Misi Khusus Muhammad Qasim Dari Nabi Muhammad ﷺ

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 30 Maret 2022

2-04-2016

بسم اللہ الرحمٰن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Dalam mimpi ini, Nabi Muhammadﷺ berbicara kepadaku dengan sebuah perangkat seperti telepon. Suara Nabi Muhammadﷺ terdengar sangat lelah, lemah dan cemas. Nabi Muhammadﷺ berkata kepadaku: “Qasim, aku telah memanggil banyak orang tetapi tidak ada yang mendengarkanku. Aku sangat lelah sekarang. Aku tidak memiliki kekuatan lagi”. Aku menjawab: “Apa yang dapat aku lakukan untukmu? Aku ada disini untukmu”. Nabi Muhammadﷺ berkata kepadaku: “Qasim, aku ingin bertemu denganmu, ada pekerjaan yang sangat penting. Bisakah kamu datang menemuiku”. Aku menjawab: “Mengapa tidak, tapi aku harus mendapatkan paspor dan visa terlebih dahulu”. Lalu Nabi Muhammadﷺ berkata: “Baik, tapi lakukan semuanya dengan cepat.”

Aku pergi ke salah satu biro perjalanan dan dia memberitahuku bahwa pengurusan paspor dan visa membutuhkan waktu 3 hingga 4 bulan. Mendengar ini, aku berkata dalam hati: “Ini akan sangat terlambat. Nabi Muhammadﷺ telah menyuruhku untuk datang secepatnya”. Aku kembali dan memberi tahu Nabi Muhammadﷺ bahwa itu akan memakan waktu setidaknya 3 sampai 4 bulan.

Mendengar hal itu, Nabi Muhammadﷺ menjadi tertekan dan berkata: “Tunggu di sana, aku akan datang kepadamu.” Aku menjawab: “Sabar saja sebentar, aku akan datang sendiri. Anda sudah sangat tua dan lelah.” Lalu Nabi Muhammadﷺ mengatakan: “Tidak anakku, pekerjaan ini sangat penting dan tidak bisa ditunda lagi. Aku sangat menderita melihat umatku. Aku akan datang menemuimu”. Lalu aku merasa sangat kasihan padanya dan berkata: “Jika begitu datanglah, semoga Allahﷻ membantu dan memudahkan perjalananmu”. Pada saat yang sama, aku berdoa kepada Allahﷻ: “Ya Allahﷻ, tolonglah Nabi Muhammadﷺ dan mudahkan perjalanannya.”

Kemudian aku bergegas ke bandara untuk menjemput Nabi Muhammadﷺ agar beliau tidak terlalu lama menungguku. Tak lama kemudian, Nabi Muhammadﷺ tiba di bandara. Aku sangat senang melihatnya dan berlari ke arahnya. Nabi Muhammadﷺ juga sangat senang melihatku. Aku berkata kepada Nabi Muhammadﷺ: “Allahﷻ telah membawamu ke sini.” Lalu Nabi Muhammadﷺ berkata: “Ya, memang Allahﷻ sangat baik.” Aku membawa Beliau di mobilku dan kami pulang rumahku. Aku memiliki rumah kontrakan yang kecil dan penerangan yang kurang baik/redup.

Ketika kami sampai di rumah, Beliau duduk disampingku dan berkata: “Qasim, aku datang untuk tugas yang sangat penting. Tidak ada yang mendengarkanku, jika kondisi umatku masih tetap seperti ini, aku takut Islam akan berakhir. Semua orang sibuk dengan urusannya sendiri dan tidak ada yang peduli tentang Islamku. Aku ingin kamu melakukan pekerjaan ini untukku. Sampaikan semua mimpi yang telah ditunjukkan Allahﷻ kepadamu dan sampaikan pesanku kepada orang-orang. Aku punya sebuah alat yang dapat kamu pergunakan untuk menyampaikan mimpimu dan pesanku. Katakan kepada umat Islam bahwa Nabi Muhammadﷺ telah memberikan pesan ini: “Bagaimanapun Qasim, dia adalah umatku, dan aku tidak membedakan antara umatku. Islam akan bangkit dari Pakistan. Umatku tidak boleh memperdebatkan hal ini dan mereka tidak boleh berkelompok. Menjelang hari kiamat, Islam harus bangkit dengan Rahmat Allahﷻ dari suatu tempat. Tidak peduli dari mana Islam akan bangkit. Hal baiknya adalah, semua muslim akan bersatu kembali dan akan mendapatkan kejayaan mereka yang hilang. Islam akan dipandang dengan hormat di dunia lagi. Lalu apa yang salah dengan itu?”

Mendengar ini, aku berkata kepada Nabi Muhammadﷺ bahwa: “Betapapun sulit dan berbahayanya tugas ini, aku pasti akan melakukannya dengan pertolongan Allahﷻ. Gelombang kegembiraan mengalir di mata Nabi Muhammadﷺ. Dia memelukku erat-erat dan berkata: “Aku berharap dari Allahﷻ bahwa kamu tidak akan mengecewakanku”. Kemudian Nabi Muhammadﷺ menarik napas dalam-dalam dan berkata: “Ya Allahﷻ, terima kasih.”

Kemudian Nabi Muhammadﷺ mengatakan: “Qasim, ada peta dalam kotak ini dan kamu akan membangun Islam sejati di tanah ini dengan pertolongan Allahﷻ. Setelah itu, aku akan memanggilmu untuk menjumpaiku dan memberitahumu apa yang harus kamu lakukan selanjutnya.” Aku katakan kepada Nabi Muhammadﷺ: “Insya Allahﷻ jangan khawatir dan istirahatlah sekarang. Pekerjaan ini telah menjadi milikku dan aku akan melakukannya dengan pertolongan Allahﷻ”. Setelah itu, Nabi Muhammadﷺ mulai berdoa kepada Allahﷻ untuk menolongku dan juga keberhasilanku. Kemudian aku berkata dalam hati bahwa aku telah berjanji kepada Nabi Muhammadﷺ untuk melakukan pekerjaan ini, semoga Allahﷻ membantuku, karena aku tidak bisa melakukan ini tanpa pertolongan Allahﷻ.

Aku baca nama Allahﷻ (Bismillah) dan memulai pekerjaanku. Saat kubuka kotak pemberian Nabi Muhammadﷺ itu, ada perangkat seperti komputer dan peta di dalamnya. Dengan perangkat ini, aku akan mengirimkan mimpiku dan pesan Nabi Muhammadﷺ kepada orang-orang. Pertama,aku akan menyampaikan pesan ini kepada beberapa orang penting. Aku memberitahu mereka bahwa Nabi Muhammadﷺ telah memberiku pesan ini. Lalu mereka tertawa dan berkata: “Qasim, lakukan pekerjaanmu dan jangan buang waktu kami”. Aku sedikit kecewa mendengarnya, tapi kemudian aku berkata: “Tidak, aku telah berjanji kepada Nabi Muhammadﷺ bahwa aku akan melakukan ini untuknya. Lalu aku membuka peta untuk melihatnya. Disana ada peta wilayah Khurasan dan daerah sebelum Khurasan di bagian timur. Nabi Muhammadﷺ telah membuat peta lain yang mirip dengan Pakistan dan Nabi Muhammadﷺ menulis: “Jika kalian melihat Islam yang benar menyebar dari tanah sebelum Khurasan pada akhir zaman, maka bergabunglah, bahkan jika kalian harus berjalan tanpa alas kaki melalui pegunungan.”

Kemudian seorang pria mengirimiku pesan dan aku berbicara kepadanya secara rinci tentang pesan ini. Tapi dia tidak mengerti kata-kataku dengan baik. Aku berkata kepadanya: “Datanglah ke rumahku. Aku akan menunjukkan peta dan kamu dapat melihatnya sendiri”. Kemudian dia datang ke rumahku dan melihat peta itu dan berkata: “Ya, aku juga telah membaca dalam hadits bahwa ini bukanlah tanah Khurasan tetapi tanah sebelum Khurasan. Lalu dia berkata: “Sekarang aku mengerti apa yang harus aku lakukan. Jika ini adalah daratan, maka tentara dengan bendera hitam adalah tentara Pakistan. Aku katakan: “Tentara Pakistan adalah tentara terbaik di dunia dan mereka dapat menumpas semua serangan teroris.” Kemudian pria itu berkata: “Kita harus menyampaikan pesan Nabi Muhammadﷺ kepada tentara Pakistan. Kita harus menyelamatkan benteng terakhir Islam ini.” Aku katakan: “Kita harus cepat dan Nabi Muhammadﷺ juga berkata bahwa siapapun yang membaca pesanku harus menyebarkannya.”

Kemudian kami bekerja dan membentuk kelompok lalu mulai menyebarkan mimpi dan pesan ini dengan sangat cepat. Mimpi dan pesan Nabi Muhammadﷺ ini tersebar ke seluruh dunia dengan pertolongan Allahﷻ. Dan kemudian orang-orang besar yang pernah menerima pesan ini sebelumnya berkata: “Qasim, Kami seharusnya mempercayai kata-katamu dari dulu”. Setelah itu aku berkata kepada diriku sendiri: “Jika Allahﷻ tidak bermurah hati dan memberi pertolongan, maka ini tidak akan pernah terjadi.”

Jazakumullahu Khair

والسلام علیکم ورحمۃ اللہ وبرکاتہ

 

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

Kehancuran Mengerikan Oleh kekuatan Jahat di Pakistan Dan Negara-Negara Muslim

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 30 Maret 2022

https://youtu.be/fRFFYJcBlpk

07/07/2017

بسم اللہ الرحمن الرحیم

السلام علیکم!

Qasim berkata: Dalam mimpi ini aku berada di bawah tanah sebuah bangunan besar. Seseorang mendekatiku dan berkata kepadaku bahwa akan lebih baik bagiku untuk keluar dari gedung ini. Beberapa kekuatan jahat menyerang gedung kami. Tetapi aku memiliki pekerjaan yang belum selesai, jadi aku akan tinggal di sana.

Kekuatan jahat itu mengetahui bahwa di dalam gedung ini tinggal seorang pria yang akan mengalahkan semua kekuatan mereka di masa depan. Jadi mereka berencana untuk menghancurkan gedung itu sepenuhnya. Orang itu dan semua orang yang tinggal di dalamnya akan binasa. Setelah kekuatan jahat itu yakin sepenuhnya bahwa bangunan ini telah dihancurkan, maka mereka pergi dan aku dapat menyelesaikan pekerjaanku sementara itu.

Saat aku naik ke atas, bangunannya sudah hampir hancur. Aku berkata bahwa gedung ini rusak parah bahkan akupun tidak mengetahuinya. Aku keluar untuk melihat pasukan mana dan kemana mereka pergi sekarang. Aku mengikuti jejak mereka dan melangkah lebih jauh. Ketika aku melangkah cukup jauh, aku melihat ke belakang untuk melihat seberapa jauh aku telah pergi dan seberapa jauh jarak yang tersisa bagiku untuk mencapai kekuatan-kekuatan itu.

Di kejauhan aku melihat beberapa bangunan yang berdampingan. Tiba-tiba ada ledakan besar di gedung pertama yang intensitasnya sangat tinggi sehingga tercipta tekanan udara yang sangat kuat dan membuatku jatuh. Meskipun aku menutup telinga saat ledakan itu, tetapi aku masih mendengar suara keras yang menakutkan. Aku berkata: “jenis bom apa ini, karena dampak yang ditimbulkan sangat besar meskipun saya sangat jauh. Setelah itu keributan besar dimulai. Tiba-tiba terjadi ledakan kedua di gedung sebelah. Dan dampaknya bahkan lebih besar dari sebelumnya. Aku berkata: “semoga Allah mengampuni orang yang telah menyebabkan ledakan mengerikan ini dengan dampak yang sangat besar”. Banyak orang meninggal dan terdengar suara jeritan di mana-mana. Orang-orang yang selamat berlarian kesana kemari. Setelah melihat orang-orang itu, aku mengenali mereka dari mimpiku. Inilah orang-orang yang meminta bantuanku, kemudian aku mengirim mereka ke suatu tempat yang aman dengan perahu.

Kemudian ledakan ketiga terjadi yang jauh lebih parah dari dua yang terakhir. Dampaknya sangat besar sekali sehingga kali ini, aku terjatuh ke tanah dan telingaku berdengung sehingga tidak bisa mendengar apa pun untuk sementara waktu. Aku hampir tidak pulih dan ketika sadar, aku melihat sekeliling. Aku melihat mayat di mana-mana. Kekacauan menyebar ke segala arah dan yang selamat berlarian seolah-olah hari penghakiman telah tiba. Aku mengatakan pada diriku: “Qasim, kamu tidak dapat membantu mereka dalam keadaan seperti ini. Jadi lebih baik keluar dari sini sebelum sesuatu yang besar terjadi. Lalu aku lari dari sana. Dan di suatu tempat yang lain seorang pria menyerangku dengan belati dan dia sangat ahli. Aku berkata bahwa dia pasti dari kekuatan jahat itu. Aku menderita beberapa luka kecil tapi aku membunuhnya dengan Rahmat Allah.

Aku pergi ke suatu tempat tinggi yang aman untuk melihat seberapa banyak kerusakan yang telah terjadi. Aku berkata: “siapa yang melakukan ini dan bagaimana kita bisa melawan mereka?” Aku melihat kehancuran yang sangat hebat telah menyebar dan di luar pemikiranku dan kehancuran itu terus menyebar. Aku berkata lagi bahwa kehancuran ini hanya dapat diperbaiki dengan rahmat dan pertolongan khusus dari Allah. Dan mimpi itu berakhir di sana!

 

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

Rumah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku,

Bandung, 29 Maret 2022

https://youtu.be/h9PQ0SPfgUc

03/24/2017

بسم اللہ الرحمٰن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Muhammad Qasim melihat sebuah mimpi: Aku sedang melakukan perjalanan di kota untuk mencari rumah Nabi Muhammadﷺ namun aku melihat kegelapan ada di mana-mana. Kaum Muslim memiliki rumah yang kecil-kecil dan hampir rusak serta tidak ada penerangan. Sementara itu, gedung-gedung besar milik non-muslim memiliki banyak cahaya. Saat itu, aku sedang melakukan perjalanan jauh dan aku sampai di suatu tempat yang sangat jauh pula namun aku tidak mendapatkan tumpangan untuk sampai kesana.

Aku berkata: “Inilah kesempatan terbaik bagiku untuk menemukan rumah Nabi Muhammadﷺ. Kemudian aku melihat beberapa orang yang mengenaliku dan mereka bertanya kepadaku: “Qasim, kamu mau kemana?” Aku mengatakan kepada mereka: “Aku sedang mencari sebuah tempat di mana kita akan mendapatkan segalanya dan tidak akan ada lagi kegelapan. Tempat itu adalah rumah Nabi Muhammadﷺ yang telah hilang.

Mereka bertanya kepadaku: “Bisakah kita menemukan tempat itu?” Aku menjawab: “Ya, dari mimpiku, aku menemukannya.” Kemudian mereka mulai berjalan bersamaku lalu aku bertanya kepada mereka: “Mengapa kalian ikut denganku.” Mereka menjawab: “Kami percaya padamu dan kami juga ingin melarikan diri dari kegelapan ini.” Kemudian aku mengatakan kepada mereka: “Perjalanan ini akan sangat sulit dan melelahkan bagi kalian, dan kalian mungkin akan meninggalkan aku.” Mereka berkata: “Kami tidak akan lelah, dan kami tidak akan meninggalkanmu”. Aku berkata: “Baik, tapi jika kalian lelah maka jangan salahkan aku!”

Kemudian kami melakukan perjalanan agak jauh dan mulai putus asa karena tidak menemukan tempat yang kami cari. Lalu seseorang menunjuk ke suatu tempat dan berkata: “Kita harus pergi ke sana”. Kami mulai berjalan kesana dan sampai di pinggir kota. Lampu-lampu gedung menghilang dan kami berada dalam kegelapan total.

Aku katakan kepada mereka: “Hewan berbahaya apapun dapat menyerang kita kapan saja, ayo kita kembali”. Kemudian aku berpaling untuk melihat kota itu lagi dari belakang dan melihat cahaya terang nan indah dari satu tempat. Lalu aku berkata: “Akan sulit menemukan rumah Nabi Muhammadﷺ tanpa mesin.

Dalam perjalanan pulang, kami melihat seorang penjaga misterius. Aku berkata kepadanya bahwa aku pernah melihatnya di suatu tempat dan bertanya: “Apa yang kamu lakukan di sini?” Dia tidak menanggapiku tapi kukatakan setidaknya kita tidak sendiri. Tiba-tiba, aku melihat cahaya tajam dari tempat penjaga itu berada. Kami berbelok satu atau dua blok sampai kami mencapai sebuah taman. Taman itu dipenuhi dengan lampu-lampu yang mengagumkan dan indah.

Semua lampu berasal dari satu rumah kecil di tengah taman. Di pintunya tertulis: “Rumah Ibrahim ‘Alaihissalam”. Aku menjadi senang karena menemukan “Rumah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam.” Ketika aku membuka pintu, cahaya luar biasa terpancar dari dalam. Ada kamar-kamar kecil tetapi hanya cukup untuk kami duduk. Lalu aku berkata: “Rumah Nabi Muhammadﷺ jauh lebih besar dari ini dan kita harus menemukannya”. Seorang wanita berkata bahwa Ibrahim ‘Alaihissalam adalah sahabat Allahﷻ. Aku berkata: “Iya, kamu benar, tetapi kita harus keluar dari kegelapan ini”. Kemudian aku menemukan sebuah ruangan kecil dengan ruang kontrol di dalamnya yang menghadap jendela.

Aku menyadari bahwa rumah ini bisa terbang, lalu aku memberitahukan kepada yang lain bahwa kita bisa menggunakan ini untuk menemukan rumah Nabi Muhammadﷺ . Lalu aku menerbangkan rumah itu dengan sangat tinggi menuju ke arah kota yang lebih jauh. Lalu aku berkata pada diriku sendiri: “InsyaAllah (jika Allahﷻ menghendaki), dengan pertolongan-Nya kita akan segera sampai di sana. Kemudian kami terbang agak jauh dan mimpi itu berakhir di sana.

والسلام علیکم ورحمۃ اللہ وبرکاتہ

 

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

JANGAN PERNAH KITA DI GOLONGKAN KEPADA GOLONGAN YANG MURTAD,

Akidah, Ibadah dan Akhlaq

Bandung, 28 Maret 2022

An-Nur 24:55-55
(55) وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ كَمَا ٱسْتَخْلَفَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ ٱلَّذِى ٱرْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّنۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًاۚ يَعْبُدُونَنِى لَا يُشْرِكُونَ بِى شَيْـًٔاۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

(55) (55) Rabibin Anas pernah berkata mengenai ayat ini, "Nabi Muhammad saw berada di Mekah selama sepuluh tahun menyeru orang-orang kafir Mekah kepada agama tauhid, menyembah Allah tanpa menyekutukan-Nya sedang orang-orang yang beriman selalu berada dalam ketakutan dan kekhawatiran. Mereka belum diperintah untuk berperang. Kemudian mereka diperintah hijrah ke Medinah. Setelah perintah itu dilaksanakan turunlah perintah untuk berperang. Mereka selalu dalam ketakutan dan kekuatiran, tetap menyandang senjata pagi dan petang, dan mereka tetap tabah dan sabar. Kemudian datanglah seorang sahabat menemui Nabi dan berkata, "Ya Rasulullah apakah untuk selama-lamanya kita harus berada dalam kekhawatiran dan kewaspadaan ini? Kapanlah akan datang waktunya kita dapat merasa aman dan bebas dari memanggul senjata?" Maka Rasulullah saw menjawab, "Kamu tidak akan lama menunggu keadaan itu. Tidak lama lagi akan tiba waktunya di mana seseorang dapat duduk di suatu pertemuan besar yang tidak ada sepucuk senjata pun terdapat dalam pertemuan itu. Lalu turunlah ayat ini. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi. Akan menjadikan agama mereka agama yang kokoh dan kuat, dan akan memberikan kepada mereka nikmat keamanan dan kesejahteraan. Itulah janji Allah dan janji itu adalah janji yang pasti terlaksana karena mustahil Allah memungkiri janji-Nya selama mereka berpegang teguh kepada perintah dan ajaran-Nya. Memang janji itu telah terlaksana dengan kemenangan beruntun yang dicapai kaum Muslimin di masa Nabi saw dan di masa Khulafaurrasyidin dan sesudahnya. Di masa Nabi Muhammad, kaum Muslimin telah dapat menaklukkan kota Mekah, Khaibar, Bahrain dan seluruh Jazirah Arab. Sesudah Nabi saw wafat dan pemerintahan dikendalikan oleh para sahabat (Khulafaurrasyidin) mereka selalu mengikuti jejak Rasulullah saw dalam segala urusan. Dengan demikian kekuasaan mereka meluas baik ke timur, ke barat, ke utara, maupun ke selatan, maka tersebarlah agama Islam dengan pesatnya sehingga dianut oleh penduduk negeri-negeri yang berhasil dikuasai tanpa paksaan dan ancaman. Mereka benar-benar menikmati keamanan dan kesejahteraan. Pemerintahan Islam benar-benar telah menjadi kuat, disegani oleh kawan dan lawan. Allah telah mengingatkan kaum Muslimin yang telah sukses mencapai kemenangan, keamanan dan kesejahteraan itu dengan firman-Nya: Dan ingatlah ketika kamu (para Muhajirin) masih (berjumlah) sedikit, lagi tertindas di bumi (Mekah), dan kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Dia memberi kamu tempat menetap (Medinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki yang baik agar kamu bersyukur. (al-Anfal/8: 26) Demikianlah kaum Muslimin menjadi kuat dan disegani, menikmati keamanan dan kesejahteraan pada masa Khalifah Abu Bakar, Umar, Usman, sampai timbul pertentangan yang hebat antara kaum Muslimin pada masa pemerintahan Ali bin Abi thalib sehingga terjadi perang saudara antara sesama mereka padahal perang sesama Muslim itu sangat bertentangan dengan firman Allah: Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ali ‘Imran/3: 103) Dan firman-Nya: Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat. (Ali ‘Imran/3: 105) Semenjak itu terjadilah pasang surut dalam pemerintahan Islam. Pada satu waktu mereka jaya dan mulia dan pada waktu yang lain mereka lemah tak berdaya bahkan menjadi mangsa bagi kaum yang lain sesuai dengan keadaan dan kondisi mereka dalam mempraktekkan ajaran Islam, menaati perintah Allah dan Rasul-Nya, menegakkan keadilan dan kebenaran serta menjaga kesatuan umat agar jangan terpecah belah.

Mimpi Muhammad Qasim Untuk Imran Khan

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 26 Maret 2022

Mimpi Muhammad Qasim Untuk Imran Khan

4/11/2019

بسم اللہ الرحمن الرحیم

السلام علیکم

Muhammad Qasim berkata bahwa aku melihat dalam mimpi ini ada sebuah bangunan besar dan Imran Khan berada di dalamnya sedang melakukan beberapa pekerjaan penting. Aku juga ada di tempat itu tapi aku terkejut, bagaimana aku bisa berada disini dan dekat dengan Imran Khan. Lalu aku pikir ini adalah kesempatan bagus untuk memberi tahu Imran Khan tentang mimpiku. Namun aku tidak mendapat kesempatan sepanjang hari itu untuk menceritakan mimpiku kepadanya bahkan sampai malam hari.

Kemudian aku melihat bahwa sekarang sudah malam dan Imran Khan meluncurkan sebuah program. Kemudian aku katakan bahwa dia tidak akan berhasil seperti yang dia inginkan dan dia tidak dapat berbuat apa-apa karena dia melakukan syirik. Kemudian aku melihat bahwa program yang ingin dilakukannya tidak benar-benar selesai dan sisanya tidak dilakukan juga. Kemudian dia terlihat sangat lelah dan frustasi dan dia masuk ke kamarnya.

Setelah itu aku pergi ke sebuah ruangan dan melihat seorang pria di sana. Aku berpikir, sekarang sudah malam dan Imran Khan telah masuk ke kamarnya, bagaimana aku bisa bertemu Imran Khan? Lalu aku teringat cara yang lain, sebaiknya aku menceritakan mimpiku kepada pria ini dengan suara keras agar didengar juga oleh Imran Khan. Lalu aku mulai menceritakan semua mimpiku tentang Imran Khan kepada pria ini dengan suara yang keras .

Aku menceritakan semua mimpi tentang kesyirikan yang dilakukan Imran Khan dan kegagalannya. Kemudian aku melihat bahwa suaraku terdengar oleh Imran Khan dan dia mendengar semua cerita mimpiku. Ketika dia mendengar ini, dia keluar dari kamar dan bertanya-tanya siapa yang telah memimpikanku. Mimpiku berakhir di sini.

Jazakumullahu Khair, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Rencana Musuh Menghancurkan Turki, Arab Saudi Dan Pakistan

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 26 Maret 2022

https://youtu.be/P8BYvz3NrRg

Rencana Musuh Menghancurkan Turki, Arab Saudi Dan Pakistan

22/01/2017

بسم اللہ الرحمٰن الرحیم السلام

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Dalam mimpi ini, Muhammad Qasim melihat bahwa setiap negara diwakili oleh sebuah bangunan. Semakin besar negara itu semakin besar pula bangunannya. Amerika Serikat memiliki bangunan terbesar dan dilanjutkan dengan Rusia dengan bangunan terbesar kedua. Negara-negara Muslim memiliki menara yang berwarna putih sebagai pengganti bangunan dan aku hanya melihat tiga menara.

Dua menara saling berdekatan tetapi yang ketiga terletak agak jauh. Menara pertama memiliki bendera Turki dan lebih besar dari dua menara lainnya. Yang di sebelahnya berbendera Arab Saudi, sementara yang ketiga dan agak jauh berbendera Pakistan. Bersama dengan menara ketiga ada dua bangunan yang memiliki bendera Cina dan India.

Kemudian aku melihat para pemimpin non Muslim sedang membuat sebuah rencana. Mereka berkata satu sama lain bahwa: “Kami adalah orang-orang dengan bangunan terbaik dan kami memberikan kebebasan. Tetapi Muslim memiliki menara mereka sendiri dan mereka hanya percaya pada satu Tuhan bernama Allah. Mereka tidak menyembah Tuhan kita, dan menara itu menghancurkan kedamaian dan keindahan dunia. Jadi, kita harus menghancurkan ketiga menara ini agar bangunan kita tetap aman. Islam akan hancur total dan dengan demikian seluruh dunia akan menyembah Tuhan yang sama. Muslim harus menerima Tuhan kita dan kita akan membunuh mereka semua jika tidak menerimanya. Kita akan menguasai seluruh dunia dan melakukan apapun yang kita inginkan.”

Aku terkejut dan khawatir setelah mendengar rencana yang berbahaya ini. Kemudian aku melihat mereka mulai menghancurkan menara Turki dari dalam namun orang-orang tidak menyadarinya. Bangunan Rusia tepat berada di sebelah Turki. Ketika Rusia melihat Turki akan jatuh, mereka mencoba untuk menariknya dengan tali. Namun mereka melakukan ini hanya untuk keuntungan pribadi saja dan Turki tidak melakukan apa pun untuk menyelamatkan menara mereka. Kekuatan jahat kemudian mulai memutuskan tali Rusia.

Selanjutnya musuh kemudian menuju menara kedua yaitu Arab Saudi. Dengan sangat terkejut aku berkata pada diriku sendiri bahwa musuh bekerja begitu gigih dalam menyusun rencana mereka. Dan kami Muslim masih tertidur lelap. Kami tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan tiga menara. Dan kami juga tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan Islam.

Dan jika menara pertama dihancurkan, maka yang kedua juga tidak akan aman. Kemudian menara ketiga akan ditinggalkan sendirian. Jadi bagaimana mungkin menara ketiga bisa melawan ratusan bangunan sendirian?. Mimpi berakhir

Baca berita mimpi lainnya: Rencana Mengerikan Melawan Erdogan

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

مزید پڑھیے: طاغوتی طاقتوں کا طیب اردگان کو راستے سےہٹانے کا منصوبہ

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

Membangun Teknologi Masa Depan dengan Sumber Daya Berharga

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 26 Maret 2022

https://youtu.be/t08mqeTKaaU

9/02/2018

بسم اللہ الرحمٰن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Dalam mimpi ini, aku melewati sebuah tempat. Dalam perjalanan, aku melihat ke tanah dan beberapa rumput tumbuh di atasnya. Aku merasa bahwa di dalam tanah ini ada emas, permata, dan logam mulia lainnya. Ketika aku menggali tanah itu, aku menemukan sebuah benda seperti batu, namun ketika aku menghilangkan kotoran darinya, aku menemukan bahwa itu adalah emas.

Aku menjadi sangat bahagia dan terus menggali untuk menemukan lebih banyak emas, permata, dan logam mulia lainnya. Aku sangat bahagia dan berkata bahwa aku akan membuat mesin seperti yang aku lihat dalam mimpi dengan bantuan Allahﷻ. Lalu aku memasukkan semua temuanku dalam tas dan mulai berjalan. Sekarang aku akan mencari tempat di mana aku bisa melebur emas dan logam ini untuk membuat mesin.

Aku terus berjalan, kemudian aku melihat sebuah gedung di sebelah kananku. Aku berkata: “Mungkin aku bisa menemukan tungku besi di sana dan dengan itu aku bisa membuat mesin”. Ketika aku memasuki gedung, aku merasa bahwa gedung itu dikuasai oleh kekuatan jahat. Aku menjadi takut memikirkan ini dan berkata: “Jika seseorang melihatku, mereka pasti akan menangkapku. Tetapi aku tidak punya pilihan lain, aku harus masuk ke dalam gedung”.

Aku berkata: “Ketika Nabi Muhammadﷺ hijrah dari Mekkah ke Madinah, orang-orang kafir telah mengepung daerah itu, lalu Beliau membacakan beberapa ayat dari Al-Quran, dan orang-orang kafir tidak bisa melihatnya. Aku harus mencoba melakukan hal yang sama ”. Aku mencoba untuk mengingat tetapi tidak dapat mengingat ayat yang diucapkan oleh Nabi Muhammadﷺ itu. Kemudian aku langsung masuk ke dalam gedung. Cahaya di dalam gedung sangat redup sehingga jarak pandang hanya beberapa kaki saja. Aku mengucapkan nama Allah ﷻ dan mulai berjalan sambil membaca Surat Al-Ikhlas. Kekuatan jahat tidak bisa melihatku dan aku terus berjalan lurus ke dalam gedung dengan membawa banyak beban. Aku lelah tetapi aku tidak menyerah dan akan terus berjalan. Ini adalah bangunan besar yang sangat panjang dan aku terus menerus ketakutan karena memikirkan kekuatan jahat yang ada di sana.

Setelah mencapai satu titik, aku merasa telah berada diluar jangkauan kekuatan jahat. Aku sangat lelah namun kemudian aku melihat ke arah kiriku dan melihat sebuah tungku besi, beberapa plat, meja besi dan semua bahan yang aku butuhkan ada di sana. Aku berkata: “Ya! Inilah yang aku cari.” Aku meletakkan barang-barangku di sana dan setelah istirahat sebentar, aku mulai melihat tungku besi dan mencoba menyalakannya. Aku menghadapi banyak kesulitan karena situasi disana gelap. Aku melihat tungku itu lagi dan berpikir, tampaknya tungku ini tidak digunakan lagi selama bertahun-tahun. Batu bara ada di dalam tungku tapi aku baru menyadari bahwa tidak ada apa-apa di sana untuk menyalakan api di atas bara itu. Aku Berkata: “Jika aku tahu bahwa disini tidak ada pemantik api, setidaknya aku bisa membawa sebatang korek api”. Aku menjadi sangat lelah dan mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan yang sulit dan aku pikir itu akan mudah. Aku mencari sesuatu untuk menyalakan api dalam gelap.

Akhirnya, aku menemukan minyak dan batu. Aku menuangkan minyak ke atas bara api dan mulai menggosok batu-batu itu tetapi entah bagaimana mereka tidak juga terbakar. Tanganku terasa lelah karena memikul beban yang berat tadi, sehingga batu di tangan kiriku terjatuh. Aku bangkit dengan kemarahan dan berkata bahwa aku tidak ingin melakukan pekerjaan ini lagi. Aku sangat lelah namun masih banyak pekerjaan yang tersisa. Untuk saat ini, aku bahkan tidak dapat menyalakan api walaupun aku sudah mencoba melakukannya.

Melebur emas dan logam serta membuat mesin adalah pekerjaan yang sulit. Dalam kemarahanku, aku melempar batu kedua ke atas bara itu juga. Batu Itu menghantam batu pertama sehingga menyebabkan percikan besar dan batu barapun terbakar. Tetapi aku tetap berkata: “Aku tidak ingin melakukan pekerjaan ini lagi dan aku juga telah melakukan semua yang aku bisa”. Kemudian aku melihat sekilas jalan pulang dengan putus asa dan berkata: “Aku berharap tidak pernah memulai pekerjaan ini. Sekarang, bagaimana aku bisa kembali ke jalan yang jauh dan juga berbahaya ini? ” Kemudian, aku melihat ke sisi lain dan berkata: “Aku harus maju dan memeriksa, mungkin ada cara untuk keluar dari sini”.

Baru beberapa langkah aku berjalan, aku mendengar langkah kaki beberapa orang menuju ke arahku. Ketika aku menoleh ke arah kanan, aku melihat beberapa orang. Aku berhenti setelah melihat mereka dan berkata: “Siapa orang-orang ini?” Ketika aku melihat lebih dekat, aku melihat mereka mengenakan pakaian hitam dengan turban di kepala. Mereka berhenti di dekat tungku besi itu dan mengambil emas dan permata dari kantong serta meletakkannya di satu sisi. Kemudian mereka menyalakan api di tungku dan mulai melelehkan emas.

Aku terkejut dan berkata: “Apa yang mereka lakukan, ini adalah barang-barangku”. Tapi kemudian aku berkata lagi: “Mengapa aku harus peduli? Aku tidak akan melakukan pekerjaan ini lagi”. Aku tidak bisa melihat dengan jelas pekerjaan mereka karena gelap. Orang-orang itu membuat sesuatu dari emas yang dilelehkan. Seorang pria meletakkan dua barang yang terbuat dari emas di atas meja dan kemudian mulai bekerja kembali. Emas itu sangat bersinar dalam kegelapan. Aku berkata: “Apa yang dibuat orang-orang ini?” Ketika aku mendekat, aku menemukan dua roda gerigi emas dengan permata yang tertanam di permukaannya. Saat melihat itu, aku sangat terkejut dan bahagia sambil berkata: “Ini persis seperti roda gerigi yang ingin aku buat”. Ketika aku memeriksanya dengan cermat, aku menemukan roda gerigi itu dibuat dengan baik tetapi masih ada sedikit kekurangan. Pertama, aku pikir aku harus memberi tahu orang-orang ini untuk meningkatkan persneling. Tapi kemudian aku berhenti dan berkata: “Apapun yang dibuat dalam kegelapan ini sudah cukup. Aku seharusnya tidak mengganggu mereka, karena Allahﷻ telah memudahkan pekerjaanku. Setelah mereka membuat semua bagian ini, aku akan membuat mesin.

Saat sedang melihat persneling, aku mendengar suara langkah kaki seseorang. Aku kembali untuk melihat dan ternyata itu adalah Nabi Muhammadﷺ yang datang untuk menemuiku. Aku sangat senang melihatnya. Dari gaya berjalan Nabi Muhammadﷺ aku menyadari bahwa Beliau sudah sangat lemah dan itu membuatku sedih. Aku menyapanya dan Beliau membalas sapaanku. Aku berkata: “Lihat! orang-orang ini telah membuat roda gerigi ini dengan kerja keras. Betapa mereka bersinar dan permata di atasnya juga bersinar.” Nabi Muhammadﷺ sangat senang melihat mereka dan berkata: “Orang-orang ini bekerja sangat keras dan melakukan pekerjaan ini dengan baik. Allahﷻ akan memberi mereka pahala yang besar.”

Lalu aku berkata lagi: “Bisakah engkau memegang dan memeriksa kualitasnya?” Nabi Muhammadﷺ berkata: “Aku sangat lemah dan otot lengan kananku juga lemah. Roda gerigi ini cukup berat dan aku tidak sanggup mengangkatnya”. Aku berkata: “Jangan khawatir; segera setelah semua bagian dibuat, aku akan membuat mesin yang mampu memperbaiki lenganmu. Lenganmu akan normal kembali dan kamu juga akan mendapatkan energi bagi tubuhmu dan akan mampu untuk bekerja seperti dulu lagi”. Mendengar ini Nabi Muhammadﷺ menjadi sangat bahagia dan berkata: “Qasim! Semoga Allahﷻ menberimu lebih banyak pengetahuan”. Mimpi itu berakhir disana

والسلام علیکم ورحمۃ اللہ وبرکاتہ

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

Misi Untuk Menyebarkan Mimpi

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 25 Maret 2022

https://youtu.be/cI2pe2Bta3I

Februari 2018

بسم اللہ الرحمن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Muhammad Qasim mengatakan bahwa, aku melihat dalam mimpi ini bahwa kita tinggal di sebuah rumah. Aku telah melihat berkali kali rumah ini dalam mimpiku. Rumah itu sudah banyak yang rusak dan orang-orang mulai memperbaikinya.

Aku berada di dalam rumah dan sedang melakukan beberapa pekerjaan. Setelah menyelesaikan pekerjaan itu, aku berkata: “Aku harus melihat pekerjaan orang lain dan apa yang telah mereka lakukan.” Mereka semuanya juga bekerja tetapi aku tidak dapat bertemu dengan mereka karena pekerjaanku sendiri.

Lalu aku pergi untuk melihat orang-orang yang sedang bekerja dan mereka sedang mengecat rumah, kemudian memperbaiki dinding luar dan hal-hal lain. Mereka juga belum masuk karena sibuk di luar. Aku berdiri dekat pintu dan melihat orang-orang ini dari pintu itu. Mereka sibuk dengan pekerjaan mereka, namun aku melihat masih banyak pekerjaan yang tersisa. Mereka akan menyelesaikan bagian luar terlebih dahulu kemudian mereka akan masuk ke dalam. Mereka mungkin butuh beberapa saat lagi.

Lalu aku keluar, mereka senang melihatku dan aku mulai berjabat tangan dengan mereka. Aku memberitahu mereka bahwa aku sibuk dengan pekerjaan penting dan baru punya waktu sekarang untuk melihat kalian. Mereka mengatakan: “Jangan khawatir, kami juga bekerja di sini.” Kemudian kami mulai berbicara tentang pekerjaan kami dan mimpi itu berakhir di sana.

۔والسلام علیکم ورحمۃ اللہ وبرکاتہ

 

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai