Dajjal Mengirim Badai Mengerikan Ke Negara Muslim

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

19/08/2017

بسم اللہ الرحمن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Muhammad Qasim berkata, dalam mimpi ini, aku berada di atap sebuah rumah yang sangat besar. Rumah itu terletak di antara beberapa rumah kecil tempat aku dan beberapa muslim lainnya tinggal. Ada juga rumah yang lebih kecil di sebelah kananku dan tidak terlalu kokoh. Semua rumah ini adalah milik umat muslim. Dari kejauhan aku bisa melihat dua bangunan besar yang dikelilingi oleh beberapa rumah besar dan rumah kecil yang juga ditempati oleh umat muslim. Dan disana ada juga gedung-gedung tinggi yang besar.

Dari atap rumah ini aku bisa melihat juga beberapa orang sedang membuat pesawat yang agak besar. Mereka memperbaiki satu mesin dan membiarkan mesin yang lainnya. Aku bingung, mengapa ada orang yang mencoba menerbangkan pesawat dalam kondisi seperti itu. Aku pikir pesawat itu mungkin akan jatuh dan menabrak sesuatu jika diterbangkan dan akan menyebabkan banyak kerusakan. Persis seperti yang kuduga, ketika pesawat lepas landas, pesawat itu lepas kendali lalu berbelok sedikit dan akhirnya langsung jatuh di dekat rumahku. Aku sangat ketakutan karena ledakannya begitu besar sehingga membuatku menunduk karena shock dan aku harus mengumpulkan keberanian untuk bangkit kembali. Pesawat itu menabrak rumah di sebelah rumahku. Rumah itu terbakar dan menyebar ke rumahku sehingga sebahagian dinding rumahku ikut terbakar.

Orang-orang di rumahku bertanya: “Siapa yang melakukan hal seperti ini.” Ketika aku melihat ke arah pesawat itu lepas landas, aku melihat Dajjal (Antikristus) disana sedang berdiri di atas atap sebuah rumah. Aku kaget dan bingung, mengapa dia ada disana? Dia sepertinya melakukan sesuatu yang aneh. Dia menggunakan kekuatannya untuk menyatukan angin dan awan sehingga terbentuk badai yang menakutkan. Lalu dia mengirim badai-badai itu ke tempat di mana terdapat beberapa rumah besar dan rumah kecil tadi.

Badai itu sangat menakutkan sehingga umat Islam merasa sangat ketakutan saat melihatnya. Badai berhenti di atas rumah-rumah itu sementara awan hitam, tebal dengan kilat dan angin kencang terus berputar-putar di atas atap rumah mereka. Seolah-olah badai tersebut akan menghancurkan segalanya. Awan gelap itu begitu besar hingga mencapai atap rumahku dan juga meneror setiap rumah muslim lainnya. Muslim dan cendekiawan muslim tidak ada yang berani untuk mengatakan apapun.

Kemudian, semua Muslim mulai berdoa kepada Alláhﷻ agar badai segera berhenti. Aku berkata: “Dajjal adalah pelaku dibalik keadaan ini semua dan lebih baik aku melakukan sesuatu yang praktis sekaligus membuat permohonan kepada Allahﷻ.” Aku melihat Dajjal sedang menengadah ke langit dan memikirkan sesuatu. Aku bertanya-tanya, apa yang dia lihat dan apa yang ditunggu. Kemudian, Dajjal mengangkat kedua tangannya ke langit dan mulai melakukan sesuatu. Aku memutuskan untuk turun dari sana dan mencoba untuk mencegahnya. Saat aku akan pergi, hujan mulai turun. Dalam perjalanan turun, aku melihat langit-langit rumahku dipenuhi tetesan air. Aku berkata: “Apa ini? Air jatuh dari atap? Bahkan tidak ada satu lubangpun”. Kemudian aku melihat air mulai menetes dari langit-langit itu dan mulai menggenangi lantai.

Aku sangat takut dan berpikir: “Bagaimana mungkin ini bisa terjadi. Ini benar-benar akan menghancurkan rumah kita”. Aku kemudian melihat orang-orang mulai khawatir. Aku lalu kembali ke atap dan disana hujan juga sangat deras sehingga aku tidak dapat melihat apapun. Aku kembali ke tepi rumah dan melihat air telah memenuhi bagian dalam rumah dan mengalir dengan sangat deras. Aku merasa sepertinya dinding rumah akan hancur. Lalu aku melihat gerbang utama tertutup. Aku sangat kaget saat melihat kekuatan Dajjal dan berkata: “Aku harus membuka gerbang utama itu agar air bisa keluar dan tekanan air menjadi berkurang sehingga tembok tidak pecah.” Aku pergi ke lantai dasar dan melihat banyak orang yang sudah tenggelam. Aku berenang menuju gerbang utama namun air mendorongku kembali dengan paksa tetapi akhirnya aku berhasil membuka gerbang utama itu dan air mulai surut dan akhirnya habis. Kami semua selamat. Orang-orang kemudian berkata: “Qasim! Jika kamu tidak membuka gerbang utama ini, maka kami pasti akan tenggelam.”

Kemudian, beberapa tentara datang dan memperingatkan kami terhadap musuh yang akan menyerang rumah kami. Orang-orang menjadi tertekan dengan mengatakan: “Satu masalah telah diselesaikan dan sekarang masalah lain dimulai.” Tentara itu pergi dan aku memutuskan untuk mengikuti mereka agar dapat membantu mereka yang tidak bersalah. Aku berhenti sejenak dan menyadari bahwa aku membutuhkan amunisi untuk bertarung. Setelah menggeledah rumah, aku menemukan beberapa amunisi serta senjata besar dengan teropong dan seragam di satu ruangan. Aku melihat bagian belakang rumah rusak ringan dan ada rumah di sisi lain tembok ini.

Aku kemudian kembali dan melihat tentara sedang melawan beberapa orang musuh tetapi amunisi mereka sangat terbatas dan hampir habis, sementara musuh masih sangat kuat. Musuh-musuh itu memiliki strategi yang sangat kompak sehingga tentara berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Aku menyembunyikan diriku secara strategis dan melihat mereka melalui teropong. Aku bisa melihat menembus dinding dengan sangat jelas. Aku mengarahkan dan mengaktifkan senjataku dari balik dinding dan langsung mengenai musuh. Musuh itu jatuh dan tidak sadarkan diri. Aku terkejut dan memikirkan senjata macam apa ini? Aku mengaktifkan senjatanya beberapa kali lagi dan semua musuh lainnya pingsan.

Tentara melihatku dan mereka terkejut dengan senjata milikku dan berkata: “Senjata macam apa ini?” Aku berkata bahwa musuh-musuh itu sangat kuat dan hanya senjata ini yang dapat menghentikan mereka. Lalu kami pergi ke sebuah ruangan lain dan menemukan seseorang yang mengendalikan seluruh gedung itu. Setelah melihatnya, aku tahu bahwa dia adalah pembantu Dajjal. Aku menangkap orang itu dan meminta tentara untuk menahan dan menjaganya dengan hati-hati karena dia tahu dimana keberadaan pemimpinnya. Aku tidak memberitahu tentara bahwa Dajjal yang telah mengirim orang-orang itu.

Kemudian kami kembali dan tentara berkata bahwa musuh telah ditangani lalu semua orang menjadi bahagia. Mereka berkata: “Qasim mengalahkan semua musuh ini ketika kami tidak dapat melakukan apapun.” Orang-orang menjadi terkejut dan berkata: “Qasim, bagaimana cara kamu mengalahkan musuh? Darimana kamu mendapatkan senjata dan seragam ini, apakah kamu seorang tentara? ” Aku berkata: “Ya, aku adalah tentara Allahﷻ.”

Kemudian aku berpikir tentang Dajjal dan berkata bahwa ini baru permulaan.

Aku tidak pernah mendapat kesempatan untuk melihat seberapa banyak kerusakan yang disebabkan oleh badai petir itu dikarenakan hujan yang sangat lebat.

Hukuman Allah جل جلاله Dan Pencarian Tempat Yang Aman

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

05/10/ 2017

بسم اللہ رحمن الرحیم

اسلام علیکم

Qasim berkata, aku melihat mimpi ini pada 5 Oktober 2017. Aku sedang berada di sebuah tempat yang dikelilingi oleh rumah-rumah dan gedung-gedung. Aku merasa bahwa Allah جل جلاله berada tepat diatas kita, lebih dekat kepada kita daripada awan-awan. Aku merasakan bahwa Allah جل جلاله sedang sangat murka. Dengan suara yang keras dan mengerikan Dia mulai mengatakan hal-hal seperti ayat-ayat hukuman dalam Al Quran. Aku merasa bahwa Allah جل جلاله telah memberikan sebuah perintah kepada orang-orang untuk melakukan sesuatu namun orang-orang tidak mematuhi perintah-Nya, bahkan mereka tidak memperdulikan-Nya. Lalu Allah جل جلاله berkata: “Aku akan mengirimkan azab yang sama kepada kalian, sebagaimana azab yang dulu Aku kirimkan kepada orang-orang sebelum kalian yang tidak mematuhi seruan-Ku!”. Allah جل جلاله menyebutkan azab yang diturunkan kepada umat Nabi Luth ‘Alaihissalam dan berkata: “Apakah kalian telah melupakan azab-Ku!” Aku berkata: “Oh tidak, Allah جل جلاله telah sangat marah!”

Aku melihat orang-orang berlari kesana-kemari dengan panik, dan mencoba untuk menyembunyikan diri mereka. Allah جل جلاله berkata: “Aku mengetahui dimanapun kalian bersembunyi, dan tidak ada seorangpun yang dapat bersembunyi dari-Ku!” Lalu mereka mulai berlarian ke arah lainnya, dan Allah جل جلاله berkata lagi dengan kata-kata yang sama. Setelah melihat ini semua, akupun mulai berlari untuk bersembunyi, aku berkata: “Ini tidak baik, saat Allah جل جلاله menjadi marah, maka tidak ada seorangpun atau apapun yang dapat menghentikan azab-Nya. Lebih baik pergi menjauh dan mencari tempat yang aman.” Lalu aku melihat beberapa orang berlari di sampingku tapi aku tidak bertanya mengapa mereka berlari bersamaku.

Aku melihat sebuah tempat di kejauhan dan berkata: “Disana tampaknya bagus.” Kemudian aku duduk di sebuah pojokan dengan punggungku bersandar pada tembok. Orang-orang yang bersamaku duduk disampingku. Tempat ini tampak sangat damai. Aku masih dapat mendengar suara Allah جل جلاله, tapi suara-Nya terdengar sangat samar. Aku berkata: “Tempat ini aman, Allah جل جلاله tidak akan mengirimkan azab-Nya kesini.”

Kemudian aku melihat beberapa orang penting lainnya juga datang kesini. Mereka melihat kami duduk disini dan berkata satu sama lain: “Mereka bisa duduk disana dengan tenang? Ini artinya Allah جل جلاله tidak akan mengirimkan azab-Nya kesana.” Lalu aku mulai menanti dalam kekhawatiran, kapankah kemarahan Allah جل جلاله akan berakhir? Karena saat itu terjadi, aku memutuskan untuk pergi dari sini. Aku berpikir, nanti saat aku kembali, tidak ada yang tersisa dan semua hancur terkena azab Allah جل جلاله. Mimpi berakhir disini.

Jazakumullahu Khair,

Wassalamua’alaikum Warahmatullahi wabarakaatuh

Tentara Dajjal Mempersiapkan Perang Dan Ghazwatul Hind

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 10 Maret 2022

12-10-2017

بسم اللہ الرحمٰن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Muhammad Qasim berkata, aku melihat diriku sedang duduk di rumah kontrakanku yang sudah tua. Aku bersama beberapa orang berada di sebuah kamar ketika Allahﷻ mengirimkan mesin terbang untukku dan memberi pesan bahwa ada sebuah tempat di luar angkasa dan Allahﷻ memanggilku ke sana. Aku sangat senang bahwa Allahﷻ telah memberiku beberapa pekerjaan. Jibril ‘Alaihissalam datang ke rumahku juga dan aku melihatnya pergi ke ruangan dimana orang-orang duduk di sana.

Lalu aku naik mesin terbang itu dan dengan kecepatan penuh, aku pergi jauh dari bumi dan melewati sebuah tempat yang dipenuhi oleh kegelapan. Aku melihat ke belakang dan di sana juga gelap, tetapi aku tidak berhenti dan terus bergerak maju. Tiba-tiba, beberapa kekuatan jahat datang dan mengatakan: “Hentikan dia, karena jika dia mencapai tempat itu maka kita akan dihancurkan”. Lalu mereka menyerang mesin terbangku dan mesin itu hancur, tetapi aku selamat karena pertolongan Allah ﷻ dan tidak terjadi apapun padaku meskipun aku berada di luar angkasa.

Dengan rahmat Allahﷻ, aku dapat melayang dan terbang. Aku terus terbang menjauh dari dampak kehancuran itu. Kemudian aku berusaha untuk mengendalikan diri dan mencari cara untuk kembali ke bumi. Aku tidak mengetahui jalan kembali dengan jelas, namun aku memperkirakan saja jalannya dan pergi ke arah itu dengan menggunakan tanganku. Dengan sekuat tenaga aku terus melaju dengan cepat dan berkata: “Allahﷻ telah menyelamatkanku dan membuatku dapat terbang tanpa mesin, maka Dia pasti akan membimbingku ke jalan yang benar, dan aku akan langsung sampai ke bumi dan kemudian ke rumahku.” Aku terus terbang walaupun sedikit takut seandainya aku tersesat dan mungkin tidak akan pernah bisa kembali. Tiba-tiba aku melihat bumi dan aku menjadi sangat bahagia karena Allahﷻ telah membawaku kembali.

Sampai di rumah, Jibril ‘Alaihissalam masih duduk bersama orang-orang itu dan aku melihatnya sedang berbicara dengan mereka tentang diriku. Jibril melihatku dan aku mulai berkata dalam hati: “Mengapa Jibril ‘Alaihissalam memperhatikanku dan mengapa dia masih di sini? Aku datang dari jauh tapi dia masih di sini dan apa yang dia lakukan dengan orang-orang ini?” Setelah beberapa saat, Jibril ‘Alaihissalam pergi dari sana, orang-orangpun pergi dari sana juga.

Setelah kembali, aku tidak bertemu dan berbicara dengan siapa pun. Aku pergi dan duduk di ruangan lain dan mulai berpikir: “Mengapa Allahﷻ tidak memberitahuku bahwa ada bahaya disana, jika Allahﷻ memberitahuku, aku tidak akan pernah pergi ke sana. Aku sangat sedih dan berkata: ”Aku mengambil begitu banyak risiko dengan pergi sejauh itu dan aku menggunakan semua energiku tapi tidak mendapatkan hasil apapun. Seandainya aku tahu, aku tidak akan pernah melakukan perjalanan ini.” Kemudian aku mulai menjadi lemah.

Aku pergi ke suatu tempat dan bertemu dengan seorang pria yang ada diantara orang-orang yang ada di dalam rumahku dulu dan dia bertanya: ” Apa yang terjadi denganmu? mengapa kamu bersedih.” Aku berkata: ”Allahﷻ memberiku sebuah tugas yang tidak mampu aku lakukan. Aku terus menjadi lemah karena pekerjaan ini di luar kemampuanku.” Dia berkata: “Jangan putus asa, masa sulit ini akan berlalu juga dan kamu harus pergi ke dokter.”

Lalu aku pergi ke dokter dan dia memberiku resep dan berkata: ”Minum obat ini dan kamu akan kembali sehat.” Lalu aku kembali dan berpikir: ”Bagaimana aku bisa mendapatkan obat ini?” Kemudian aku pergi menjumpai orang yang menyarankanku ke dokter dan menunjukkan resep itu kepadanya. Dia berkata: “Aku tahu bagaimana mendapatkan obat ini, dan aku akan mendapatkannya untukmu” Kemudian aku pergi ke tempat lainnya dan melihat seorang pria sedang membuat rumah. Dia juga melihatku dan aku berkata kepadanya bahwa aku berharap bisa memiliki rumah seperti ini juga.

Kemudian aku bertemu orang kedua dan dia juga dari orang-orang yang berada dirumahku waktu itu dan dia berkata: “Qasim, kami sedang membangun rumah untukmu.” Aku terkejut dan berkata dalam hati: ”Mereka membangun rumah untukku? di mana dan mengapa? ” Lalu orang itu membawaku ke suatu tempat dan orang-orang dari rumahku itu semuanya ada di sana. Aku berkata: ”Ini adalah orang yang sama yang ada di rumahku sebelum aku melakukan perjalananku. Mengapa orang-orang ini melakukan semua ini untukku? Bagaimana mereka tahu bahwa aku menginginkan rumah?”

Orang-orang itu bekerja dengan tulus dan penuh keikhlasan. Aku berpikir bahwa apakah mungkin mereka menerima pesan dari Allahﷻ dan melakukan semua ini? Kemudian pria yang mencari obat untukku sampai disana dan setelah melihat obat itu aku berkata: ”Ini adalah multivitamin yang biasa dipakai ayahku.” Kemudian aku minum obat itu dan mulai mengawasi pembangunan rumah. Rumah itu agak kecil dan setelah selesai, aku berkata: “Rumah ini sangat kecil dan tidak akan cukup buat kita semua, dan juga tidak memiliki banyak ruang untuk berjalan, aku harus membangun rumah yang lebih besar.” Kemudian aku membayangkan rumah yang sering kulihat dalam mimpiku dan berkata: ”Lebih baik memiliki sesuatu daripada tidak sama sekali. Sekarang kami hanya mampu membangun rumah ini, namun jika Allahﷻ menghendaki, kami juga akan mampu membangun rumah yang lebih besar. Orang-orang ini telah bekerja sangat keras untuk membuat rumah kecil ini. ”

Aku masih berdiri di sana memikirkan semua ini. Kemudian seseorang mendekatiku dan berkata: “peperangan telah dimulai di tempat terkenal itu”. Aku berkata: “Bagaimana mungkin?” Dia berkata: “Semua ini terjadi secara tiba-tiba, kamu bisa pergi melihatnya sendiri.” Ketika aku melihatnya melalui televisi, aku benar-benar melihat peperangan itu telah dimulai di sana dan terus menyebar. Kekacauan dan peperangan ini telah penyebabkan bencana besar. Aku mengatakan bahwa keadaan ini akan terus menyebar.

Orang-orang yang bekerja denganku mulai bekerja lebih keras lagi. Dan mereka memberi tahu orang-orang bahwa semua akan terjadi persis seperti yang dilihat Qasim dalam mimpi. Aku terkejut melihat semua ini dan berkata bahwa orang-orang ini sangat jujur dalam melakukan semua pekerjaan ini. Mereka menyampaikan pesan kepada orang-orang dan menyuruh mereka bersatu agar kehancuran negara muslim dapat diminimalisir. Banyak orang yang duduk dan mendengarkan serta percaya kepada mereka.

Aku berkata bahwa aku harus pergi ke sana sendiri dan melihat apa yang terjadi. Ketika aku sampai disana, peperangan hebat antara muslim dan non muslim sedang berlangsung. Aku tidak mengerti apa yang harus aku lakukan. Muslim mengalami banyak kerugian.
Aku mengumpulkan keberanian untuk maju dan menuju ke sebuah area yang terbuka. Aku terkejut dengan apa yang kulihat, dimana tentara non-muslim sudah bersiap-siap di sana. Lalu aku berkata bahwa ini adalah tentara yang sama yang aku lihat dalam mimpiku. Saat pasukan non muslim menghancurkan Turki, Arab Saudi dan akan menuju Pakistan.

Ada banyak helikopter, pesawat tempur, dan pasukan darat di sana dan aku merasa bahwa tentara ini adalah tentara Dajjal. Setelah melihat semua ini, aku berkata bahwa kami muslim tidak cukup kuat untuk melawan tentara ini. Aku berbalik arah dan kembali kepada orang-orang itu untuk menceritakan semuanya. Tentara non muslim sudah siap perang dan inilah saat orang non muslim menghancurkan negara-negara muslim. Mereka kemudian berkata bahwa kita tidak punya banyak waktu. Orang-orang itu terus berusaha menjangkau lebih banyak orang dengan pesan tersebut dengan mengatakan bahwa orang-orang non muslim sedang merencanakan serangan besar-besaran terhadap kita dan kita harus bersatu dan berusaha menghindari malapetaka yang lebih besar.

Pakistan akan memainkan peran besar dalam perang ini dan perang Ghazwatul Hind juga sudah di depan mata. Kali ini aku melihat beberapa orang terkenal duduk dan mendengarkan mereka dengan seksama.

والسلام علیکم ورحمۃ اللہ وبرکاتہ

Siapa Dan Dimana Yakjuj & Makjuj Serta Kapan Mereka Muncul

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 9 Maret 2022

بسم اللہ رحمن الرحیم

Assalamua’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

Aku telah melihat Yakjuj, Makjuj dan Isa ‘Alaihissalam berkali-kali dalam mimpiku. Berikut ini ringkasan mimpi yang aku lihat tentang Yakjuj dan Makjuj.

Yakjuj dan Makjuj memiliki dua warna yang bernuansa hitam dan putih. mereka terlihat seperti gorila besar dan seluruh tubuh mereka ditutupi oleh rambut. Aku tidak dapat memperkirakan tinggi tubuh mereka secara pasti karena sangat bervariasi, tetapi aku dapat mengatakan dengan jelas bahwa mereka jauh lebih tinggi daripada rata-rata tubuh manusia. ini hanya contoh dan Allahﷻ lebih mengetahui. Yakjuj dan Makjuj memiliki kekuatan, stamina, dan kecepatan yang luar biasa dan mereka berlari dengan dua kakinya, namun ketika mereka ingin melompat ke udara, mereka akan menggunakan keempat anggota geraknya (sepasang lengan dan kaki). ini adalah gambaran paling dekat yang bisa aku sampaikan kepada anda sebagaimana yang aku lihat di dalam mimpi.

Aku tidak begitu yakin dengan lokasi spesifik Yakjuj dan Makjuj karena Allahﷻ lebih mengetahuinya. Namun gambaran yang kulihat sepertinya mereka berada di Caucasus di sekitar ngarai Dario atau pegunungan yang berbatasan dengan Kazakhstan dan Uzbekistan atau mereka berada di suatu tempat di utara Rusia. Namun aku melihat bahwa gunung itu sangat tinggi, curam, dan sangat sulit untuk didaki. Untuk memberikan ilustrasi yang jelas, aku akan membandingkan gunung ini dengan gunung Naga Parbat di Pakistan yang dijuluki gunung pembunuh, karena sangat sulit untuk didaki.

Yakjuj dan Makjuj tinggal di sebuah aula besar di bawah tanah dengan langit-langit tinggi yang tidak bisa mereka panjat. Untuk sampai ke aula ini, ada lubang di atas gunung yang mengarah ke terowongan besar yang akhirnya mengarah ke tempat tinggal mereka. Allahﷻ lebih mengetahui tentang perkiraan ukuran tempat tinggal mereka. ini hanya contoh dan tidak boleh dipastikan kebenarannya. Aula tempat Yakjuj dan Makjuj tinggal memiliki lubang di langit-langit sehingga mereka memiliki akses untuk oksigen dan sinar matahari.

Aku tidak pernah melihat apa yang mereka makan atau minum, tetapi ada sesuatu yang lebih menarik yang ada dalam mimpiku adalah bahwa Yakjuj dan Makjuj telah melukis karikatur wajah manusia di dinding aula mereka dan mengajarkan keturunan mereka tentang manusia yang telah memenjarakan mereka di sana serta untuk membalas dendam dan menanamkan kebencian yang berlanjut dari generasi ke generasi.

Dalam mimpiku, aku melihat bahwa Yakjuj dan Makjuj akan menyebabkan kerusakan dan kekacauan ketika mereka keluar dari gua mereka dan mereka akan kembali ke rumah mereka untuk jangka waktu empat atau enam bulan. Selama jangka waktu inilah Zulkarnain (semoga Allahﷻ merahmati beliau) menjebak Yakjuj dan Makjuj dengan dinding besi.

Dalam mimpi, aku telah melihat bagaimana konstruksi tembok ini dibangun oleh Zulkarnain “Alaihissalam dan para pembantunya. Pertama, Zulkarnain memblokir jalan kecil seperti lorong pada bagian dalam yang mengarah ke aula Yakjuj dan Makjuj, setelah itu ia mulai bekerja pada bagian luar. Dalam proses ini, dia membutuhkan waktu 6 bulan. Pada masa itu belum ada derek atau alat berat jenis apapun untuk membantu meringankan pekerjaan itu, begitu juga dengan alat pelindung, sehingga pekerjaan ini sangat beresiko. Mereka mengisi dasar gunung dengan lelehan besi lalu menuangkan juga lelehan tembaga dari puncak gunung agar semua celah yang tersisa dapat terisi dengan sempurna. Ini adalah tugas yang sangat sulit untuk dilakukan mengingat gunung itu sangat tinggi dan terjal.

Aku belum pernah melihat wajah Zulkarnain “Alaihissalam, karena aku memperhatikannya dari kejauhan, tetapi dapat kukatakan bahwa dia memakai baju berwarna abu-abu saat mengerjakan pembangunan dinding besi tersebut. Dinding itu berwarna seperti tembaga dan ada karatan di sekitarnya karena itu terdiri dari besi dan tembaga.

Setiap hari Yakjuj dan Makjuj mencoba menghancurkan tembok besi yang dibuat oleh Zulkarnain “Alaihissalam ini sebagai upaya untuk melepaskan diri. masing-masing dari mereka secara bergiliran mendobrak dinding tetapi tidak berhasil, namun mereka telah mematahkan penghalang yang menuju pintu masuk terowongan kecil. Aku juga telah melihat bahwa dinding luar sekarang ditutupi oleh ekosistem alami seperti lumpur, rumput dan pohon-pohon tumbuh pada bagian luar dinding, sehingga sangat sulit untuk menemukan dinding itu.

Beberapa minggu sebelum Yakjuj dan Makjuj keluar, perang terburuk umat manusia terjadi dengan Dajjal dan hampir semua amunisi habis dalam perang itu. Ketika Yakjuj dan Makjuj keluar, manusia tidak memiliki senjata berat apapun untuk melawan mereka.

Dalam satu mimpi aku pergi bertarung dengan orang yang sangat kuat dan keras kepala. Namun sebelum pergi aku menjumpai keluargaku dan beberapa orang lainnya dalam sejenis kereta yang sangat canggih. Aku mengatakan kepada mereka “Tunggu aku di sini dan ketika aku kembali maka kita akan meninggalkan tempat ini untuk selamanya dan bergabung dengan Isa ‘Alaihissallam”. Lalu aku pergi bertarung dengannya, dan dengan bantuan Allahﷻ aku dapat menundukkan orang yang sangat kuat dan keras kepala itu. Lalu aku mendengar suara Nabi Terakhir Muhammadﷺ yang mengatakan: “Qasim, Yakjuj dan Makjuj telah keluar, cepat kembali karena ketika Yakjuj dan Makjuj keluar mereka akan menyerang tanpa henti”.

Aku telah melihat yakjuj dan makjuj berlari dengan dua kaki dan juga melihat mereka bertumpu dengan keempat anggota geraknya, terutama pada saat mereka akan melompat ke langit.

Aku sampai di kereta dengan sangat cepat. Ketika sampai di sana aku melihat situasinya baik-baik saja, lalu aku katakan kepada orang-orang bahwa kita semua harus berjaga-jaga dan hati-hati karena Yakjuj dan Makjuj telah keluar. Mereka dapat menyerang kereta kita kapan saja. Aku mulai menjalankan kereta kemudian naik ke atas atap kereta sehingga apabila Yakjuj dan Makjuj menyerang, maka aku bisa membunuh mereka dengan Cahaya Allahﷻ. Ketika dalam perjalanan, empat atau lima Yakjuj dan Makjuj berwarna putih menyerang kereta kami. Aku melihat mereka sepertinya baru turun dari langit. mereka menyerang dengan jeritan tajam yang menakutkan dan dengan sangat cepat. Aku langsung melempar Cahaya Allahﷻ dan mereka mati di udara.

Dalam salah satu mimpi, aku melihat Yakjuj dan Makjuj berlari dengan sangat cepat lalu membuat lompatan kecil dan dilanjutkan dengan lompatan besar yang membawa mereka naik ke langit dan mencapai ketinggian yang sangat tinggi. Aku tidak yakin seberapa tinggi mereka dapat melompat, tetapi dapat kukatakan bahwa ketika aku sedang menunggu serangan mereka, aku melihat mereka menyerang dari langit yang berada di belakang awan yang paling rendah. Allahﷻ lebih mengetahui jika itu awan cumulus atau stratus. Ketika Yakjuj dan Makjuj naik ke langit, mereka menyerang dengan sangat cepat sehingga tidak ada yang bisa menyelamatkan diri.

Cara terbaik untuk membunuh yakjuj dan makjuj yang aku ketahui adalah dengan menyerang ketika mereka berada di udara karena gerakan mereka sangat terbatas. Pada saat mereka berada di daratan, mereka dapat bermanuver dengan kecepatan tinggi dan tubuh mereka juga sangat kuat serta memiliki banyak kekuatan di lengan dan kaki yang mereka manfaatkan sebagai senjata. Aku belum pernah melihat Yakjuj dan Makjuj membawa senjata apa pun tetapi Allahﷻ lebih mengetahui apakah mereka akan menggunakan senjata atau tidak.

Sementara itu di dalam kereta, aku melihat beberapa orang dari kejauhan dan aku berhenti di sana untuk menaikkan orang-orang itu. Orang-orang yang bersamaku berkata, seharusnya aku tidak berhenti karena itu bisa berbahaya, tapi aku mengatakan bahwa mungkin aku bisa menyelamatkan beberapa orang lagi. Dan tepat ketika aku menghentikan kereta, kami diserang oleh Yakjuj dan Makjuj yang berwarna hitam. Karena pada saat itu adalah malam hari, maka aku kesulitan untuk menemukan mereka, tetapi aku bisa membunuh mereka semua dengan Cahaya Allahﷻ.

Orang-orang yang bersamaku selamat semuanya dengan Rahmat Allahﷻ dan tidak ada kerusakan pada kereta kami, tetapi orang-orang yang ingin aku selamatkan terbunuh. orang-orang berkata lagi: “Qasim, kamu akan membuat kami terbunuh saat mencoba menyelamatkan beberapa orang”. Lalu aku berkata: “Kamu benar, kita seharusnya tidak mengambil risiko”. Setelah kejadian ini, kami tidak berhenti di mana pun dan akhirnya dengan kemurahan Allahﷻ, kami mencapai Isa ‘Alaihissallam pada waktu subuh. Kami melihat Isa’ Alaihissallam turun ke bumi beberapa saat sebelum kami sampai di sana dan kemudian kami mulai tinggal bersama-sama dengan Isa ‘Alaihissallam.

Aku tidak pernah tahu bagaimana Yakjuj dan Makjuj hidup di dalam gua dan berapa lama mereka hidup atau berapa banyak jumlah mereka serta siapa yang membunuh mereka semua. Tetapi aku melihat bahwa Yakjuj dan Makjuj menghancurkan seluruh isi bumi ketika mereka keluar dan hanya sedikit orang yang selamat, namun Allahﷻ lebih mengetahui.

Jazakumullahu Khair, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara Lengkap

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 8 Maret 2022

بسم اللہ الرحمن الرحیم

السلام علیکم

Aku telah melihat Ghazwatul Hind dan Perang Dunia ke-3 berkali-kali dalam mimpiku.

Kelangsungan Hidup Islam

Perang ini dipaksakan atas Pakistan, dan kami membela negara kami dan Islam. Itu adalah perang terburuk melawan Islam dalam sejarah, bukan hanya perang untuk mempertahankan hidup Pakistan tetapi juga untuk kelangsungan hidup Islam. Karena sebelum perang ini, dua benteng utama Islam, Turki & Arab Saudi telah dihancurkan oleh kekuatan illuminati.

Pakistan adalah benteng terakhir Islam, jadi sangat penting membela Pakistan untuk menyelamatkan Islam.

Situasi Pakistan Sebelum Perang Ini

Sebelum perang ini, Allahﷻ menyampaikan berita mimpiku kepada Panglima Militer Pakistan, dan Nabi Terakhir Muhammadﷺ juga memberikan kesaksian tentang mimpiku bahwa Qasim tidak berbohong kepada siapa pun tentang mimpinya dan mimpinya adalah benar dari Allahﷻ. Setelah itu, tentara dan rakyat Pakistan mengambil langkah berani untuk menyelamatkan Islam dan Pakistan dan orang-orang yang sangat mencintai Pakistan mulai bekerjasama dan kami membersihkan Pakistan dari segala bentuk kesyirikan.

Sistem keadilan baru terbentuk dan seluruh dunia menjadi terkejut dengan sistem pemerintahan seperti itu, sehingga Pakistan mulai maju dan bersiap untuk perang.

Situasi Timur Tengah Selama Ghazwatul Hind

Kehancuran mulai terjadi di Turki dan Timur Tengah, dan kelompok teroris baru terbentuk di Timur Tengah. Pakistan tidak dapat terjun ke semua perang di Timur Tengah termasuk Turki karena sumber daya yang terbatas, tetapi Pakistan melindungi kesucian Mekkah dan Madinah.

Trik India dan Bendera Hitam Khurasan

Ketika Pakistan mulai maju, India mencoba menyerang Pakistan, tetapi Allahﷻ membantu Pakistan dengan pesawat tempur hitam yang kuat. Dalam mimpiku, pesawat tempur hitam ini sangat kuat dan beragam, dan dunia belum pernah melihat teknologi seperti itu sebelumnya. Setelah melihat pesawat tempur hitam itu, India tidak berani lagi untuk menyerang Pakistan.

Kemerdekaan Kashmir

India terus melakukan kekerasan terhadap muslim Kashmir, sehingga Pakistan memutuskan untuk membebaskan Kashmir menggunakan pesawat tempur hitam ini. Dengan sedikit perlawanan, Pakistan membebaskan Kashmir. India tidak berani melawan Pakistan karena kemampuan tempur pesawat hitam yang sangat canggih ini.

Perkembangan Pakistan dan Persiapan Ghazwatul Hind Dan Perang Dunia III

Karena pesawat tempur ini, India tidak berani untuk menyerang Pakistan, sehingga terbuka kesempatan bagi Pakistan berkembang dan bersiap untuk perang. Namun di sisi lain, India dan sekutunya, kelompok teroris lain, dan kekuatan utama dunia sedang mempersiapkan perang melawan Pakistan.

Setelah melihat pesawat tempur hitam ini, muslim dari seluruh dunia datang ke Pakistan untuk memuliakan Islam dan bergabung dalam perang Ghazwatul Hind. Pakistan juga mengambil tindakan untuk melindungi umat Islam yang tinggal di India agar mereka tetap aman selama perang.

Seluruh Dunia Melihat Muslim Bersatu Kembali.

Allahﷻ menjadikan kita sangat cerdas dengan Rahmat-Nya dan kita membangun teknologi seperti pesawat terbang, kapal, dan lain-lain. Kita jkemudian menjadi sangat mandiri.

Mengapa Ghazwatul Hind Disebut ‘Ghazwa’?

Dalam mimpi aku melihat bahwa Nabi Terakhir Muhammadﷺ berpartisipasi dalam perang ini secara diam-diam dan tidak terlihat dan hanya diketahui oleh para komandan terkemuka saja. Inilah mengapa perang ini disebut Ghazwa (Karena keikutsertaan Nabi Terakhir Muhammadﷺ dalam Perang)

Awal Dan Akhir Perang

Beberapa saat sebelum perang ini, Nabi Terakhir Muhammadﷺ memanggilku untuk datang ke Madinah melalui mimpi. Ketika aku berada disana, aku melihat keresahan dan kegelapan di antara orang-orang. Lalu aku memberi tahu mereka untuk bersabar sebentar lagi karena Allahﷻ akan membantu memperbaiki semua ini.

Ketika aku kembali, musuh sudah siap untuk menyerang Pakistan dan kami juga telah siap.

Kemudian perang terburuk dimulai. Musuh Pakistan sangat yakin bahwa mereka dapat menghancurkan Pakistan, tapi rencana Allahﷻ adalah sesuatu yang berbeda dan Allahﷻ membantu Pakistan dalam perang ini. Muslim tidak membunuh anak-anak, orang tua atau pria tak bersenjata yang ingin berdamai. Aku tidak tahu berapa lama perang ini terjadi, tetapi Pakistan memenangkan perang ini dengan bantuan Allahﷻ.

Setelah Perang

Setelah perang selesai, aku mengetahui bahwa dalam perang ini 800 juta orang terbunuh.

Aku sangat sedih dan berkata: ”Mengapa perang ini terjadi kepada kami.” Kemudian aku berkata lagi: “Kita hanya membela diri dan musuh kita sendiri yang menginginkan kematian.” Kita membantu semua wanita, anak-anak, orang tua dan mengadopsi mereka sebagai sebuah keluarga dan mereka memeluk agama Islam.

Kita memenangkan perang ini dengan pertolongan Allahﷻ dan musuh dapat dikalahkan. Muslim dari Timur Tengah kembali mendapatkan wilayah mereka yang hilang dengan bantuan Allahﷻ. Tidak ada yang bisa menghentikan kita dan semua bentuk terorisme dan penindasan dihancurkan.

Kita menyebarkan Islam sejati ke seluruh dunia dengan bantuan Allahﷻ dan seluruh dunia dipenuhi dengan kedamaian. Islam menyebar ke seluruh dunia sekali lagi dan semua orang mengetahui bahwa Islam yang diajarkan oleh Nabi Terakhir Muhammadﷺ adalah agama yang penuh dengan kedamaian.

Ada Rahmat dan Karunia Allahﷻ di mana-mana, rezeki juga ada di mana-mana dan tidak ada yang bersedih atau miskin, dan yang paling utama dari semua itu adalah Allahﷻ senang kepada umat muslim. Namun setelah beberapa tahun kemudian Dajjal muncul.

Baca mimpi lainnya tentang: Bagaimana PD-3 Dimulai Dan Bagaimana Pakistan Akan Menang dalam Perang Itu pada mimpi tanggal 3 Maret 2017.

Jazakumullahu Khair, Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

PERCAKAPAN IMRAN KHAN DENGAN AMERIKA YANG MENJADI KENYATAAN

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 8 Maret 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمنِ الرَّ حیمِ
السَّ لامُ عَلیكمْ
27 Agustus 2018. Dalam mimpi ini aku melihat bahwa Imran Khan sedang berdialog dengan orang Amerika dan dia sedang berbicara dengan mereka. Selama percakapan itu, ada pertukaran kata-kata kasar dan Imran Khan menjadi marah dan dia mulai marah-marah kepada orang Amerika itu. Orang Amerika itu juga bereaksi dengan sikap yang sama. Kemudian percakapan menjadi lebih panas dan ada juga pertukaran ancaman dari kedua belah pihak. Imran Khan mengatakan pada orang Amerika itu bahwa mereka bukan budak. Dia bangkit dan mulai berjalan dalam kemarahan seperti yang telah aku lihat dalam mimpiku yang lain. Dalam keputusasaan dia berkata, “Apakah ada seseorang yang dapat membantu menyelesaikan masalah ini?” Aku melihat semua ini sambil berdiri di samping ovenku dan bersiap untuk membuat sesuatu. Aku berkata, “Ini adalah keadaan yang sama,” dan setelah itu aku melakukan sesuatu yang aku tidak ingat.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai