Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 4 Maret 2022
2014-2015
بسم اللہ الرحمٰن الرحیم
السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ
Dalam tulisan ini, aku ingin mengungkap beberapa kebenaran yang mengejutkan melalui mimpi Ilahiku. Tidak diragukan lagi bahwa, semua peristiwa ini akan segera terjadi satu demi satu.
Dalam banyak mimpiku, aku melihat Islam memiliki tiga bangunan utama yang kuat yang terlihat seperti menara. Menara-menara ini melindungi Islam. Baru-baru ini Allahﷻ dengan jelas menyebutkan ketiga menara ini kepadaku melalui mimpi. Menara pertama adalah Turki, menara kedua Arab Saudi dan yang ketiga adalah Pakistan. Dalam semua mimpiku, aku melihat bahwa dua dari tiga menara akan dihancurkan oleh musuh-musuh Islam. Dalam salah satu mimpiku pada bulan Desember 2015, Nabi Terakhir Muhammadﷺ mengatakan kepadaku bahwa benteng terakhir Islam adalah Pakistan.
Pada 4 Desember 2014, Allahﷻ menunjukkan kepadaku bahwa dua dari tiga menara dihancurkan oleh pasukan Illuminati dan mereka tidak menghadapi banyak perlawanan. Umat Muslim gelisah ketika melihat menara pertama ini hancur karena mereka gagal untuk mempertahankannya. Sekali lagi muslim terguncang hebat ketika menara kedua juga dihancurkan. Mereka berkata bahwa ini adalah kerugian yang sangat besar bagi Islam. Kemudian musuh Islam bergerak menuju Pakistan yang merupakan benteng ketiga dan terakhir Islam.
Aku melihat diriku berada di kastil Islam ketiga dan terakhir ini. Aku melihat bahwa ketiga menara terletak berurutan satu dengan yang lainnya. Dua dari menara ini diserang oleh musuh dengan senjata dan aku sangat tertekan dan ingin membuat orang-orang sadar, tetapi tidak ada yang memperhatikan sampai muslim kehilangan menara keduanya.
Kemudian aku melihat musuh mulai bergerak menuju benteng Islam yang ketiga dan terakhir. Muslim sangat ketakutan dan mencoba lari dan menyembunyikan diri. Aku mengatakan kepada mereka bahwa apakah kita akan bertarung atau bersembunyi, kalian tetap akan dibunuh. Kemudian aku memutuskan untuk melawan dan mati sambil menyelamatkan Islam. Allahﷻ membantu umat Islam di benteng ketiga ini dengan kekuatan-Nya. Allahﷻ memberikan kita jet tempur hitam yang kuat. Dan dengan bantuan Allahﷻ, Muslim berhasil mempertahankan benteng ketiga dan terakhir Islam. Dan dengan pertolongan Allahﷻ juga, muslim dari timur akan menyebarkan Islam yang sebenarnya ke seluruh dunia. Dan seluruh dunia dipenuhi dengan kedamaian dan keadilan sampai munculnya Dajjal.
Semoga Allahﷻ menyelamatkan semua menara Islam.
Tolong sebarkan mimpi-mimpi ini, agar kita tidak hidup dalam kegelapan dan pahami makna mimpi-mimpi Ilahi ini. Permainan musuh Islam ini akan segera berakhir.
Mimpi ini adalah kabar gembira untuk muslim sejati, Jika memang masih ada yang tersisa.
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 4 Maret 2022
Februari 2015
بسم اللہ الرحمن الرحیم
السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ
Dalam mimpi ini Allahﷻ berkata kepadaku: “Qasim, selama umat Islam tidak percaya pada mimpimu, Aku tidak akan mengubah kondisi mereka, mereka akan tetap seperti itu dan Aku akan terus menekan mereka dari segala sisi sampai mereka mempercayai mimpimu sebagai kebenaran dan semuanya akan terjadi persis seperti yang telah Aku tunjukkan dalam mimpimu.”
[22-09-2015]
Allahﷻ bertanya kepadaku: “Qasim, apakah muslim percaya padamu? Aku menjawab: “Banyak yang tidak percaya padaku dan hanya beberapa orang saja yang percaya.” Kemudian Allahﷻ berkata: “Qasim, selama mereka tidak percaya padamu, maka Aku akan mengguncang mereka dengan keras dan membuat mereka berperang satu sama lain dan mereka akan terus bertarung satu sama lain.”
Kemudian aku melihat muslim mulai saling membunuh, pertempuran dan ketegangan terus meningkat dan bertambah parah. Umat Muslim lainnya menjadi takut dan bingung karena mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi pada mereka. Sebenarnya mereka hanya ingin yang lain berhenti berperang. Kemudian orang-orang yang menolak mimpiku mulai mempercayainya. Bahkan orang-orang dengan banyak pengikutnya pun mulai percaya pada mimpiku dan juga orang-orang yang dulu mencoba menghentikan orang lain untuk mempercayai mimpiku. Kemudian mereka memberitahu orang lain tentang mimpiku dan mimpi ini menyebar ke seluruh dunia.
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 3 Maret 2022
28/02/2017
بسم اللہ الرحمٰن الرحیم
السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ
Muhammad Qasim melihat Erdogan (Presiden Turki) dalam sebuah mimpi. Presiden Turki tersebut sedang berbicara di depan orang banyak. Dia berkata: “Rakyat Turki, kita akan membangun Kekhilafahan Ottoman kembali dan semua kekuatan yang kudapatkan ini juga bagian darinya. Kita akan mengembalikan status kaum muslimin yang hilang.”
Setelah berbicara kepada orang banyak itu, Erdogan duduk di tempat duduknya kembali, dia tersenyum dengan penuh kebanggaan, sehingga membuatku berpikir bahwa dengan kekuatan sebanyak ini, dia akan mengklaim dirinya sebagai Mahdi, tetapi hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Maha Mengetahui.
Kemudian aku melihat pemimpin-pemimpin jahat menjadi sangat marah ketika melihat ini. Mereka berkata: “Laki-laki ini mempunyai rencana yang sangat berbahaya. Setelah mendapatkan kekuatan sebanyak itu, dia akan mampu untuk melakukan apapun dengan rencananya. Jika dia ingin mendirikan Kekhilafahan Ottoman, maka dia akan menjadi lebih berbahaya lagi.” Yang lain berkata: “Dia harus dihentikan berapapun bayarannya. Dia sudah memulai misinya dan dia sedang menaklukan Suriah.” Yang lain lagi juga berkata: “Dia mungkin akan menjadi pemimpin yang sangat kuat bagi kaum muslimin. Apapun yang terjadi kita harus menghentikannya mendapatkan tambahan kekuatan. Jika tidak, ini akan menjadi masalah besar bagi kita. Kita harus membuka jalan bagi Sang Mesiah.”
Kemudian aku melihat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم berjalan mondar mandir dalam keadaan sangat cemas. Hal ini membuat ku merasa bahwa hal yang buruk akan segera terjadi. Mimpi berakhir
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 3 Maret 2022
Setelah sekian lama penyebaran dan penyampaian berita tentang Mimpi mimpi Muhammad Qasim bin Abdul Qarim, pada saat ini kaum muslimin di dunia menyadari bahwa sesungguhnya pesan yang di sampaikan itu adalah merupakan petunjuk dari Allah SWA dan Nabi Muhammad SAW yang harus di ketahui oleh seluruh umat islam, karena di dalamnya terkandung makna makna tentang kronologis berakhirnya suatu peradaban yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist. Dibawah ini ada beberapa kesaksian dari pada masyarakat Muslim di Malaysia.
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 3 Maret 2022
Muhammad Qasim melihat mimpi dimana terjadi kekacauan di Pakistan. Ia melihat bahwa india menginvasi Pakistan, dan tentara Pakistan kewalahan menghadapi invasi India. Rakyat Pakistan mulai putus asa dan meminta Qasim untuk berbuat sesuatu, namun Qasim berkata, semuanya sudah terlambat, tidak ada yang bisa dilakukan sekarang. Situasi bertambah buruk, karena India melakukan operasi besar besaran dan mulai membunuh rakyat Pakistan. Tapi negara Amerika berkata dan memerintahkan india untuk berhenti membunuh orang orang Pakistan. Didalam situasi ini, rakyat pakistan dan pemimpin Angkatan perang Pakistan meminta Qasim melakukan sesuatu. Kemudian Qasim memohon kepada Allah, dan tiba tiba ia merasakan bahwa apa yang dikatakan olehnya, pasti Allah akan kabulkan, Kemudian Muhammad Qasim memanggil tentara Allah, kemudian Banyak Mesin mesin perang bermunculan dari balik tanah dan India menjadi terkesima sekaligus khawatir. Kemudian Qasim dan rakyat pakistan melawan balik.
Untuk lebih detail, silahkan lihat video. Jazakallahu khairan katsir
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 3 Maret 2022
20/06/2017
بسم اللہ الرحمٰن الرحیم السلام
السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ
Aku melihat sebuah istana besar dalam mimpi ini dan sebuah acara sedang diselenggarakan oleh Kepala Negara. Ada banyak orang di sana dan aku menemukan diriku hadir di acara tersebut. Tiba-tiba terjadi sesuatu dan beberapa orang tiba di tempat tersebut dengan melepaskan tembakan. Orang-orang mulai berlari ke segala arah untuk menyelamatkan diri sendiri. Penjaga keamanan istana mencoba melawan dan menghentikan orang-orang itu.
Ketika situasinya sedikit membaik, seseorang memanggil nama Kepala Negara itu dan mengatakan bahwa putranya telah terbunuh. Berita ini menyebar ke seluruh istana. Orang-orang mulai mengatakan bahwa putra Kepala Negara telah dibunuh tetapi tidak ada yang menemukan mayatnya. Ketika Kepala Negara mengetahui tentang tragedi ini, dia menjadi marah dan bersumpah untuk membalas kematian putranya dan menghukum para pelakunya. Berita kematian putranya yang sangat mendadak ini langsung menyebar ke seluruh dunia. Beberapa orang mulai meramalkan bahwa sekarang keadaan akan semakin parah karena ini bukan kejadian biasa. Kepala Negara itu menghabiskan banyak energi dan sumber daya untuk mencari tahu keberadaan pelakunya. Banyak penggerebekan dilakukan, bahkan jika ada informasi yang belum pasti maka daerah tersebut akan dihancurkan oleh pasukannya.
Situasi semakin memburuk dan kekacauan terus menyebar. Akibat kejadian ini banyak negara lain yang terkena imbasnya, bahkan Pakistan juga terkena imbas dari kejadian tragis ini. Setelah melihat semua ini aku berkata pada diriku sendiri: “Ini adalah situasi yang sangat buruk dan jika terus seperti ini maka semuanya akan lepas kendali.” Untuk menilai situasi dengan lebih baik, aku memutuskan untuk pergi ke suatu tempat. Ketika aku sampai disana, aku melihat bangunan seperti menara dan melihat beberapa orang berada di sana. Mereka keluar dari gedung itu dan tiba-tiba sekelompok orang lain tiba disana dan melepaskan tembakan ke arah mereka dan mereka juga membalas tembakan tersebut. Aku bersembunyi di suatu tempat dan setelah beberapa waktu, suara tembakan sudah tidak terdengar lagi dan aku keluar dari tempat persembunyianku dan melihat hampir semua orang mati. Aku berkata pada diriku sendiri: “Pasti ada sesuatu yang disembunyikan orang-orang ini di dalamnya.” Lalu seorang pria yang terluka berkata kepadaku bahwa ada seorang pria di dalam gedung itu dan dia memintaku untuk membantu pria tersebut karena ada orang yang berusaha untuk membunuhnya.
Aku masuk ke dalam gedung dan setelah berjalan selama beberapa waktu, aku tiba di lantai atas gedung dan menemukan seorang pria terluka terbaring di sana. Ketika aku mendekatinya, aku terkejut karena ia adalah putra Kepala Negara yang dicari-cari pembunuhnya itu dan ternyata dia masih hidup. Aku berpikir bahwa orang-orang mengatakan bahwa dia telah meninggal tetapi ternyata dia masih hidup namun sekarang sudah terlambat. Aku berkata kepadanya: “Orang-orang mengira kamu telah meninggal tetapi kamu masih hidup.” Dia mengatakan kepadaku: “Beberapa orang berusaha menculikku tetapi beberapa orang lain menemukanku dan mereka menyelamatkanku lalu membawaku ke sini dan sejak itu, aku terus bersembunyi di sini.” Aku berkata pada diriku sendiri bahwa dia tidak menyadari bahwa orang-orang yang menyelamatkan hidupnya dan membawanya ke sini sekarang sudah meninggal.” Aku memberinya makanan dan bantuan medis dan berencana untuk membawanya keluar dari sini.
India setelah perang Dunia ke II, sekarang ini pecah menjadi 3; India, Pakistan dan Bangladesh) Tentara Inggris mengirim tentara Gurkha dalam pertempuran di afrika melawan Jerman. Tentara Gurkha juga dikirim ke medan pertempuran dalam perebutan Kamboja dari tangan Jepang dan penyerangan terhadap Singapura dan wilayah Malaya yang di duduki Jepang. Namun, di sisi lain, Politikus India, Subhash Chandra Bose, berpihak pada Jerman dibbawah ini ada ulasan tentang terjadinya konflik antara India dan Pakistan.
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 2 Maret 2022
31/03/2018
بسم اللہ الرحمٰن الرحیم
السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ
Dalam mimpi ini, aku menemukan diriku berada di sebuah rumah yang berada di Timur Tengah. Ini adalah rumah yang sangat besar tetapi desainnya kuno. Ada banyak ruangan di dalam rumah dengan cat berwarna hijau. Ada orang-orang di kamar rumah ini yang semuanya sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Aku berkata pada diriku sendiri: “Apa yang aku lakukan di rumah ini?”
Aku berjalan ke dalam rumah dan menemukan sebuah jendela di salah satu ruangan yang terbuka ke arah luar. Di sana, aku melihat seorang anak yang berusia sekitar 12 tahun dan dia sedang melihat sesuatu melalui jendela itu. Lalu aku juga melihat keluar melalui jendela itu dan melihat sebuah rumah dari kejauhan. Rumah ini sangat modern dan terlihat seperti bangunan besar dan banyak orang disana. Aku juga melihat seorang pria yang memiliki mobil merah dan dia sedang mengendarainya.
Aku merasa pria ini adalah kepala rumah tangga dari rumah tersebut. Dia sedang mengendarai mobilnya dengan melakukan berbagai atraksi yang berbeda-beda dan orang-orang di sekitar mulai memujinya. Pria itu memang melakukan atraksi yang cukup bagus. Kemudian aku berjalan menuju ruangan lain dan ada seorang anak yang berdiri di sana. Ia berlari ke arahku dan menyapaku sambil menyebutkan namanya dan aku menyapanya kembali. Dia berkata kepadaku: “Apakah kamu melihat bagaimana orang itu mengendarai mobilnya?” Aku berkata kepadanya: “Ya, aku melihatnya. Ini adalah hobi orang-orang kaya. Dia memiliki sebuah mobil dan juga area yang luas sehingga dia dapat melakukan atraksi yang sangat bagus. Kemudian anak itu berkata kepadaku: “Maukah kamu bermain bola kasti denganku? Aku memiliki tongkat pemukul dan bola.” Aku membalasnya: “Ya, mengapa tidak!”
Tiba-tiba ibunya memanggil dari ruangan lain dan berkata: Selesaikan pekerjaan sekolahmu dulu kemudian bermainlah setelah itu.” Kemudian anak itu berkata kepadaku: “Tolong tetap di sini, dan aku akan kembali setelah menyelesaikan pekerjaan sekolahku dan aku akan membawa kembali tongkat dan bolanya juga.” Aku mengatakan kepadanya: “Baiklah, aku akan menunggumu di sini!” Kemudian tiba-tiba sesuatu muncul di benakku untuk berjalan menuju jendela lagi dan memperhatikan pria dengan mobil merah itu. Setelah beberapa saat berdiri disana, seorang pria lain mendekati jendela dan mulai menonton aksi mobil merah itu juga. Aku melihat rumah modern itu dibangun dengan kuat dan terlihat sangat bagus. Pria dengan mobil merah berteriak dengan bangga: “Lihat, aku dapat melakukan aksi yang bagus.”
Tiba-tiba aku mendengar suara aneh dari dasar tembok rumah itu dan bumi di sekitarnya mulai tenggelam. Dinding rumah juga mulai runtuh setelah itu. Setelah melihat ini, aku memberi tahu pria yang berdiri di sebelahku: “Bumi akan tenggelam dari sana dan dindingnya juga akan runtuh”. Dia terkejut melihat ini dan berkata: “Bagaimana ini bisa terjadi, rumah itu sangat kuat!” Aku berkata: “Ya, tapi aku khawatir jika puing-puing dari dinding rumah itu akan menimpa rumah kita dan merusaknya.” Dia menjawab: “Tidak, ini tidak mungkin. Rumah itu jauh, bahkan jika dindingnya runtuh, puing-puingnya tidak akan sampai kesini.”
Kemudian aku melihat bahwa bumi di depan rumah itu mulai tenggelam dan salah satu dinding sampingnya runtuh. Bumi mulai tenggelam dengan sangat cepat tetapi orang-orang di sekitarnya tidak memperhatikannya. Mereka sibuk menyaksikan aksi pria dengan mobil merah itu. Pria itu sendiri juga tidak memperhatikan situasi itu.
Aku berkata pada diriku sendiri: “Bumi di bawah rumah ini sedang tenggelam dan orang-orang tidak peduli dan mereka sibuk memuji orang itu.” Lalu tiba-tiba pria itu membelokkan mobilnya menuju area parkir. Bumi sudah tenggelam dengan sangat cepat dan beberapa orang yang memuji pria itu juga tertelan oleh bumi. Yang lain mulai berteriak ketika melihat mereka tenggelam ke dalam bumi. Karena dinding yang runtuh dan tanah yang tenggelam, ada banyak debu di sekitarnya. Begitu orang itu mencapai tempat parkir dan dia akan memarkir mobilnya, bumi tenggelam dan orang itu tenggelam sangat dalam bersama mobilnya.
Aku sangat sedih melihat ini dan bertanya kepada pria di sebelahku: “Apakah menurut kamu, orang itu masih hidup.” Dia berkata: “Tidak, dia pasti sudah meninggal.” Aku berkata: “Ya, setelah terkubur di dasar tanah, dia pasti meninggal karena lemas.” Setelah melihat pemandangan yang mengerikan ini aku berkata: “Aku harus keluar dan memperingatkan orang-orang untuk keluar dari sana karena rumah itu sedang runtuh”.
Pada saat aku sampai di luar, bumi mulai tenggelam lebih cepat sehingga kerusakan yang terjadi semakin parah. Kemudian bumi terus tenggelam hingga mencapai rumah tempatku berada. Bumi juga tenggelam dari bawah salah satu dinding rumah ini dan dindingnya ikut runtuh. Kemudian salah satu ruangan rumah ini juga ambruk dan menimbulkan debu disekitarnya. Aku jadi khawatir jika bencana telah sampai di sini dan apa yang akan terjadi selanjutnya?” Tiba-tiba bumi berhenti tenggelam di dekat pintu masuk utama rumah ini sehingga penghuni rumah bisa keluar.
Aku mengucapkan terima kasih kepada Allahﷻ karena bumi telah berhenti tenggelam. Ketika aku melihat tanah yang tenggelam itu, luasnya sama seperti luas rumah itu. Aku melihat beberapa potong besi di tanah yang tenggelam dan ada pola serupa di tanah itu. Besi Itu dipotong secara terorganisir dalam garis-garis seolah-olah seseorang sedang meruntuhkan rumah-rumah ini dengan perencanaan yang tepat. Kemudian aku berpikir bahwa aku harus cepat. Aku berlari ke dalam dan berteriak: “Keluar dari rumah ini, karena bumi di bawah rumah ini akan tenggelam”. Beberapa orang mendengarkanku dan mereka membawa keluar barang-barang mereka. Kemudian aku menyadari bahwa beberapa barangku juga ada di sana. Aku segera pergi ke kamar untuk mengambil barang-barangku. Setelah melihat barangku, aku merasa bahwa Allahﷻ membantuku mendapatkan kembali semuanya.
Setelah mengambil barang-barangku, aku teringat anak kecil tadi dan menemukannya di salah satu kamar. Aku katakan padanya untuk keluar dari sana karena rumah ini akan runtuh. Dia dan keluarganya mengambil barang-barang dan berlari ke luar. Bumi yang tenggelam masih berhenti di dekat pintu utama tetapi bumi mulai tenggelam dari sisi lain rumah dan terjadi kerusakan di sekitarnya. Setelah mengevakuasi rumah itu, orang-orang bertanya kepadaku apa yang harus kita lakukan sekarang dan kemana kita akan pergi? Aku berkata: “Jangan khawatir, berjalanlah ke arah timur dan setelah itu kalian harus menyeberangi sungai kecil, lalu kalian akan melihat rumah lain dan kalian bisa tinggal disana.”
Orang-orang mulai berjalan ke arah itu dan aku juga membawa barang-barangku dan tidak pernah meninggalkannya. Aku berkata pada diriku sendiri: “Bagaimana jika aku meletakkannya di suatu tempat dan melupakannya lalu terkubur.” Oleh karena itu, aku selalu membawa barang-barangku. Aku masuk ke dalam rumah lagi dan membawa lebih banyak orang keluar. Saat aku keluar, kelompok pertama kembali kepadaku dan bertanya bagaimana kami akan menyeberangi sungai? Lalu aku mengajak mereka dan mengatakan bahwa sungai itu dangkal pada satu titik. Aku meminta mereka untuk menyeberangi sungai dari titik itu.
Kami menyeberangi sungai dan melangkah lebih jauh lalu menemukan sebuah rumah kecil, tua dan lemah. Ketika aku melihat rumah itu, aku berkata: “Ini adalah rumah yang sama tempat aku dilahirkan.” Aku memberitahu orang-orang itu untuk berlindung di rumah itu dan jika Allahﷻ menghendaki semuanya akan baik-baik saja.
Orang-orang itu mulai masuk ke dalam rumah dan aku berkata kepada mereka: “Kita harus memperkuat rumah ini dan melindunginya dari bawah tanah juga agar malapetaka tidak menimpa rumah ini dan merusaknya dan Allahﷻ pasti akan membantu kita”. Kemudian aku kembali karena ada beberapa rumah lain juga disana. Aku memberitahu orang-orang dari rumah itu dan juga dari dua rumah besar untuk keluar dan pergi menuju rumah di seberang sungai. Orang-orang itu mulai menuju rumah kecil dan tua itu satu demi satu.
Setelah ini, pemandangan dalam mimpiku berjalan sangat cepat sehingga aku tidak tahu dan tidak ingat apa yang terjadi pada saat itu. Kemudian ketika pemandangan menjadi normal kembali, aku menemukan diriku berada di depan pintu sebuah rumah. Aku merasa bencana itu telah berlalu dan orang-orang yang selamat semuanya ada di rumah ini. Ketika aku masuk ke dalam rumah, aku menemukan bahwa rumah itu telah berubah total. Aku sangat terkejut dan berkata: “Ini adalah rumah yang sama yang dibangun oleh Nabi Muhammadﷺ dan aku mencari rumah yang sama dalam mimpiku. Allahﷻ telah mengembalikan rumah ini kepada kami dengan Rahmat khusus-Nya dan aku sangat bahagia. Rumah ini jauh lebih besar dari kedua rumah itu.
Aku berjalan-jalan di rumah ini dan menemukan bahwa ada kedamaian dan kemakmuran di mana-mana. Aku memasuki ruangan yang sangat besar dan melihat banyak orang yang duduk bersama dan saling berbicara satu sama lain. Muslim dari seluruh dunia dengan bahasa dan budaya yang berbeda berkumpul di sana. Aku memandang mereka dan berpikir bahwa sebelum musibah menimpa mereka, orang-orang ini bahkan tidak ingin bertemu satu sama lain, namun sekarang mereka berkumpul di satu tempat dan berbicara satu sama lain seolah-olah mereka adalah saudara sejati. Mereka menghibur satu sama lain dan memperlakukan satu sama lain dengan sangat baik dan hormat.
Kemudian seorang pemuda memasuki ruangan, dia terlihat tidak asing dan aku merasa seperti telah melihatnya sebelum ini. Kemudian aku berpikir bahwa penampilannya mirip dengan anak yang aku temui di rumah di Timur Tengah itu. Pemuda itu juga menatapku dan mulai berbicara denganku. Aku berkata kepadanya: “Aku bertemu seorang anak kecil dan kamu sangat mirip dengannya dan aku ingat anak itu saat melihatmu.” Dia berkata kepadaku: “Akulah anak itu.” Aku terkejut dan memanggilnya dengan namanya dan bertanya: “Apakah kamu anak yang sama itu?” Dia menjawab: “Ya, aku anak yang sama yang kamu temui.” Aku berkata kepadanya: “Kamu sudah cukup dewasa sekarang”. Dia berkata: “Ya, aku sudah dewasa sekarang dan aku sangat senang bertemu denganmu.” Aku berbicara dengannya untuk beberapa waktu dan setelah itu, aku tersesat dalam pikiranku sendiri.
Lalu aku duduk di satu tempat di ruangan itu. Aku masih memegang erat barang-barang yang Allahﷻ berikan padaku. Aku berkata pada diriku sendiri: “Bertahun-tahun telah berlalu dalam kekacauan dan aku bahkan tidak menyadari bahwa pemuda ini adalah anak kecil yang pernah aku lihat saat itu. Sekarang aku punya waktu untuk menghela nafas dan melihat saat-saat kedamaian dan kemakmuran ini. Ketika aku melihat dinding rumah ini, aku merasa seolah-olah rumah ini sangat kuat dan tidak ada yang bisa mengalahkannya. Ada Berkah dan Rahmat Allahﷻ menghujani kita dari tembok dan atap rumah. Lalu aku pikir, sekarang tidak banyak waktu yang tersisa karena sebentar lagi kita akan bertemu dengan Allahﷻ, Sang Penguasa Dunia.
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 1 Maret 2022
3/01/2020
بسم اللہ الرحمٰن الرحیم
السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ
Muhammad Qasim melihat mimpi ini pada 03 Januari 2020.
Dalam mimpi ini, aku melihat bahwa setelah pembunuhan Jenderal Iran oleh Amerika Serikat, pemerintah Iran menjadi sangat marah dan Iran mendapat dukungan dari beberapa negara Timur Tengah lainnya.
Aku katakan negara Timur Tengah lainnya adalah dikarenakan wajah mereka menyerupai wajah orang-orang dari negara-negara besar yang ada di Timur Tengah. Mereka semua sepakat untuk membalas dendam.
Kemudian, aku melihat dua jet tempur Amerika sedang mengadakan latihan. Dari sisi lain, aku juga melihat 5 jet tempur lainnya sedang mengelilingi salah satu jet tempur milik AS lalu mereka menghancurkannya.
Aku menyaksikan semua ini dari jarak yang sangat dekat dan berkata pada diriku sendiri: “Mereka telah menghancurkan jet tempur Amerika Serikat dan ini tidak baik. Seharusnya mereka tidak melakukan hal ini terhadap negara kuat seperti AS tanpa strategi dan perencanaan yang tepat.
Beberapa muslim yang menyaksikan kejadian ini menjadi sangat bahagia dan mulai merayakan dan meneriakkan slogan dengan menyatakan bahwa kami telah menghancurkan jet tempur AS. Mereka juga kemudian menembak jatuh jet tempur kedua AS dan mereka menjadi lebih bahagia dan merayakannya sekali lagi. Para pilot juga menjadi sangat senang karena telah berhasil membalas dendam kepada AS.
Di sisi lain, umat muslim di seluruh dunia merasa ketakutan. Membalas dendam kepada AS itu bukanlah hal yang biasa. Lalu aku menemukan diriku berada di Timur Tengah dan sedang mengawasi situasi dan kondisi di sana.
Aku berkata pada diriku sendiri bahwa: “Saat ini semuanya tampak baik baik saja, tetapi ketika AS menyerang balik, maka semuanya bisa hancur dan mereka harus melarikan diri dari sini. Kekacauan akan menyebar kemana-mana”.
Karena itu, aku memutuskan untuk meninggalkan tempat itu sebelum kehancuran terjadi. Mimpi berakhir di sana.
Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku
Bandung, 28 Februari 2022
﷽ SAYYID QASIM DREAMS
13 Tahun Janji Allah untuk Muhammad Qasim Berapakah umur imam mahdi ketika dibaiat?
Dari Sumaith (Seorang Tabiin) Berkata bahwa: ‘‘ Namanya (al-Mahdi) sama dengan Nama Nabi (ﷺ) dan berusia 51 atau 52 tahun lalu memerintah ke atas manusia selama 7 tahun. Diriwayat yang lain beliau berkata: 8 Tahun.’’ [Riwayat Abu Amru ad-Dani, Kitab As-Sunan Al-Waridah al Fitan No: 585, Isnad Sahih]
Ciri-Ciri Calon Al-Mahdi:
Namanya (al-Mahdi) sama dengan Nama Nabi (ﷺ) Nama Penuh Nabi ﷺ: adalah Abul Qasim Muhammad Ibn Abdullah dari bani hashim keturunan quraish Nama Calon Al-Mahdi: Muhammad Qasim Ibn Abdul Karim dari bani hashim keturunan quraish.
Berusia 51 atau 52 Tahun Ketika Dibaiat: Di dalam Mimpi Muhammad Qasim di tahun 2015: ‘‘Allah berfirman bahwa Qasim, (Sesungguhnya) AKU (ALLAH) akan memenuhi semua janjiku denganmu dalam 13 tahun ke depan yang telah AKU (Allah) buat denganmu.’’
2015 campur 13 tahun adalah 2028: Muhammad Qasim lahir pada 5 July 1976, dan di tahun 2028, beliau sudah berumur di antara 51 dan memasuki 52 tahun.
Mengenang kembali sejarah Nabi ﷺ bahwa Ibn Abbas berkata: Rasulullah ﷺ menetap di Makkah selama 13 tahun (Ruj Sahih al-bukhari). Nabi ﷺ menyeru manusia kepada Islam untuk berpegang teguh dengan akidah yang lurus dan mengajarkan umat untuk menjauhi segala bentuk syirik sebelum disyariatkan rukun-rukun Islam dan sebelum diizinkan peperangan. Setelah itu Nabi ﷺ berhijrah ke yathrib dan menjadikannya sebagai Madinah Al-Taybah Kota Suci Umat Islam lalu bermula siri-siri Ghazwa iaitu peperangan mulia yang disertai Rasulullah ﷺ seperti Badar dan Uhud sehingga kepada penaklukkan Makkah.
Maka jelas disini bahwa al-Mahdi mempunyai misi yang sama untuk membina sebuah masyarakat yang bebas dari segala bentuk syirik dan membangunkan sebuah kota yang berfungsi untuk menjadi tempat mempertahankan umat.
Jelas sekali, kota kebangkitan Islam itu berada di Timur seperti yang diriwayatkan mengenai pasukan panji hitam didalam hadis sunan ibn majah dan hadis ghazwatul hind didalam hadis sunan an-nasaie.
Merujuk kembali sejarah Umar Ibn Abdul Aziz yang mendapat julukan al-Mahdi (ruj ibn kathir). Beliau sebelum menjadi khalifah adalah seorang pemimpin (gabenor) madinah al-taybah maka dapatlah dipastikan bahwa calon al-Mahdi akan mempunyai pengalaman sebagai seorang pemimpin untuk memerintah sebelum dia dibaiat.
Berdasarkan dalil-dalil yang telah dikemukakan maka benarlah apa yang disampaikan melalui mimpi muhammad qasim itu bahwa Islam akan berjaya kembali MAJELIS GAZA (Gerakan Akhir Zaman)