Saat ini, dunia menghadapi berbagai ketegangan geopolitik yang signifikan, meskipun belum mencapai skala Perang Dunia III. Berikut adalah perkembangan terbaru dari beberapa konflik utama:
Konflik Global Terkini
1. Perang Rusia-Ukraina
Perang antara Rusia dan Ukraina terus berlanjut dengan intensitas tinggi. Militer Rusia mengklaim telah menguasai kota Novohrodivka di Ukraina Timur, sementara Ukraina melancarkan serangan drone terbesar ke Moskow, menewaskan sedikitnya satu orang dan merusak puluhan rumah . Selain itu, Rusia mengklaim telah menewaskan 510 tentara Ukraina dalam pertempuran di wilayah Kursk .
2. Ketegangan di Timur Tengah
Israel melancarkan serangan udara ke pelabuhan Hodeidah di Yaman, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 87 warga sipil. Serangan ini merupakan respons terhadap serangan sebelumnya oleh kelompok Houthi .Bisnis.com
3. Perang Dagang AS-Tiongkok
Ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan Tiongkok meningkat dengan pengenaan tarif tinggi oleh kedua negara. Bank Indonesia memperingatkan bahwa perang dagang ini dapat memicu gejolak keuangan global dan memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia menjadi hanya 2,9 persen pada 2025 .CNBC IndonesiaRCTI++1liputan6.com+1
4. Ketegangan di Asia Timur
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengirim persembahan ke Kuil Yasukuni, yang memicu kecaman dari Tiongkok dan Korea Selatan. Tindakan ini dianggap sebagai penghormatan terhadap masa lalu militeristik Jepang dan meningkatkan ketegangan diplomatik di kawasan .
Tren Global
Menurut Institut Penelitian Perdamaian Oslo (PRIO), jumlah konflik bersenjata di dunia pada 2023 mencapai 59, tertinggi sejak Perang Dunia II. Meskipun jumlah negara yang mengalami konflik menurun dari 39 pada 2022 menjadi 34 pada 2023, jumlah kematian dalam pertempuran tetap tinggi, dengan sekitar 122.000 korban jiwa. Perang di Ukraina dan Gaza menjadi yang paling mematikan .KOMPAS.com
🔎 Kesimpulan
Meskipun belum ada konflik yang mencapai skala Perang Dunia III, berbagai ketegangan dan konflik di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa situasi geopolitik saat ini sangat kompleks dan berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut. Penting untuk terus memantau perkembangan ini dan mendukung upaya diplomatik untuk mencegah konflik lebih lanjut.