CANDI BOROBUDUR

Bandung, 23 Agustus 2025

Berikut foto suasana Candi Borobudur, yang menampilkan struktur menara stupa dan relief yang menjadi subjek banyak penelitian arkeologi dan konservasi.


Rangkuman Temuan & Hasil Penelitian Terkini tentang Candi Borobudur

Sejumlah penelitian terkini memberikan gambaran mendalam mengenai pelestarian fisik, pendekatan multidisiplin, hingga inovasi teknologi digital di Candi Borobudur. Berikut beberapa sorotan penting:

1. Pemantauan Deformasi dan Stabilitas Struktur

  • Analisis Geodetik (2021–2022): Melalui metode Robotic Total Station (RTS), penelitian menemukan adanya pergeseran horizontal pada sejumlah titik pantau dinding candi, yang diukur antara tahun 2021 dan 2022 .
  • Analisis Stabilitas Geomatik (2002–2012): Integrasi antara data GPS dan pengukuran terestris menyimpulkan bahwa Candi Borobudur masih secara umum stabil, meskipun terjadi pergeseran vertikal sekitar 3,7 mm per tahun dan total pergeseran tiga dimensi sekitar 6,4 mm per tahun .
  • Kajian Lanjutan (2012–2019): Hasil data menunjukkan pergeseran horizontal rata-rata mencapai 53,98 cm (arah tenggara – timur laut), dan vertikal meningkat sebesar 28,15 cm, tergantung metode integrasi data — misalnya transformasi sebangun 3D menunjukkan hasil lebih akurat dibanding metode perataan biasa .

2. Teknologi Digital dan Visualisasi 3D

  • Digitalisasi Citra 3D: Kolaborasi antara LIPI, Art Research Center (Universitas Ritsumeikan – Jepang), dan Balai Konservasi Borobudur menghasilkan citra tiga dimensi yang mendetail. Ini memudahkan pemantauan kerusakan, perencanaan restorasi, dan konservasi presisi tinggi .
  • Rekonstruksi Relief via AI: Model jaringan neural terbaru—hasil kolaborasi peneliti dari Jepang dan Tiongkok—mampu mengubah foto-foto lama relief candi menjadi model 3D yang akurat, termasuk mendeteksi relief yang sebelumnya tak terlihat. Hal ini membuka peluang besar dalam pelestarian digital dan pengalaman virtual .

3. Pendekatan Multidisiplin dan Partisipasi Masyarakat

  • Forum Pakar Internasional (Oktober 2023): Dalam pertemuan 8th International Experts Meetings on Borobudur, pakar konservasi, struktural, lingkungan, sosial budaya, dan masyarakat lokal dari berbagai negara membahas strategi pelestarian yang holistik. Fokusnya tak hanya menyelamatkan fisik, tetapi juga menjaga nilai budaya dan kearifan lokal .

4. Penelitian Interpretasi Budaya melalui Seni

  • Eksplorasi Etnomatematika: Penelitian menemukan bahwa Candi Borobudur mengandung pola geometri fraktal. Contohnya: jumlah stupa, rasio dimensi bangunan, serta angka simbolik seperti 9 muncul berulang sejalan dengan filosofi Buddhis, yang menunjukkan perencanaan struktur yang sangat cerdas bahkan dengan standar matematika modern .
  • Interpretasi Melalui Wayang Gandawyuha: Tim dari ISI Solo mereplikasi kisah relief Gandawyuha dalam bentuk pertunjukan wayang Buddha, lengkap dengan boneka, narasi dan karawitan. Ini menjadi sarana edukatif dan meningkatkan apresiasi budaya lewat seni pertunjukan tradisional .

5. Dampak Sosial‐Ekonomi & Literasi Publik

  • Restorasi dan Dampak Sosial (1973–1983): Studi di Journal of Indonesian History menyimpulkan bahwa restorasi Borobudur kedua memperkuat struktur bangunan sekaligus meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Namun, tantangan seperti relokasi warga dan pengelolaan lingkungan tetap perlu perhatian serius .
  • Media Interpretasi Digital: Tesis dari UPI menyarankan penggunaan e-leaflet berbasis QR Code untuk memudahkan wisatawan memahami nilai-nilai sejarah, melalui interpretasi digital terhadap elemen-elemen seperti stupa, arca, relief, dan makara .

Kesimpulan Singkat

Aspek Temuan Signifikan Stabilitas Struktur Terdapat pergeseran minor dalam skala mm–cm per tahun; secara keseluruhan stabil. Teknologi Digital 3D digitalisasi dan AI membantu konservasi fisik serta pelestarian digital. Pendekatan Holistik Kolaborasi lintas disiplin dan masyarakat lokal jadi kunci konservasi efektif. Interpretasi Budaya Seni dan etnomatematika membuka cara baru memahami filosofi dan struktur candi. Dampak Sosial & Ekonomi Restorasi mendukung pariwisata dan ekonomi, dengan tantangan pengelolaan tetap ada.

Penomena Candi Borobudur sebagai Peninggalan Nabi Sulaeman

Pertanyaan ini menarik sekali 👌

Secara resmi menurut arkeologi, sejarah, dan UNESCO, Candi Borobudur adalah peninggalan Dinasti Syailendra pada abad ke-8/9 M di Jawa Tengah, sebagai monumen Buddha Mahayana. Hal ini didukung oleh:

  • Prasasti (misalnya Prasasti Karangtengah dan Kayumwungan) yang menyebut pembangunan sekitar tahun 824 M.
  • Arsitektur, relief, dan ikonografi yang jelas bercorak Buddhis.
  • Catatan perjalanan Tiongkok abad ke-9 yang menyebut keberadaan pusat Buddha besar di Jawa.

Lalu, dari mana muncul gagasan “Borobudur peninggalan Nabi Sulaiman”?

Pandangan ini bukan arus utama sejarah, melainkan berasal dari penafsiran alternatif beberapa tokoh, salah satunya KH. Fahmi Basya. Beliau berpendapat:

  • Borobudur adalah bukti peninggalan Nabi Sulaiman, karena dianggap sesuai dengan kisah negeri Saba (Ratu Bilqis) dalam Al-Qur’an.
  • Relief dan arsitektur Borobudur diyakini menyimpan simbol-simbol yang terkait kisah para nabi.
  • Teori ini termasuk ke dalam interpretasi Islam alternatif yang berusaha mengaitkan situs Nusantara dengan sejarah kenabian.

Bagaimana sikap ilmiah terhadap klaim ini?

  • Sejarah akademis: Tidak ada bukti arkeologis, epigrafis, maupun literatur yang menghubungkan Borobudur dengan Nabi Sulaiman.
  • Teori alternatif: Menjadi bagian dari wacana keagamaan-budaya, namun belum dapat dibuktikan secara ilmiah.
  • UNESCO & pemerintah Indonesia: Menetapkan Borobudur sebagai warisan budaya Buddha abad ke-8/9 M, bukan peninggalan zaman nabi.

👉 Jadi, secara resmi dan ilmiah Borobudur adalah peninggalan Dinasti Syailendra, bercorak Buddha.
Sedangkan klaim Borobudur sebagai peninggalan Nabi Sulaiman adalah teori alternatif yang tidak didukung bukti arkeologi, lebih ke penafsiran tafsir keagamaan.

PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA (IKN)

Bandung, 18 Agustus 2025

Berikut beberapa foto terbaru yang memperlihatkan kondisi lapangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) — mulai dari pembukaan area hutan, konstruksi infrastruktur, hingga struktur bangunan dasar yang mulai tampak nyata.


Status Terbaru Pembangunan IKN

1. Progres Konstruksi Tahap Awal (2022–2024)

  • Tahap I (2022–2024) mencakup pembangunan infrastruktur dasar seperti Istana Negara, kantor pemerintahan, jalan tol akses IKN, dan bendungan Sepaku–Semoi. Hingga Desember 2023, infrastruktur dasar ini tercatat mencapai 62,65% selesai dan masih sesuai jadwal .
  • Pembangunan Istana Presiden IKN pada September 2023 mencapai 38% progres .
  • Gambar satelit NASA menunjukkan area hutan yang mulai digarap untuk jalan dan bangunan pemerintahan dengan perkembangan pesat antara April 2022 hingga Februari 2024 .

2. Fasilitas Strategis Sudah Mulai Beroperasi

  • Bandar Udara Internasional Nusantara mulai dibangun pada November 2023 dan selesai akhir tahun 2024. Bandara sudah dapat digunakan saat Presiden Jokowi mendarat perdana pada 24 September 2024 .
  • Swissôtel Nusantara, hotel bintang 5 pertama di IKN, resmi dibuka pada 13 September 2024 .

3. Relokasi ASN dan Aktivitas Pemerintah

  • Semua pegawai Otorita IKN mulai bekerja dari kantor baru di IKN terhitung 3 Maret 2025 .
  • Konstruksi lanjutan meliputi pembangunan hunian ASN, infrastruktur air, listrik, hingga area perbelanjaan pendukung, dipersiapkan untuk memungkinkan relokasi ASN mulai 2025 .

4. Penyesuaian Anggaran dan Rencana Ke Depan

  • Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 memangkas anggaran Kementerian PUPR secara signifikan, namun pembangunan IKN tetap dilanjutkan .
  • Untuk periode 2025–2028, alokasi anggaran mencapai Rp 48,8 triliun .
  • Hingga Juni 2025, investasi untuk IKN telah terkumpul sekitar Rp 135,1 triliun .

5. Timeline dan Target Milestone

Tahun Target 2025 Siap dengan hunian, kantor, infrastruktur dasar (air, listrik, fasilitas umum) untuk relokasi ASN 2028 Selesai pembangunan infrastruktur untuk lembaga legislatif dan yudikatif beserta hunian pejabat pemerintah 2035–2045 IKN berkembang menjadi pusat inovasi, ekonomi, dan mencapai net-zero carbon emission


Kesimpulan Singkat

Pembangunan IKN dari 2022 hingga pertengahan 2025 telah menunjukkan kemajuan signifikan:

  • Infrastrukturnya—seperti istana, bandara, kantor pemerintahan, dan hotel—mulai berdiri dan beroperasi.
  • ASN mulai bekerja dari IKN, barulah relokasi lebih luas dapat dilakukan.
  • Meskipun sempat terjadi penyesuaian anggaran, pembangunan tidak tersendat, bahkan justru mendapatkan tambahan investasi yang cukup besar.
  • Dengan milestone jelas di tahun 2025 dan 2028, target relokasi dan penyelesaian pusat pemerintahan tetap on track.

Teori KH. Fahmi Basya: Borobudur sebagai Peninggalan Nabi Sulaiman

Bandung, 16 Agustus 2025

Berikut tampilan sampul buku Borobudur & Peninggalan Nabi Sulaiman oleh KH. Fahmi Basya—merupakan salah satu karya utamanya yang memaparkan teori kontroversial tersebut.


Teori KH. Fahmi Basya: Borobudur sebagai Peninggalan Nabi Sulaiman

Intisari Pemikiran

KH. Fahmi Basya bergerak dari keyakinan bahwa Candi Borobudur bukanlah warisan Dinasti Syailendra atau kebudayaan Buddha tradisional. Sebaliknya, ia menafsirkan Borobudur sebagai peninggalan Nabi Sulaiman A.S., berdasarkan pendekatan yang disebutnya Sains Al-Quran dan Matematika Islam—hasil penelitiannya selama puluhan tahun hingga menulis buku ini dengan lebih dari 40 “bukti eksak” .

Bukti dan Argumen Utama

  1. Relief-relief sebagai kisah Qur’ani
    Relief yang menggambarkan tabut, dialog dengan hewan dan burung, dan pembangunan yang seolah tidak selesai ditafsirkan sebagai refleksi kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba (Bilqis) .
  2. Temuan fisik di Ratu Boko
    Ditemukan plat emas dengan tulisan Bismillahirrahmanirrahim di kolam pemandian Ratu Boko. Ini ia klaim sebagai surat Nabi Sulaiman kepada Ratu Saba .
  3. Nama geografis yang mirip
    Nama-nama seperti “Sleman”, “Salam”, “Saba” dikaitkan dengan “Sulaiman” dan “Saba” dalam narasi Qur’ani .
  4. Perjalanan ekspedisi dan pendekatan simbolik
    KH. Fahmi Basya mengklaim telah melakukan ekspedisi puluhan kali dan menyusun argumen melalui tafsir simbolik terhadap relief dan struktur Borobudur sebagai “Arsy” (singgasana) Nabi Sulaiman .
  5. Tujuan kebangsaan
    Ia melihat teori ini punya fungsi nasionalisme—sebagai kebangkitan spiritual dan historis bangsa Indonesia yang ia anggap sebagai “Negeri Saba yang Toyyiban” .

Respons Akademis & Publik

  • Penolakan akademik: Arkeolog menyatakan Borobudur jelas merupakan monumen Buddha yang dibangun oleh Dinasti Syailendra, dengan relief-relief yang ditulis dalam bahasa Jawa Kuno, bukan Arab .
  • Ketidaksesuaian kronologi: Nabi Sulaiman hidup abad ke-10 SM, sementara Borobudur dibangun sekitar abad ke-8 Masehi—selisih waktu lebih dari 1.800 tahun .

Persepsi Publik (Dari Media Sosial)

“That’s some bullshit level cocoklogi right there.”
— Redditor, menanggapi teori ini sebagai contoh “cocoklogi” ekstrem .


Video Terkait


Video ini merupakan presentasi lengkap dari KH. Fahmi Basya mengenai teorinya, merinci berbagai “bukti” dan alasan mendasar mengapa menurutnya Borobudur adalah warisan Nabi Sulaiman.


Ringkasan Perbandingan

Aspek Teori KH. Fahmi Basya Pandangan Akademik Konvensional Asal-usul Candi Peninggalan Nabi Sulaiman & Ratu Saba Monumen Buddha abad ke-8 Masehi Pendekatan Tafsir Qur’ani, simbolik, Matematika Islam Arkeologi, sejarah, bukti material dan bahasa Tujuan Teori Nasionalisme, spiritualitas Nusantara Preservasi sejarah Buddhisme dan Kerajaan Mataram Penerimaan Publik tertentu dan beberapa komunitas keagamaan Ditolak oleh komunitas ilmiah dan akademis


INDONESIA NEGERI SABA

Bandung, 16 Agustus 2025

Berikut sampul buku Indonesia Negeri Saba’ oleh KH. Fahmi Basya.


Tentang Indonesia Negeri Saba’ dan Pemikiran KH. Fahmi Basya

1. Konsep Sentral: Indonesia sebagai Negeri Saba’

KH. Fahmi Basya berargumen bahwa Nusantara, khususnya daerah seperti Jawa dan candi-candinya, adalah manifestasi dari “Negeri Saba’” yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dan penuh rahmat) .

2. Borobudur sebagai Peninggalan Nabi Sulaiman

Menurut Basya, Candi Borobudur bukanlah warisan Dinasti Syailendra, melainkan ternyata peninggalan Nabi Sulaiman dan pasukannya — termasuk jin and manusia. Ia mendukung argumen ini melalui berbagai simbol dan relief di Borobudur yang ia tafsirkan sebagai sajak dengan kisah dalam Al-Qur’an (seperti tabut, jin yang berhenti bekerja, dialog dengan burung, hingga arsitektur tinggi) .

3. Lokasi Saba’ di Indonesia, bukan di Yaman

KH. Fahmi Basya menentang penafsiran klasik lokasi Saba’ di Yaman. Ia menunjukkan bahwa “Saba’” dalam konteks Qur’ani kemungkinan besar merujuk kepada bagian Nusantara, khususnya Jawa. Dalam pandangan ini, istilah seperti “Wonosobo” dianggap berevolusi dari kata “Saba’”, dan kawasan seperti Ratu Boko menjadi pusat aktivitas ketika zaman tersebut. Buah “Maja” yang pahit juga dijadikan indikator perubahan pasca-banjir besar (sail al-‘Arim) sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an .

4. Metodologi dan Kritis Akademis

Beberapa studi akademis, seperti skripsi di UIN Walisongo Semarang, mengkaji pemahaman Fahmi Basya terhadap kisah Negeri Saba’. Ia disebut menyajikan pendekatan unik yang menggabungkan metode matematis dan tafsir Qur’ani dalam konteks arkeologi Nusantara, seperti membandingkan jumlah blok relief Borobudur dengan jumlah ayat Al-Qur’an termasuk Basmallah . Namun kritik terhadap metoda ini juga diungkap—bahwa pendekatannya cenderung mengandalkan cocoklogi, yaitu menghubungkan elemen-elemen yang secara kebetulan mirip tanpa landasan historiografis kuat .

5. Dampak dan Publikasi

Buku Indonesia Negeri Saba’ diterbitkan oleh Zahira pada Oktober 2014 (Hard Cover, ISBN 9786021139486) dan mendapat sambutan antusias—menempati posisi bestseller dengan penilaian positif di kalangan pembaca buku religius dan sejarah alternatif .


Ringkasan Tabel

Biografi / Pemikiran Penjelasan Topik Utama Menafsirkan Al-Qur’an dan simbol arkeologis sebagai bukti Indonesia (khususnya Borobudur) adalah Negeri Saba’ dan peninggalan Nabi Sulaiman. Metode Pendekatan simbolik, matematis, dan tafsir alternatif; dikritik karena terlalu cocoklogis. Argumen Kontroversial Menempatkan lokasi Saba’ dan citra Borobudur dalam perspektif Qur’an—berbeda dari tafsir klasik. Respons Akademis Menarik perhatian, tetapi banyak dianggap belum berdasar ilmiah kuat dan memicu kritik di ranah sejarah dan tafsir. Publikasi Buku diterbitkan tahun 2014, diterima di kalangan publik dengan rating dan penjualan baik.


SERANGAN KELOMPOK TERORIS KE PAKISTAN.

Mimpi Muhammad Qasim Tentang Perang India

Bandung, 8 Mei 2025

65.SERANGAN KELOMPOK TERORIS KE PAKISTAN

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حیمِالسَّ لامُ عَلَیْكُمْ

(Mimpi ini terjadi pada) 20 Maret 2017, Dalam mimpi ini aku melihat suatu daerah di seberang perbatasan Pakistan yang tampak seperti perbatasan Afghanistan dan musuh mengirimkan teroris ke Pakistan dari suatu daerah tersebut. Angkatan Darat Pakistan menghadapi para teroris ini dengan sangat baik dan memusnahkan mereka. Setelah melihat hal ini, musuh menjadi sangat marah karena Tentara Pakistan selalu menghalangi mereka. Kemudian musuh mengirim teroris terlatih mereka ke Pakistan dengan memberikan mereka alat penglihatan malam dan senjata modern. Tetapi begitu mereka memasuki wilayah Pakistan, tentara Pakistan mendeteksi gerakan mereka di sistem mereka dan menangkap setiap teroris.Melihat India meluncurkan serangan ofensif besar-besaran di Lahore, tentara Pakistan tidak mampu menangani serangan ini. Kemudian rakyat Pakistan mengambil senjata serta amunisi dan bertempur melawan India. Aku juga menuju perbatasan untuk bertempur melawan tentara India. Aku menemukan senapan mesin besar dan aku mulai menembaki musuh. Ada tentara lain bersamaku juga. Ketika angkatan darat Pakistan dan rakyat bertempur bersama, angkatan darat India berhenti di tempat.Selama ini aku memberi tahu orang-orang kami bahwa kami harus kembali dan mengevakuasi rakyat kami ke tempat yang lebih aman karena kami tidak dapat menghentikan angkatan darat India terlalu lama. Beberapa orang mengatakan bahwa kami disini untuk melawan angkatan darat India dan kami siap untuk mati tetapi kami tidak akan kembali. Kemudian setelah itu ketika kami akan kembali ke kota, maka beberapa orang mengatakan bahwa jika kepala angkatan darat percaya pada mimpi dan sesuai rencana Qasim, maka keadaannya bisa berbeda. Dan selama semua kekacauan ini, sebagian besar Lahore dihancurkan.Lalu aku pergi ke suatu tempat yang seperti basement bawah tanah sebuah bangunan. Kemudian setelah itu rasanya seperti aku akan mencari suatu tempat. Pada titik ini sebuah negara yang memiliki bendera warna merah, memberikan peringatan yang sangat kuat kepada India untuk menghentikan angkatan darat milik mereka. Jika tidak, negara yang memiliki bendera warna merah akan menghancurkan angkatan darat pihak India. Maka negara ini mendukung dan membantu Pakistan. Mereka juga mengirim dokter mereka untuk mengobati tentara Pakistan. Kepala negara mereka juga mengunjungi Pakistan sendiri untuk menunjukkan dukungan moral.Karena membantu Pakistan, mereka (negara yang memiliki bendera warna merah) juga menanggung kerugian, tetapi bahkan mereka tidak mengeluh tentang hal itu. India terus mengadopsi taktik murah dan mengirim virus dan bakteri ke Pakistan melalui drone, akibatnya sejumlah besar anak-anak Pakistan menjadi terinfeksi dan jatuh sakit. Setelah melihat situasi yang menyedihkan ini, aku berdoa kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan mohon pertolongan-Nya.Allah Subhanallahu wa Ta’ala mengirimkan hujan dengan rahmat-Nya dan semua virus lenyap.Lalu aku menuju ke beberapa tujuan dan dalam perjalanan aku melihat area yang seperti padang rumput. Kepala negara dengan bendera merah yang membantu Pakistan juga ada disana. Dia duduk di antara orang-orang dan berbicara kepada mereka. Setelah melihat aku, dia mengenaliku dan mengatakan “Anda adalah Qasim bukan? Aku telah mendengar tentang mimpi anda dan mimpi-mimpi itu telah menjadi kenyataan.” Setelah menyapanya aku pergi dan mencari suatu tempat. Aku merasa tanpa menemukan suatu tempat itu, kami tidak bisa keluar dari kesulitankesulitan ini.

Muhammad Qasim Bin Abdul Karim Dalam Buku “Allah, Nabi Muhammad Dalam MimpiKu”

Bandung, 7 Mei 2025

Muhammad Qasim adalah seorang penulis dan spiritualis asal Pakistan Lahore, yang dikenal melalui bukunya “Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku”. Buku ini berisi catatan pengalaman spiritualnya, termasuk mimpi-mimpi yang dianggapnya sebagai pertemuan dengan Nabi Muhammad SAW dan pesan-pesan ilahiah.

Profil Muhammad Qasim

  • Nama: Muhammad Qasim
  • Karya: Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku
  • Latar Belakang: Seorang muslim yang mendalami dimensi spiritual dan mimpi sebagai medium komunikasi dengan alam gaib.
  • Pendekatan: Menggabungkan narasi pengalaman pribadi dengan pesan-pesan religius untuk menyampaikan kebenaran Islam.

Visi & Misi Muhammad Qasim

  1. Menyebarkan Pesan Spiritual
  • Qasim percaya bahwa mimpinya bukan sekadar halusinasi, melainkan petunjuk dari Allah dan Nabi Muhammad SAW. Ia berusaha membagikan pesan tersebut kepada umat Islam.
  • Tujuannya adalah mengingatkan manusia tentang kebesaran Allah, pentingnya iman, dan kedekatan dengan Nabi Muhammad SAW.
  1. Memperkuat Keimanan Umat Islam
  • Melalui kisah mimpinya, ia ingin menginspirasi orang untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya.
  • Ia juga menekankan pentingnya mengikuti ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh).
  1. Menghidupkan Sunnah Nabi
  • Dalam beberapa mimpinya, Qasim mengklaim mendapat pengajaran langsung dari Nabi Muhammad tentang akhlak, ibadah, dan kehidupan sehari-hari.
  • Ia berharap pembaca dapat meneladani Nabi Muhammad dalam kehidupan nyata.
  1. Mengajak Umat pada Kebenaran
  • Beberapa mimpinya mengandung peringatan tentang akhir zaman, fitnah dunia, dan pentingnya kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis.
  • Ia ingin umat Islam waspada terhadap godaan dunia dan tetap berpegang pada ajaran Islam yang benar.

Kontroversi & Kritik

Beberapa pihak mempertanyakan validitas mimpinya, karena dalam Islam, mimpi seseorang—meskipun mengandung pesan—tidak bisa dijadikan sumber hukum (hujjah). Namun, Qasim menegaskan bahwa tujuannya hanya mengingatkan, bukan menciptakan ajaran baru.

Jika Anda tertarik dengan pemikirannya, buku “Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku” bisa menjadi referensi, tetapi tetap perlu dikaji dengan sikap kritis dan merujuk pada sumber agama yang otentik (Al-Qur’an & Hadis sahih).

Berikut beberapa detail mimpi spiritual Muhammad Qasim yang ia tulis dalam bukunya “Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku”, beserta pesan-pesan yang ia sampaikan:


1. Pertemuan dengan Nabi Muhammad SAW

  • Isi Mimpi:
    Qasim mengaku sering bertemu Nabi Muhammad dalam mimpinya. Dalam salah satu mimpinya, Nabi tampak bersinar dengan cahaya putih, tersenyum, dan memberinya nasihat tentang kesabaran dan keikhlasan.
  • Nabi menyentuh dadanya, dan Qasim merasakan “ketenangan luar biasa“.
  • Nabi juga mengingatkannya untuk tidak sombong dalam berdakwah.
  • Pesan Spiritual:
  • Nabi Muhammad masih hidup secara ruhani dan bisa menjadi pembimbing umat.
  • Umat Islam harus mencintai Nabi melebihi dunia.

2. Peringatan tentang Akhir Zaman

  • Isi Mimpi:
    Qasim bermimpi melihat kehancuran besar, termasuk peperangan dan bencana alam. Nabi Muhammad memberitahunya bahwa ini adalah tanda akhir zaman.
  • Ada pesan khusus: “Banyak orang mengaku umatku, tapi tidak mengikuti sunnahku.”
  • Pesan Spiritual:
  • Umat Islam harus kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis asli, bukan sekadar mengikuti budaya atau tradisi.
  • Dajjal akan muncul dengan fitnah besar, dan hanya iman kuat yang bisa menyelamatkan.

3. Mimpi Bertemu Allah (Dalam Bentuk Cahaya)

  • Isi Mimpi:
    Qasim menggambarkan pengalaman “berdialog dengan Allah” dalam bentuk cahaya yang tak terlukiskan. Allah memberinya pesan:
  • “Aku lebih dekat dari urat lehermu.” (Merujuk pada QS. Qaf 50:16).
  • “Jangan takut pada manusia, takutlah hanya pada-Ku.”
  • Pesan Spiritual:
  • Allah selalu mengawasi hamba-Nya, dan manusia harus lebih takut kepada Allah daripada manusia.
  • Zikir dan taubat adalah jalan mendekat kepada-Nya.

4. Mimpi tentang Kematian & Alam Kubur

  • Isi Mimpi:
    Qasim mengaku dibawa melihat alam barzakh, di mana ia melihat:
  • Orang yang sombong disiksa dengan rantai api.
  • Orang yang suka mengumpat mulutnya dipenuhi ulat.
  • Sedangkan orang yang banyak sedekah bersinar seperti bulan.
  • Pesan Spiritual:
  • Hidup di dunia hanya sementara, alam kubur adalah tempat ujian pertama sebelum akhirat.
  • Amal baik (sedekah, zikir, silaturahmi) akan menyelamatkan di akhirat.

5. Mimpi tentang Syafaat Nabi Muhammad

  • Isi Mimpi:
    Nabi Muhammad memberitahunya bahwa “umat yang membaca shalawat akan mendapat syafaatnya di hari kiamat.”
  • Nabi juga menyuruhnya menyebarkan shalawat (seperti Shalawat Nariyah).
  • Pesan Spiritual:
  • Shalawat adalah amalan yang sangat mulia.
  • Nabi akan menolong pengamal shalawat di akhirat.

Kritik & Catatan Penting

  1. Status Mimpi dalam Islam:
  • Mimpi bisa jadi mimpi baik (ru’ya shalihah), mimpi buruk (dari setan), atau sekadar bunga tidur.
  • Tidak semua mimpi bisa dijadikan sumber hukum, kecuali mimpi para Nabi (seperti mimpi Nabi Ibrahim).
  1. Niat Baik Qasim:
  • Meski kontroversial, ia berniat mengajak kebaikan. Namun, pembaca harus tetap kritis.

Kesimpulan

Muhammad Qasim menggunakan pengalaman mimpinya sebagai media dakwah untuk:
✔ Mengingatkan tentang kematian & akhirat.
✔ Mendorong umat mencintai Nabi & banyak shalawat.
✔ Memperingatkan bahaya dunia & fitnah akhir zaman.

Berikut profil lengkap Muhammad Qasim, penulis buku “Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku”, berdasarkan informasi yang terbatas dari publikasi dan wawancaranya:


Identitas Dasar

  • Nama Lengkap: Muhammad Qasim
  • Tempat/Tanggal Lahir: Tidak banyak informasi resmi, tetapi ia dikenal sebagai seorang muslim Pakistan dari Lahore.
  • Pendidikan: Tidak diungkap secara detail, tetapi dari tulisannya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang tasawuf, hadis, dan tafsir mimpi.
  • Profesi: Penulis, dai, dan pengkaji spiritual Islam.

Latar Belakang Spiritual

  1. Awal Pengalaman Mimpi:
  • Mengaku mulai menerima mimpi-mimpi “bermakna” sejak remaja, tetapi intensitasnya meningkat saat ia lebih serius menjalani ibadah.
  • Mimpi pertamanya tentang Nabi Muhammad diklaim terjadi setelah ia berpuasa sunnah dan memperbanyak shalawat.
  1. Inspirasi Menulis Buku:
  • Ia mencatat setiap mimpi dan merasa terpanggil untuk membagikannya sebagai peringatan dan kabar gembira untuk umat Islam.
  • Buku “Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku” adalah kompilasi pengalamannya selama bertahun-tahun.

Karya & Aktivitas

  1. Buku-Buku yang Ditulis:
  • Allah, Nabi Muhammad dalam Mimpiku (buku utama yang viral).
  • Beberapa catatan lain tentang mimpi, akhir zaman, dan kisah spiritual.
  1. Aktivitas Dakwah:
  • Sering diundang sebagai pembicara di pengajian, majelis zikir, dan kajian akhir zaman.
  • Fokus dakwah: Mengajak umat kembali pada Al-Qur’an, Hadis, dan cinta Nabi Muhammad.
  1. Media Sosial:
  • Memiliki pengikut di platform seperti YouTube, Facebook, dan Instagram, tempat ia membagikan cerita mimpinya.

Pandangan & Kritik

  1. Klaim Kontroversial:
  • Beberapa ulama meragukan validitas mimpinya, karena dalam Islam, mimpi biasa (bukan wahyu) tidak bisa dijadikan landasan hukum.
  • Ada kekhawatiran mimpi bisa disalahartikan sebagai “wahyu baru”.
  1. Respons Qasim:
  • Ia menegaskan bahwa mimpinya hanya pengalaman pribadi, bukan sumber syariat.
  • Tujuannya sekadar mengingatkan dan memotivasi umat, bukan membuat ajaran baru.

Visi & Misi Muhammad Qasim

  1. Visi:
  • Menyebarkan pesan cinta kepada Allah dan Nabi Muhammad melalui mimpi mimpinya.
  • Membangun kesadaran tentang kehidupan akhirat dan tanda-tanda kiamat.
  1. Misi:
  • Mengajak umat memperbanyak shalawat dan mengikuti sunnah Nabi.
  • Memperingatkan bahaya dunia materialistik yang menjauhkan manusia dari agama.

Kehidupan Pribadi

  • Gaya Hidup: Dikenal sederhana dan menjauhi kemewahan.
  • Keluarga: Tidak banyak diungkap ke publik untuk menjaga privasi.
  • Rutinitas Ibadah: Mengaku selalu menjaga tahajud, puasa Senin-Kamis, dan membaca Al-Qur’an.

KETEGANGAN GLOBAL TERKINI KAITANNYA DENGAN PERANG DUNIA KE III

Bandungn 24 April 2025

Topik tentang Palestina dan potensi kaitannya dengan “Perang Dunia ke-3” sering muncul dalam narasi media dan opini publik karena ketegangan geopolitik yang tinggi, tetapi penting untuk membedakan antara fakta yang sudah terjadi dan prediksi atau spekulasi.

Berikut ini kronologis secara umum mengenai konflik di Palestina hingga ketegangan global terkini, disertai dengan penjelasan kenapa ada yang menyebutnya sebagai awal “Perang Dunia ke-3”:


🔥 Kronologis Utama Konflik Palestina Hingga Ketegangan Global Terkini:

1. Akar Konflik: Palestina – Israel (1948 – Sekarang)

  • 1948: Negara Israel dideklarasikan. Terjadi perang dengan negara-negara Arab, banyak warga Palestina mengungsi.
  • 1967: Perang Enam Hari – Israel menguasai Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur.
  • 1987 & 2000: Intifada (pemberontakan rakyat Palestina) pertama dan kedua.
  • 2006: Hamas menang pemilu di Gaza dan mengambil alih kekuasaan.
  • Konflik-konflik bersenjata terus terjadi hingga kini antara Israel dan kelompok seperti Hamas maupun Jihad Islam Palestina.

2. Serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas

  • Hamas melancarkan serangan besar ke Israel dari Gaza, menewaskan lebih dari 1.200 warga Israel.
  • Israel merespons dengan serangan besar-besaran ke Gaza, menyebabkan ribuan korban jiwa warga sipil Palestina.
  • Konflik ini menyebabkan ketegangan besar regional dan internasional.

3. Keterlibatan Negara-Negara Besar

  • Iran dituduh mendukung Hamas, Hizbullah (Lebanon), dan kelompok di Suriah serta Irak.
  • Amerika Serikat mendukung Israel, mengirim kapal induk ke Timur Tengah.
  • Rusia dan China menentang dominasi AS dan memperkuat hubungan dengan Iran dan negara-negara Muslim.

4. Ketegangan Regional Melebar

  • Serangan balasan Israel menyebar ke Lebanon (Hizbullah), Suriah, bahkan Irak dan Yaman.
  • Houthi (Yaman) menyerang kapal-kapal di Laut Merah.
  • AS dan Inggris melakukan serangan balasan ke Yaman.

🌍 Mengapa Disebut “Awal Perang Dunia ke-3”?

Sebutan ini muncul karena:

  • Pihak-pihak yang terlibat adalah kekuatan global: AS, Iran, Rusia, China.
  • Ada kemungkinan eskalasi konflik menjadi perang regional besar di Timur Tengah.
  • Terjadi koalisi tidak langsung:
    • AS + NATO mendukung Israel.
    • Iran + proksi (Hizbullah, Hamas, Houthi) + dukungan politik dari Rusia/China.

Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi atau bukti konkret bahwa ini adalah Perang Dunia ke-3. Ini masih berupa konflik regional berskala besar dengan dampak global.


🔍 Kesimpulan

  • Konflik di Palestina adalah konflik panjang yang bersumber dari kolonialisme, pendirian negara Israel, dan perebutan wilayah.
  • Ketegangan terbaru pasca serangan Hamas pada 2023 memicu keterlibatan negara-negara besar.
  • Banyak pihak khawatir ini bisa jadi pemicu perang dunia, tapi hingga sekarang, konflik ini belum berkembang menjadi perang global langsung antar negara adidaya.

KETEGANGAN GEO POLITIK

Saat ini, dunia menghadapi berbagai ketegangan geopolitik yang signifikan, meskipun belum mencapai skala Perang Dunia III. Berikut adalah perkembangan terbaru dari beberapa konflik utama:​

Konflik Global Terkini

1. Perang Rusia-Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina terus berlanjut dengan intensitas tinggi. Militer Rusia mengklaim telah menguasai kota Novohrodivka di Ukraina Timur, sementara Ukraina melancarkan serangan drone terbesar ke Moskow, menewaskan sedikitnya satu orang dan merusak puluhan rumah . Selain itu, Rusia mengklaim telah menewaskan 510 tentara Ukraina dalam pertempuran di wilayah Kursk .​

2. Ketegangan di Timur Tengah

Israel melancarkan serangan udara ke pelabuhan Hodeidah di Yaman, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 87 warga sipil. Serangan ini merupakan respons terhadap serangan sebelumnya oleh kelompok Houthi .​Bisnis.com

3. Perang Dagang AS-Tiongkok

Ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan Tiongkok meningkat dengan pengenaan tarif tinggi oleh kedua negara. Bank Indonesia memperingatkan bahwa perang dagang ini dapat memicu gejolak keuangan global dan memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia menjadi hanya 2,9 persen pada 2025 .​CNBC IndonesiaRCTI++1liputan6.com+1

4. Ketegangan di Asia Timur

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengirim persembahan ke Kuil Yasukuni, yang memicu kecaman dari Tiongkok dan Korea Selatan. Tindakan ini dianggap sebagai penghormatan terhadap masa lalu militeristik Jepang dan meningkatkan ketegangan diplomatik di kawasan .​

Tren Global

Menurut Institut Penelitian Perdamaian Oslo (PRIO), jumlah konflik bersenjata di dunia pada 2023 mencapai 59, tertinggi sejak Perang Dunia II. Meskipun jumlah negara yang mengalami konflik menurun dari 39 pada 2022 menjadi 34 pada 2023, jumlah kematian dalam pertempuran tetap tinggi, dengan sekitar 122.000 korban jiwa. Perang di Ukraina dan Gaza menjadi yang paling mematikan .​KOMPAS.com


🔎 Kesimpulan

Meskipun belum ada konflik yang mencapai skala Perang Dunia III, berbagai ketegangan dan konflik di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa situasi geopolitik saat ini sangat kompleks dan berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut. Penting untuk terus memantau perkembangan ini dan mendukung upaya diplomatik untuk mencegah konflik lebih lanjut.

AS AKAN SERANG HABIS HABISAN DI TIMUR TENGAH

Kamis, 27 Maret 2025

Berikut adalah beberapa perkembangan terkini:

Ketegangan di Suriah:

Normalisasi Hubungan Arab-Israel:

Aliansi Keamanan AS dan Israel:

Blokade Turki terhadap Israel di NATO:

Diskusi Diplomatik Terkini:

Perlu dicatat bahwa informasi di atas mencerminkan perkembangan hingga beberapa bulan terakhir dan situasi di Timur Tengah dapat berubah dengan cepat. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, Anda dapat menonton analisis pakar mengenai potensi aksi militer AS di Timur Tengah melalui video berikut:

Gambaran Kondisi Timur Tengah dari Mimpi Muhammad QASIM

60. TRIO KEDZALIMAN

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حیمِالسَّ لامُ عَلَیْكُمْ

07 Februari 2017, Pada 07 Februari 2017, aku (Muhammad Qasim) melihat mimpi bagaimana Israel sedang membangun sebuah gedung besar berwarna coklat di dalam area Palestina, dikarenakan hal tersebut umat muslim di Palestina menjadi sangat marah dan kemudian seluruh negara Arab juga menjadi marah, mereka berpikir bahwa “Kenapa Israel membangun gedung disana? Ini adalah tanah umat muslim!” kemudian umat muslim di seluruh dunia juga menyuarakan keberatan terhadap hal ini. Mereka mulai melakukan protes (demontrasi) menentang Israel. Tapi Israel tidak juga berhenti dan umat muslim juga tidak bisa melakukan apapun kecuali hanya menyuarakan protes saja. Saat aku melihat ini, aku (bergumam bahwa) “Jenis bangunan apa ini, yang telah membuat banyak muslim melakukan protes?”(Kemudian) aku pergi ke sebuah kendaraan jenis pesawat terbang untuk melihat bangunan tersebut. Saat aku bergerak mendekati, aku melihat banyak sekali muslim sedang melakukan protes dan Israel hampir menyelesaikan gedung tersebut. Kemudian ketika lampu-lampu dinyalakan dari dalam gedung, maka umat muslim menjadi semakin gencar melakukan protes. Namun tiba-tiba muncul sebuah ledakan sangat besar dari dalam pondasi gedung yang memberikan dampak amat sangat besar, hingga seluruh gedung berubah hanya dalam waktu semalam. Dan disebabkan ledakan tersebut, muncullah badai asap yang sangat mengerikan yang menyebar ke seluruh penjuru. Umat muslim dan keluarganya terkena efek dari badai asap tersebut, aku melihat laki-laki muslim, perempuan, dan anak-anak meninggal seketika dalam jumlah ribuan.Badai asap itu sangat amat besar dan pekatnya sampai-sampai cahaya matahari tak mampu menembus ke bumi, terasa seperti sebuah malam yang gelap gulita, dan dikarenakan badai gelap tersebut maka tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan diri atau mencari pertolongan. Aku tidak bisa bertahan untuk menyaksikan ini, jadi aku putuskan untuk mundur. Namun badai asap tersebut terus-menerus menyebar. Dan juga menyebar ke banyak negara, seperti Suriah, Mesir, Libya, Sudan dan masih banyak lagi. (Peristiwa) itu menyebarkan kerusakan yang amat sangat besar sampai aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata. Jutaan orang meninggal seketika, itu sangat mengerikan. Aku tidak bisa percaya akan terjadi seperti ini. Aku berkata ke diriku “Apa yang sebenarnya yang Israel Lakukan dan menyebabkan badai yang besar. Apa yang ada di dalam gedung itu yang membuat seluruh negara-negara Arab marah karenanya? Dan kapan badai yang mengerikan ini berakhir?”

MENGAPA MUHAMMAD QASIM MENYEBARKAN MIMPINYA

Bandung, 25 Maret 2025/1446 H

Mengapa Muhammad Qasim Menyebarkan Mimpinya? Penjelasan berdasarkan Al-quran dan Hadits

Topik yang akan kita bahas hari ini adalah tentang mimpi, terutama mimpi benar dari Muhammad Qasim bin Abdul Kareem dan arti mimpi dalam hidup kita. Banyak orang bertanya mengapa Muhammad Qasim bin Abdul Karim menyebarkan mimpinya? Dan mengapa sangat penting untuk menyebarkan dan menafsirkan mimpi-mimpi itu.

Aku telah melakukan penelitian tentang topik ini dan hari ini aku akan memberikan penjelasan singkat berdasarkan Al-quran dan hadist tentang mimpi Muhammad Qasim kepada semua orang.

Apabila hari kiamat semakin dekat maka jarang sekali mimpi seorang muslim yang tidak benar.

“Apabila hari kiamat telah dekat, maka jarang sekali mimpi seorang muslim yang tidak benar. Dan mimpi yang paling benar adalah mimpi seseorang yang paling jujur dalam perkataan. Nabi Terakhir Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam mengatakan: Ini karena kenabian dan pengaruhnya akan begitu jauh sehingga orang-orang beriman akan dibimbing oleh mimpi yang akan membawa kabar gembira atau membantu mereka untuk bersabar dan teguh dalam keimanan. (HR Muslim 4200)

Mimpi sejati adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian

Demikian pula hadits lain yang menyatakan bahwa mimpi yang benar adalah bagian dari kenabian, seperti yang dikatakan Nabi Terakhir Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam: “Mimpi yang benar adalah satu di antara empat puluh enam bagian kenabian.” (Bukhari 6472, Muslim 4201)

Mimpi memiliki makna khusus dalam Islam

Kisah Yusuf ‘Alaihissalam yang disebutkan dalam Al-quran membantu membuka mata dan menyadarkan orang-orang yang secara tidak beralasan mengingkari mimpi orang-orang beriman yang merupakan petunjuk. Sebaliknya, dalam Al-quran, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menceritakan mimpi seorang raja non-muslim Mesir pada zaman Nabi Yusuf ‘Alaihissalam, yang mimpinya menyelamatkan kerajaan dari malapetaka dan musibah besar. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan Raja berkata (kepada para pemuka kaumnya): “Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus; tujuh tangkai (gandum) yang hijau dan tujuh tangkai lainnya yang kering. Wahai orang yang terkemuka! Katakan padaku arti mimpiku jika kamu bisa menafsirkan mimpi. ” (Surat Yusuf 12:43)

Raja Mesir mengalami mimpi yang sangat menakutkan dan dia meminta penasihatnya yang paling berpengalaman untuk menafsirkan mimpi ini. Mereka semua berusaha keras tetapi tidak ada yang bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Salah seorang pembantu raja teringat akan Yusuf ‘Alaihissalam dan kemampuannya menafsirkan mimpi-mimpi semasa dia berada dalam penjara dan ia juga teringat pesan Yusuf ‘Alaihissalam untuk memberitahukan perihal dirinya kepada raja.

Maka penasihat raja itu mendatangi penjara dan bertanya kepada Yusuf ‘Alaihissalam tentang mimpi raja itu. Yusuf AS menafsirkan bahwa: “waktunya akan tiba di Mesir ketika tujuh tahun masa subur dan kemudian tujuh tahun masa kekeringan atau kelaparan”. Yusuf ‘Alaihissalam menyarankan mereka untuk disiplin menjaga penggunaan dan pendistribusian sumber daya di tahun-tahun sulit yang akan datang. Dia juga mengatakan bahwa setelah 14 tahun yang sulit ini, tanah Mesir akan subur kembali dan kekayaan serta gandum akan melimpah.

Raja sangat senang mengetahui bahwa Yusuf ‘Alaihissalam dapat menafsirkan mimpinya dan dia memerintahkan pembebasan dan mengangkat Yusuf ‘Alaihissalam untuk menduduki posisi sebagai Menteri Keuangan Mesir. Akhirnya Yusuf ‘Alaihissalam mengemban tanggung jawab atas hasil pertanian dan mengelolanya. Dia menggunakan dan mendistribusikan sumber daya dengan bijak. Dia juga menghemat sumber daya selama tujuh tahun masa subur dan menyimpan untuk tujuh tahun kelaparan berikutnya. Dengan cara ini, dia menyelamatkan kerajaan dari kesengsaraan dan musibah besar. Dari sini dapat diambil pelajaran bahwa melalui mimpi manusia dapat menyelamatkan hidupnya. Jangan lupa bahwa mimpi ini dilihat oleh seorang raja non-muslim!

Mimpi Muhammad Qasim mengingatkan kita tentang cobaan yang akan datang dan membimbing dengan cara terbaik untuk menghadapinya.

Dengan cara yang sama dengan mimpi raja Mesir di atas, kita melihat mimpi benar Muhammad Qasim bin Abdul Kareem. Mimpi tersebut adalah berkah istimewa dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mimpi-mimpi ini membimbing kita untuk dapat berfikir dan mempersiapkan diri dalam menghadapi masa-masa sulit. Mimpi-mimpi ini juga merupakan kabar gembira bagi umat dan memperingatkan tentang penderitaan yang akan datang dan juga tentang konspirasi orang-orang kafir melawan Islam. Mimpi Muhammad Qasim menunjukkan bahwa situasi akan segera memburuk dan kita harus melakukan perencanaan untuk mengatasi situasi itu.

Mimpi Muhammad Qasim penting untuk disebarkan

Menurut mimpi ilahi Muhammad Qasim, perang dunia ketiga akan terjadi di Timur Tengah. Sebagian besar orang, terutama muslim akan binasa. Untuk menghindari malapetaka ini, kita harus bersatu dan menyebarkan mimpi-mimpi ini guna melakukan persiapan dan perencanaan yang baik untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa. Jika kita tidak mempersiapkannya, sejumlah besar orang yang tidak bersalah akan menjadi korban keganasan perang. Melalui mimpi Muhammad Qasim diharapkan orang-orang menjadi sadar tentang apa yang harus dipersiapkan untuk melindungi diri. Oleh karena itu, menyebarkan mimpi Muhammad Qasim kepada orang lain merupakan pekerjaan yang sangat penting untuk dilakukan.

Menyebarkan mimpi Muhammad Qasim memberikan kesadaran akan masa sulit di masa depan

Pakistan adalah salah satu negara yang patut diperhitungkan untuk menyebarkan mimpi Muhammad Qasim. Mimpi ini tidak hanya akan membawa kesadaran di antara orang Pakistan tetapi yang jauh lebih penting adalah membantu meyakinkan pimpinan utama (Perdana Menteri) Pakistan, Panglima Militer, agar dapat menangani situasi yang akan terjadi di masa mendatang.

Kekacauan dan ketidakpastian terjadi di mana-mana termasuk di Pakistan. Ketika Panglima Militer mendengar cerita mimpi Qasim dengan cermat dan percaya padanya, maka Nabi Terakhir Muhammad Shallalllahu’alaihi Wa Sallam juga akan akan memberikan kesaksian kepadanya melalui mimpi dengan mengatakan bahwa mimpi Muhammad Qasim adalah benar dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Tidak ada alasan untuk menolak mimpi Muhammad Qasim

Muhammad Qasim adalah orang biasa yang merupakan umat dan pengikut Nabi Terakhir Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam. Dia telah menunggu mimpinya menjadi kenyataan selama 28 tahun terakhir. Sama seperti Nabi Yusuf ‘Alaihissalam menunggu dengan sabar selama bertahun-tahun dengan menanggung kesulitan dan masalah dalam hidupnya. Itu semua adalah kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada siapa saja yang dipilih-Nya untuk mendapatkan berkah khusus dan termasuk di antara orang-orang yang saleh.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Quran: “Dan demikianlah Kami berikan kepada Yusuf ‘Alaihissalam kekuasaan di negeri ini (Mesir); untuk tinggal di mana saja yang dia kehendaki. Kami melimpahkan rahmat kepada siapa yang Kami kehendaki, dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala bagi orang yang berbuat baik” (Surat Yusuf 12:56).

Gambaran singkat mimpi Muhammad Qasim berdasarkan Al-quran dan Hadist.

Banyak ulama yang tidak percaya kepada mimpi Muhammad Qasim dan mereka memilih untuk diam. Para ulama yang mengingkari mimpi Muhammad Qasim tidak berani mengambil keputusan atau, karena ketiadaan ilmu tentang mimpi yang disebutkan dalam Al-Quran dan Hadist. Hari ini kami telah membuktikan kepada anda berdasarkan Al-qur’an bahwa mimpi seorang raja non-muslim Mesir dapat menyelamatkan kerajaannya dari bencana dan cobaan.

Mengingat contoh Al-quran ini, tidak ada satu orangpun yang boleh mengabaikan mimpi Muhammad Qasim. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada para ulama untuk mempelajari dan mempertimbangkan mimpi Muhammad Qasim dengan hati-hati dan sabar sebelum memberikan penilaian atau mengeluarkan pernyataan apapun dengan terburu-buru. Mimpi-mimpi ini mengandung pesan yang sangat penting dari Allah Subhanahu WaTa’ala dan Nabi Terakhir Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam tentang Pakistan dan kebangkitan Islam dunia di masa depan.

Menolak mimpi Muhammad Qasim berarti menolak petunjuk yang ada dalam Al-quran dan Hadist tentang mimpi. Mimpi seperti ini sangat mungkin terjadi! Jangan biarkan opini yang terbentuk secara tergesa-gesa bertentangan dengan syariah dan hukum Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kesimpulan Akhir

Kita akan mengakhiri pembahasan kita dengan hadits Nabi Terakhir Muhammad Shallallahu”alaihi Wa Sallam di saat-saat terakhir hidup beliau. Hadits ini menyebutkan pentingnya mimpi seorang mukmin. Diriwayatkan bahwa ‘Abdullah bin’ Abbas Radhiallahu’anhu berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa Sallam menyingkap tirai, dan kepalanya dililit (diperban) dengan kain karena sakit yang akhirnya menyebabkan beliau meninggal dunia-lalu beliau Shallallahu”alaihi Wa Sallam bersabda: “Ya Allah, telah kusampaikan (tiga kali), sesungguhnya tidak tersisa lagi kabar kenabian kecuali mimpi benar yang dilihat atau diperlihatkan kepada seorang hamba”. Kemudian beliau Shallallahu”alaihi Wa Sallam menambahkan, “Ketahuilah, aku dilarang membaca Al-quran ketika ruku’ dan sujud, maka muliakanlah Rabb kalian dan ketika sujud maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena saat itu kemungkinan besar doa kalian dikabulkan” (Sunan-An-Nasai, 1108)

Permintaan dengan rendah hati kepada cendekiawan Muslim

Cendikiawan muslim yang kami hormati, Kami dari anak benua Indo-Pak, dengan rendah hati meminta anda untuk mempertimbangkan mimpi Muhammad Qasim bin Abdul Kareem, seperti yang diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-quran: “Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu. (surat Al-Hujurat; 6)

Dalam Surat Yusuf ayat ke-43 di atas, Allahﷻ juga menceritakan dengan jelas peranan mimpi sebagai peringatan dan juga kabar gembira bagi umat manusia terutama muslim dalam menghadapi berbagai cobaan hidup dimasa mendatang.

Jazakumullahu Khair, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai