang pria yang terluka berkata kepadaku bahwa, “Ada seorang pria di dalam gedung ini, pergi, dan bantu dia karena beberapa orang ini ingin membunuhnya.” Aku masuk ke dalam gedung dan setelah berjalan selama beberapa lama aku sampai di lantai atas gedung, dan aku menemukan seorang lelaki yang terluka terbaring disana.Ketika aku mendekat, aku terkejut, karena aku melihat bahwa dia adalah putra kepala negara yang sama, dan dia masih hidup. Aku berpikir bahwa “Orang-orang menyangka bahwa dia telah mati, sedangkan dia masih hidup, tetapi sudah terlambat sekarang.” Aku berkata kepadanya bahwa “Orang-orang berpikir (bahwa) anda telah mati tetapi (ternyata) anda masih hidup!”Dia (pangeran) mengatakan kepadaku bahwa “Beberapa orang menculik aku, tetapi beberapa orang lain menemukanku dan mereka menyelamatkanku, dan membawa aku kesini, dan sejak itu aku bersembunyi disini.” Aku berkata kepada diriku sendiri bahwa “Dia tidak menyadari bahwa orang-orang yang menyelamatkan hidupnya dan membawanya ke sini telah mati sekarang.” Aku memberinya beberapa makanan dan bantuan medis. Aku mulai membawanya keluar dari sana. Dan mimpi pun berakhir saat itu.Jazakallah – Wassalamu ‘alaikum.