Pernyataan Muhammad Qasim Bin Abdul Karim Bahwa Aku Bukan Imam Mahdi#IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 3 Juli 2022/1443 H

Saat aku (Qasim) mulai membagikan mimpiku, aku percaya dan hanya mengandalkan Allah. (Aku) memiliki keyakinan bahwa hanya Allah yang membantuku dan hanya Dia yang bisa menjadikan mimpiku menjadi kenyataan. Aku bersumpah dengan nama Allah, aku belum pernah mendengar atau membaca hadist apapun mengenai Imam Mahdi sebelum membagikan mimpi-mimpiku.

Dan kemudian orang-orang berkata kepadaku bahwa “Mimpi-mimpimu mirip dengan Al Mahdi.” Aku menghormati Al Mahdi, namun mimpiku tidak ada hubungannya dengannya. (Hal) Ini hanya karena tidak diperlihatkan padaku, atau (tidak) disebutkan dimana saja dalam mimpimimpiku. Aku hanya mencoba membagikan mimpi-mimpiku sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Aku tidak diperlihatkan siapa sebenarnya Al Mahdi dan aku bukanlah Al Mahdi. Dan juga aku tidak mau menjadi Al Mahdi.

Aku seperti orang-orang pada umumnya. Pengharapan dan kepercayaanku hanya kepada Allah. Pertolongan Allah tidak hanya untuk Al Mahdi. Aku harap anda mengerti. Aku selalu menyangkal kalau aku adalah Al Mahdi dan aku juga tidak ingin menjadi Mahdi, karena Allah dan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersamaku. Aku tidak butuh apapun (selain Allah) untuk menjadi sukses (berhasil).

Dan hanya Allah yang bisa merubah mimpi-mimpiku menjadi kenyataan bukan Imam Mahdi. Aku hanya berharap dan percaya hanya kepada Allah. Dan pertolongan Allah serta rahmat-Nya adalah untuk semua ciptaan-Nya. Dan bukan hanya untuk Al Mahdi.

Aku 100% hanya pria sederhana dan benar-benar tidak ada yang lebih dari itu. Aku hanya mencoba untuk membagikan mimpi-mimpiku, dan itu semua yang aku lakukan. Aku tidak mengaku menjadi apapun dan aku juga tidak akan pernah mengaku sebagai apapun. Jadi aku harap, itu sudah jelas semua.

https://muhammadqasimpk.org/muhammad-qasim-messages/

Trio Kedzaliman

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 2 Juli 2022/1443 H

Aku (Muhammad Qasim) melihat mimpi ini pada tanggal 16 Februari 2017 yang lalu. (Dalam mimpi itu) aku sedang berdiri di hadapan sebuah gedung putih sambil melihat bagaimana gedung tersebut didirikan. Aku merasa kagum dengan cara bagaimana gedung itu didirikan. Kemudian aku masuk ke dalamnya melewati sebuah aula sehingga aku sampai ke sebuah pintu. Aku memasuki pintu kamar tersebut dan terdapat dua orang lelaki sedang bercakap-cakap antara satu sama lain.

Salah seorang daripada mereka merayu kepada salah satunya agar mengangkatnya sebagai adiknya dengan ucapan berupa “Aku akan mematuhi segala arahanmu dan aku akan melakukan apa saja yang engkau minta, serta lihatlah; aku telah menyebarkan kerusakan di Kashmir sebagaimana apa yang telah dilakukan oleh Israel kepada Palestina. Aku lakukan semua itu semata-mata untuk membuatmu gembira.” Lelaki yang dirayu tadi tersenyum dan berkata, “Engkau telah mendapatkan kedudukanmu sebagai adikku.” Maka lelaki yang telah menjadi adik merasa sangat bahagia dan berkata, “Aku sama sekali tidak akan mengecewakan abangku.” Apabila aku (Qasim) menyaksikan hal itu, aku merasa terkejut dan berpikir “Siapakah gerangan orang-orang ini yang baru saja menjadi saudara?”

Kemudian sang kakak keluar meninggalkan kamar tersebut dan aku mengintip ke dalam untuk mengetahui siapakah sebenarnya sang adik daripada lelaki tadi. Aku melihat bahwa sang adik dari lelaki tadi adalah Perdana Menteri India. Aku merasa terkejut karena dia telah menjadi adik lelaki dari presiden Amerika saat ini, dan kini mereka akan bersama-sama menyebarkan kerusakan. Kemudian aku membuntuti presiden Amerika untuk masuk ke dalam sebuah kamar yang lain, dimana dia bercakap-cakap dengan seorang lelaki yang lain. Orang tersebut (ternyata) adalah Perdana Menteri Israel. Presiden Amerika berkata, “Kita telah menemukan seorang adik yang akan melakukan apapun yang kita perintahkan. Lihatlah karya yang telah dia lakukan, dia mengikuti sama seperti jejakmu.” Kemudian mereka tersenyum dan berkata, “Hari itu sangat dekat masa kedatangannya, hari dimana kita akan memerintah seluruh dunia.” Perdana Menteri Israel berkata, “Aku ingin berjumpa dengan adikmu.” Lantas mereka berdua keluar dari kamar tersebut.

Perdana Menteri Israel memanggil Perdana Menteri India dan berkata, “Tidak perlu lagi bersembunyi. Kita akan melaksanakan misi kita bersama.” Kemudian mereka bertiga saling berjabat tangan. Mereka berkata, “Sekarang kita pasti akan memusnahkan orang islam.” Setelah menyaksikan semua itu aku berkata “Orang islam masih tidur sedangkan musuh islam tengah bekerja siang malam sesuai makar mereka. Mereka (musuh-musuh islam) bersatu sedangkan orang islam akan mengalami huru-hara. Keadaan terburuk akan tiba tak lama lagi, Pakistan juga akan menderita.”

https://muhammadqasimpk.org/muhammad-qasim-messages/

Mimpi Mimpi Muhammad Qasim Bin Abdul Karim Berasal Dari Allah Subhanahu Wata’alla

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 23 Juni 2022/1443 H

https://youtu.be/JkFqhU9xdBc

Di mimpi tanggal 20 September 2015, Allah berfirman seperti ini kepadaku:
“Qasim, Qur’an adalah KalimatKu, dan jika seluruh setan, jin dan manusia berkumpul bersama, mereka tidak akan bisa membuat satu pun ayat. Dalam
arti yang sama mimpi-mimpi yang Aku telah tampakkan kepadamu, mimpimimpi itu dibuat olehKu dan bahkan jika semua setan, jin, dan manusia
berkumpul bersama, mereka tidak akan mampu membuat mimpi seperti itu,
dan tidak juga setan dapat memperlihatkan mimpi seperti itu kepada siapa
pun. Mimpi-mimpi ini adalah dari Allah Subhanallahu wa Ta’ala, Tuhan
Semesta Alam.”

Adzan Muhammad Qasim Ibn Abdul Kareem Menginspirasi Pemimpin Agama

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 23 Juni 2022/1443 H


اللہ الرحمن الرحیم

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Brarka tuhu

29 Maret 2022

Dalam mimpi ini saya melihat sebuah bukit kecil dan saya harus mendaki bukit ini dan mengucapkan Adzan (Azan). Saya juga ditemani oleh beberapa orang. Saat saya berjalan menuju bukit ini, awalnya saya bingung karena saya belum pernah melakukan ini, tetapi saya merasa bahwa saya telah diperintahkan untuk mengumandangkan Adzan. Jadi dengan ragu-ragu saya terus berjalan menuju bukit.

Ketika saya sampai di puncak bukit dan memulai Adzan. Ketika saya memulai dengan 'Allahu Akbar Allahu Akbar' Adzan saya tidak terdengar profesional (seperti Adzan yang dilantunkan di masjid-masjid yang memiliki nada bacaan yang indah). Tapi seiring saya terus membaca Adzan, mencapai bagian Ashadu an La Ilaha Illallah, Ashadu un namu hammadar Rasool Allah’ itu terus menjadi lebih baik dan profesional. Ketika saya melafalkan bagian 'Hayalas Salah Hayalal Falah' saya melakukannya dengan nada profesional seperti di masjid. Kemudian saya melihat bahwa lebih banyak orang beragama di bawah bukit mulai memperhatikan Adzan saya dan mereka tampak terkesan.

Saya akhirnya mengucapkan 'Allahu Akbar Allahu Akbar, La ilaha illAllah' dengan cara yang indah dan profesional, kemudian terlintas di benak saya bahwa akhiran Adzan ini terdengar seperti yang dilakukan ratusan tahun yang lalu di Mekah, ketika Adzan pertama terjadi di Mekah. Mimpi Berakhir

Walaikum Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Barakatuhu

https://muhammadqasimpk.org/muhammad-qasim-messages/

Misi Muhammad Qaim Bin Abdul Karim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 21 Juni 2022/1443 H


Muhammad Qasim telah diberi misi khusus oleh Allah dan Nabi terakhir Muhammad . Dan telah diperintahkan agar mimpi-mimpi ini disebarkan ke seluruh dunia.

Berita mimpi-mimpi ini akan menyebar ke seluruh dunia atas perintah Allah, dan seluruh dunia suatu hari akan bebas dari syirik.

https://muhammadqasimpk.org/muhammad-qasim-messages/

Tatkala Janji Allah Tiba Musim Panas 2003

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 21 Juni 2022/1443 H

https://youtu.be/xSVbsonW8yg

Aku telah melihat mimpi ini di musim panas 2003, Allah l berfirman, “Qasim sebelum tiba saatnya janji-Ku datang. Bahkan jika kau
mencelupkan tangan ke dalam emas maka ia akan menjadi debu. Tapi saat janji-Ku tiba, bahkan jika kau mencelupkan tangan- tanganmu ke dalam debu maka debu itu akan berubah menjadi emas dengan kehendak-Ku.”

Mencapai Qiyamah (Hari Pembalasan)2005

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 19 Juni 2022/1443 H

Mencapai Qiyamah (Hari Pembalasan)
2005

اللہ ال

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Barakatuhu

Muhammad Qasim menceritakan bahwa “ada mimpi indah di mana saya berniat untuk mengikuti jalan Nabi terakhir Muhammad . Ketika saya memimpikan tangga, saya selalu berpikir bahwa saya harus melihat bagian selanjutnya dari mimpi itu. Apa yang terjadi setelah aku menaiki semua tangga itu?

Kemudian pada tahun 2005 saya melihat mimpi bahwa saya keluar dari bumi/tanah dan saya menemukan diri saya di Maidan e Hashar (Hari Penghakiman). Dan tanah itu sangat murni dan sangat bersih dan tidak terlihat kotor atau buruk. Ada awan di langit dan hujan ringan dan cuaca yang sangat indah. Dan ketika saya bangun saya melihat bahwa wajah saya menghadap ke selatan. Pemandangannya begitu indah sehingga saya mulai memuji Allah SWT bahwa Anda sangat berbelas kasih sehingga Anda menciptakan cuaca ini. Kemudian saya melihat ke arah barat dan saya melihat bahwa dua orang berdiri di depan Arsy (tahta) Allah. Tinggi seseorang hampir menyentuh Arsy Allah dan orang kedua hanya setinggi lutut orang pertama. Seorang pria sangat tinggi dan satu pendek dan saya berkata bahwa "siapa orang ini yang tingginya sampai ke Arsy Allah? (Saya selalu berharap bahwa suara saya mencapai Arsh Allah) Dan kain kepalanya menggosok Arsh dari Allah dan dia bergerak sedikit dan karena itu Arsh bergerak sedikit. Dan saya berkata bahwa "betapa hebatnya orang ini sehingga Arsh Allah gemetar." Dan kemudian saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya akan mengikuti jejak orang jangkung itu dan mencapai Allah SWT. Ketika saya bangun saya memiliki perasaan yang luar biasa dan itu bertahan setidaknya selama satu bulan. Kemudian saya menyadari bahwa pria jangkung hanya bisa menjadi Nabi terakhir Muhammad dan pria pendek bisa menjadi Ibrahim AS.

Kemudian setelah sebulan Allah SWT memberi tahu saya dalam mimpi bahwa orang yang tinggi adalah nabi terakhir Muhammad dan orang yang pendek adalah Ibrahim AS dan Anda benar untuk berpikir begitu!

Walaikum Assalamu'alaikum wa Rahmatullahe wa Barakatuhu
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai