SIKAP POLITIK DAN GEOPOLITIK TURKI TERHADAP PERKEMBANGAN DI TIMUR TENGAH

Senin, 24 Maret 2025 / 1446H

Sikap politik dan geopolitik Turki terhadap perkembangan di Timur Tengah cukup dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepentingan nasional, hubungan dengan negara-negara besar, serta dinamika regional. Berikut beberapa aspek penting terkait sikap Turki:

1. Hubungan dengan Israel dan Palestina

  • Turki secara historis mendukung perjuangan Palestina dan sering mengkritik kebijakan Israel, terutama dalam konflik Gaza.
  • Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Turki juga mencoba memperbaiki hubungan diplomatik dengan Israel untuk kepentingan ekonomi dan keamanan energi di Mediterania.

2. Perang di Suriah

  • Turki menentang rezim Bashar al-Assad dan mendukung kelompok oposisi, termasuk beberapa faksi bersenjata.
  • Ankara juga melakukan operasi militer di Suriah utara untuk menghadapi kelompok Kurdi YPG, yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional karena hubungan mereka dengan PKK.

3. Hubungan dengan Iran dan Arab Saudi

  • Turki memiliki hubungan kompleks dengan Iran. Keduanya bekerja sama dalam beberapa isu, seperti perdagangan dan keamanan regional, tetapi juga bersaing dalam pengaruh di Timur Tengah, terutama terkait Suriah dan Irak.
  • Hubungan dengan Arab Saudi memburuk setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi di Istanbul (2018), tetapi mulai membaik sejak 2022 dengan peningkatan kerja sama ekonomi dan diplomatik.

4. Sikap terhadap Perang di Gaza (2023-2024)

  • Turki secara vokal mengkritik serangan Israel terhadap Gaza dan menyerukan solusi dua negara untuk perdamaian.
  • Presiden Erdogan bahkan membandingkan Israel dengan Nazi dalam retorika politiknya, tetapi tetap menjaga hubungan ekonomi dengan Israel.

5. Posisi di NATO dan Hubungan dengan AS

  • Sebagai anggota NATO, Turki memiliki hubungan kompleks dengan AS dan Eropa, terutama terkait kebijakan di Suriah dan pembelian sistem pertahanan S-400 dari Rusia.
  • AS mendukung kelompok Kurdi di Suriah, yang menjadi sumber ketegangan dengan Turki.

6. Pengaruh di Libya dan Laut Mediterania

  • Turki mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) di Libya dan mengirim pasukan serta drone untuk membantu dalam perang saudara Libya.
  • Turki juga bersaing dengan Yunani dan Mesir terkait klaim maritim di Laut Mediterania yang kaya energi.

Secara keseluruhan, kebijakan luar negeri Turki di Timur Tengah bersifat pragmatis—menggabungkan ambisi geopolitik dengan realitas ekonomi dan keamanan. Turki ingin memperkuat pengaruhnya di dunia Islam sambil menjaga keseimbangan antara kepentingan regional dan hubungan dengan kekuatan global.

Diterbitkan oleh H. Akang Permana, SP. MM

H. Akang Permana, lahir di Bandung, 19 Agustus 1958

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai