3 Maret 2025
Di Mana Posisi Kita Saat Al-Mahdi Muncul dan Menyampaikan Pesan Ilahi?
Kemunculan Imam Mahdi adalah salah satu tanda besar menjelang akhir zaman yang disebutkan dalam banyak hadis. Namun, penting untuk memahami peran Imam Mahdi dan bagaimana kita sebagai umat Islam seharusnya bersikap ketika tanda-tanda kemunculannya terjadi.
1. Siapa Imam Mahdi?
Imam Mahdi adalah seorang pemimpin yang akan datang di akhir zaman untuk memimpin umat Islam menuju keadilan dan kejayaan. Beberapa hadis menyebutkan ciri-cirinya:
- Bernama Muhammad bin Abdullah.
- Dari keturunan Nabi Muhammad ﷺ (ahlul bait).
- Akan muncul di saat dunia dipenuhi kezaliman dan membawa keadilan.
- Akan memimpin umat Islam dalam perjuangan melawan Dajjal.
“Seandainya dunia ini hanya tinggal sehari saja, niscaya Allah akan memanjangkan hari itu hingga Dia mengutus seorang laki-laki dariku atau dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan nama ayahku.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
➡ Jadi, Imam Mahdi bukan orang biasa yang mengklaim mendapat wahyu atau mimpi, tetapi seorang pemimpin yang telah dijanjikan oleh Allah.
2. Di Mana Posisi Kita Saat Imam Mahdi Muncul?
Ketika Imam Mahdi muncul, posisi kita sebagai umat Islam tergantung pada sikap kita terhadap ajaran Islam sebelum kemunculannya:
a. Jika Kita Berpegang Teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah
- Kita akan mengenali tanda-tanda kehadirannya dan berusaha mendukung perjuangannya.
- Umat Islam yang beriman dan istiqamah akan mendapat petunjuk untuk bergabung dengannya.
- Kita harus mendukung Imam Mahdi dalam menegakkan keadilan dan memerangi kebatilan.
b. Jika Kita Lalai dan Terjerumus dalam Fitnah Dunia
- Bisa jadi kita akan menolak atau meragukan Imam Mahdi karena tidak mengenali tanda-tandanya.
- Bisa saja kita terjebak dalam pengaruh Dajjal dan berpihak pada kebatilan.
- Bisa juga kita menjadi korban fitnah akhir zaman, di mana banyak orang tersesat oleh pemimpin palsu atau nabi palsu.
➡ Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu berpegang teguh pada ajaran Islam sejak sekarang agar tidak tersesat ketika Imam Mahdi benar-benar muncul.
3. Apa yang Harus Kita Lakukan?
Karena kita tidak tahu pasti kapan Imam Mahdi akan muncul, sikap yang benar adalah:
✅ Tetap berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah, jangan mudah percaya pada klaim tanpa dalil.
✅ Jangan percaya kepada orang yang mengaku sebagai Imam Mahdi tanpa bukti jelas yang sesuai dengan tanda-tanda dalam hadis.
✅ Perbanyak amal salih dan jauhi fitnah akhir zaman, agar Allah memberi petunjuk kepada kita di masa-masa sulit.
✅ Mempersiapkan diri untuk menghadapi fitnah Dajjal, karena ia adalah musuh utama umat Islam di akhir zaman.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa di antara kalian yang hidup hingga melihatnya (Imam Mahdi), maka datangilah dia walaupun harus merangkak di atas salju, karena sesungguhnya dia adalah khalifah Allah, Al-Mahdi.” (HR. Ibnu Majah)
➡ Kesimpulannya: Kita harus memperbaiki iman dan amal sejak sekarang, agar kita berada di pihak yang benar ketika Imam Mahdi benar-benar muncul.