5 Maret 2025

Mimpi Muhammad Qasim Kashmir Akan Menjadi Palestina Setengahnya Terwujud | 11 Februari 2025 Mimpi Muhammad Qasim Kashmir Akan Menjadi Palestina Setengahnya Terwujud | 11 Februari 2025
Mimpi Muhammad Qasim Kashmir Akan Menjadi Palestina Setengahnya Terwujud | 11 Februari 2025 Mimpi Muhammad Qasim Kashmir Akan Menjadi Palestina Setengahnya Terwujud | 11 Februari 2025
Jawaban atas Keberatan terhadap Muhammad Qasim Mengenai Doa

Banyak orang yang keberatan dengan Muhammad Qasim, dengan mengatakan bahwa ia tidak salat secara teratur, dan mereka menolak mimpi-mimpinya dan kebenarannya berdasarkan hal ini. Namun, dapatkah kejujuran dan hubungan seseorang dengan Allah dinilai hanya berdasarkan salat? Mari kita bahas keberatan-keberatan ini secara terperinci.
1. Apakah Allah Hanya Berbicara kepada Mereka yang Berdoa?
Ini adalah pertanyaan pertama dan terpenting yang harus ditanyakan oleh para kritikus. Apakah Allah hanya memberi petunjuk kepada orang-orang yang sudah bertaqwa?
Al-Quran memberikan beberapa contoh di mana Allah memberikan petunjuk kepada orang-orang yang sebelumnya berdosa:
Hazrat Umar Farooq (RA): Sebelum menerima Islam, ia adalah musuh bebuyutan umat Islam, namun Allah membimbingnya, dan ia menjadi salah satu pelindung Islam yang paling hebat.
Abu Sufyan (RA): Sebelum penaklukan Mekah, dia adalah penentang Nabi Muhammad ﷺ, namun Allah memberinya petunjuk.
Hazrat Khalid bin Walid (RA): Dia adalah seorang pejuang besar melawan Islam di Mekah tetapi kemudian menjadi “Saifullah” (Pedang Allah).
Lebih jauh lagi, sejarah menunjukkan bahwa Allah telah memberi petunjuk kepada hamba-hamba-Nya yang saleh melalui mimpi:
Imam Abu Hanifah (RA): Dia melihat Allah dalam mimpinya lebih dari 100 kali. (Universitas Banuri)
Imam Ahmad bin Hanbal (RA): Para ulama dan perawi hadis telah menyebutkan bahwa ia melihat Allah dalam mimpinya. (Universitas Banuri)
Bahkan orang-orang non-Muslim pun pernah menerima mimpi yang benar. Kaisar Romawi Heraclius pernah bermimpi tentang Nabi Muhammad ﷺ sebelum Islam menyebar, yang diakuinya sebagai mimpi yang benar (Sahih Bukhari, Hadits 7). Istri Firaun, Asiya (RA), dibimbing oleh mimpi sebelum menerima kebenaran.
Ini adalah anugerah istimewa dari Allah. Umat Islam tidak dapat menolak rahmat Allah dan memutuskan siapa yang harus menerima petunjuk-Nya. Ini adalah pilihan Allah.
Jika Allah hanya memberi petunjuk kepada orang-orang yang sudah shalat, akankah orang-orang ini menerima Islam?
2. Kebenaran Muhammad Qasim: Allah Menolongnya
Bukti terbesar kejujuran Muhammad Qasim adalah bahwa Allah sendirilah yang menolongnya.
Allah menyebarkan mimpinya ke seluruh dunia.
Mimpinya menjadi kenyataan, membuktikan bahwa itu berasal dari Allah.
Orang-orang di seluruh dunia memercayai mimpinya dan menerimanya.
Semua ini terjadi atas perintah Allah, karena Allah tidak menolong orang-orang yang mengaku dusta!
Jika Muhammad Qasim tidak jujur, Allah tidak akan pernah memberinya kehormatan seperti itu, dan mimpinya tidak akan menjadi kenyataan.
Ini membuktikan bahwa Allah mengangkatnya ke tingkat perbaikan yang paling tinggi (Islah), kalau tidak, Allah tidak akan mendukungnya.
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar baginya.” (QS. At-Talaq: 2)
3. Muhammad Qasim Tidak Menyembunyikan Kelemahannya dalam Berdoa
Muhammad Qasim tidak pernah berusaha menyembunyikan kekurangannya. Ia secara terbuka mengakui bahwa ia kesulitan dalam berdoa, tetapi berharap Allah akan memberinya kemampuan untuk tetap tabah.
Kejujuran ini adalah bukti terbesar kebenarannya!
Banyak orang telah melihat Muhammad Qasim berdoa.
Bila sedang bersama orang banyak atau berkumpul, beliau tetap melaksanakan salat, bahkan berkali-kali menjadi imam salat.
Artinya, ia berusaha untuk berdoa. Mereka yang mengkritiknya berasumsi bahwa ia mengingkari doa, yang sepenuhnya salah.
Muhammad Qasim mengakui kelemahannya dan berdoa kepada Allah untuk memberinya konsistensi penuh.
Kalau dia seorang pembohong, akankah dia secara terbuka mengakui kelemahannya kepada orang lain?
4. Fokus Utama Muhammad Qasim: Mengakhiri Syirik dan Menyatukan Umat Muslim
Muhammad Qasim telah mengabdikan hidupnya untuk menghilangkan syirik (politeisme) dan menyatukan umat Islam.
Ia meyakini bahwa syirik merupakan dosa yang paling besar, dan dalam mimpinya Allah telah mengabarkan kepadanya bahwa Allah dapat mengampuni segala dosa, namun syirik tidak dapat diampuni, kecuali jika orang tersebut bertaubat.
Shalat itu penting, namun menjauhi kesyirikan merupakan prioritas yang paling utama.
Saat ini, dia memfokuskan segala daya upayanya pada pemberantasan syirik, agar umat Islam menganut Tauhid secara menyeluruh dan meraih keberhasilan.
Karena itulah, beliau lebih mengutamakan perang melawan syirik dibandingkan perkara lainnya.
5. Bisakah Allah Menunjukkan Nabi ﷺ Berulang Kali kepada Seorang Pembohong?
Ini adalah pertanyaan yang sangat penting.
Muhammad Qasim telah melihat Allah dalam kerudung lebih dari 800 kali dalam mimpi.
Dia telah melihat Nabi Muhammad ﷺ lebih dari 500 kali dalam mimpi.
Jika dia seorang pembohong, akankah Allah memberinya kehormatan untuk melihat Nabi Muhammad ﷺ berulang kali?
“Allah memilih siapa yang Dia kehendaki untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang kembali kepada-Nya.” (QS. Asy-Syura: 13)
Allah tidak memberikan kehormatan seperti itu kepada seorang pendusta dan penipu.
6. Hanya Orang Beriman Sejati yang Bisa Melihat Nabi Muhammad ﷺ dalam Mimpi
Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
“Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka sesungguhnya ia telah melihatku. Karena setan tidak dapat menyerupai wujudku.” (Shahih Bukhari, Hadits 6993)
Hadits lain menyatakan:
“Setelah kenabian, yang tersisa hanyalah Mubashirat (mimpi yang benar), dan Mubashirat adalah mimpi yang benar.” (Shahih Bukhari, Hadits 6499)
Mimpi yang benar hanya diberikan kepada orang-orang yang beriman, karena Allah menjadikan mimpi yang benar sebagai tanda keimanan.
Hal ini membuktikan bahwa keimanan dan tingkat keikhlasan Muhammad Qasim tinggi karena mimpinya selaras dengan janji Allah.
Lebih jauh lagi, Nabi Muhammad ﷺ sendiri menegaskan bahwa mimpi seorang mukmin sejati adalah bagian dari kenabian:
“Mimpi yang benar merupakan salah satu dari empat puluh enam bagian kenabian.” (Shahih Bukhari, Hadits 6987)
Jika Muhammad Qasim tidak jujur, mengapa mimpinya sangat sesuai dengan janji Tuhan?
7. Mimpi Nabi Muhammad ﷺ Selalu Benar, dan Mimpi Muhammad Qasim Mengikuti Jalan Itu
Kita semua tahu bahwa mimpi Nabi Muhammad ﷺ selalu benar.
Mimpi Muhammad Qasim juga menyampaikan pesan yang sama:
Allah akan menolong kaum muslimin.
Penindasan akan berakhir.
Umat Islam akan bangkit kembali sebagai umat yang kuat.
Semua ini dinubuatkan dalam mimpi Muhammad Qasim, dan sekarang menjadi kenyataan.
Inilah tanda nyata pertolongan Allah, membuktikan bahwa Allah pasti menolong Umat Islam!
Kesimpulan: Mengapa Orang Mengabaikan Pesan yang Sebenarnya?
Kritikus Muhammad Qasim mengabaikan pesan sebenarnya dan hanya fokus pada satu isu.
Dia berupaya memberantas syirik, namun orang-orang mengkritiknya karena shalat.
Dia berusaha menyatukan umat Islam, tetapi orang-orang hanya fokus pada kekurangannya.
Dia membagikan kebenarannya, namun orang-orang bergegas menjulukinya pembohong.
Sekarang waktunya untuk merenung: Apa yang menjadi fokus kita?
Haruskah kita mengkritik seseorang karena satu kelemahannya, atau haruskah kita mencoba memahami pesan aslinya?
Semoga Allah memberikan kita kemampuan untuk mengenali kebenaran dan mengikutinya. Amin!