MUHAMMAD QASIM MENCEGAH KONDISI PERANG

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِیمِ
السَّ لامُ عَلیْكُمْ
Aku melihat mimpi ini pada 08 Agustus 2017. Aku sedang berada di sebuah ruangan besar, komandan tentara Pakistan dan beberapa orang sedang rapat di sebuah meja bundar. Aku berdiri di dekat pintu keluar. Rapat ini sangat penting dilaksanakan untuk membahas sebuah isu berbahaya, yaitu adanya beberapa orang yang sedang berencana untuk membuat kericuhan yang dapat mengakibatkan ketidak stabilan negara.

Orang-orang ini mengenakan pakaian biasa. Setelah komandan tentara mendengarkan rencana mereka, dia menjadi sangat marah. Dia berkata, “Jangan lakukan itu! Kalau kalian masih tetap melakukannya aku akan menetapkan status siaga perang!” Lalu orang lain berkata, “Anda tidak mungkin dapat menghentikan kami dan anda juga tidak dapat melakukan apapun setelah pengambil-alihan.” Maka komandan tentara terdiam. Kemudian dia berkata, “Aku telah memperingatkan kalian, jangan lakukan itu.” Namun mereka mengabaikannya dan melanjutkan membuat rencana.

Dalam kemarahannya, komandan tentara berjalan kearah pintu keluar tempat dimana aku sedang berdiri. Saat dia semakin dekat dengan pintu keluar, dia menyadari keberadaanku. Dia mendekatiku dan berkata, “Qasim, tolong kami! Hentikan orang-orang itu jika tidak, negara ini akan hancur berantakan, dan tolong informasikan kepadaku saat kau sudah selesai.” Aku berkata, “OK! Aku akan berusaha menghentikan mereka.” Lalu ia pergi dari ruangan itu. Lalu aku berkata, “Jika seorang komandan tentara saja tidak mampu mengentikan mereka, bagaimana aku bisa?” Tapi kemudian aku menempatkan kepercayaanku kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan aku menggantungkan urusanku kepada-Nya.

Aku berjalan ke arah meja bundar dan melihat bahwa mereka telah mulai menjalankan misi mereka. Untuk sementara waktu aku memperhatikan apa yang sedang mereka lakukan, dan kemudian aku mulai berbicara kepada mereka, namun aku tidak ingat apa persisnya yang aku katakan. Bagaimanapun, pada akhirnya, aku berhasil menghentikan mereka.

Kemudian aku pergi ke komandan tentara dan mengabarkan kepadanya bahwa aku telah berhasil menghentikan mereka. Maka komandan tentara menjadi senang dan berkata, “Kau telah melakukan tugasmu dengan baik. Sekarang, tetaplah bersama kami hingga kita dapat membangun kembali negara kita, kemudian dalam waktu dekat kita akan menjadi sangat kuat dan menyebarkan kedamaian dan kasih sayang.”

MEMPERBAIKI SEBUAH MOBIL

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِیمِ
السَّ لامُ عَلیْكُمْ
(Mimpi ini terjadi) pada Februari 2017. Aku melihat bahwa kita adalah generasi terakhir umat manusia dan kini adalah giliran kami menggunakan sebuah mobil untuk mencapai tujuan kami. Tapi kami begitu kecewa karena kami menemukan bahwa generasi sebelumnya telah menganiaya mobil itu. Semuanya benar-benar berkarat dan hampir hancur. Kursi itu seperti sampah dan mesinnya benar-benar rusak. Rodanya rata. Dan mobil itu tidak mau menyala sama sekali.

Lalu aku dan beberapa orang-orang yang bersamaku mulai memperbaiki mobil tersebut. Dalam mimpiku yang lain pada bulan Februari itu, kami memperbaiki lebih banyak lagi bagian. Aku dan orang-orang yang bersamaku bekerja sangat keras. Misalnya, dalam satu mimpi, kami mengeluarkan mesin dan menggantinya. Dalam mimpi lain, kami mengganti bodi mobil. Dalam satu mimpi, kami akhirnya bisa menyalakan mesinnya ketika ia rusak parah. Kami memutuskan untuk menaikinya. Tapi kemudian kami menemukan bahwa mobil itu tidak memiliki rem. Lalu kami menghentikan mobil dan melakukan banyak pekerjaan untuk memperbaikinya.

Pada 11 Februari 2017, aku melihat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sedang berjalan-jalan di dekat mobil tersebut. Beliau tampak sangat lelah dan khawatir, hal ini mendorong kami untuk bekerja lebih keras dan lebih cepat. Dan akhirnya, mobil itu cukup bagus untuk dikendarai tapi ia melaju sangat lambat.

Aku pergi dan memberitahu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa kami telah membuat mobilnya dapat berjalan namun ia tidak cepat. Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam benar-benar bahagia, saat beliau mendekat, beliau bersabda bahwa ini adalah mobil lamaku dan sekarang kami bisa mengendarainya lagi. Di bagian belakang mobil ada aku, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, seorang perempuan dan tiga orang lainnya. Dan di depan ada seorang supir muda. Dan aku berkata kita sedang menuju takdir kita dengan rahmat Allah.

MAKAR KEPADA TURKI

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

Aku melihat Erdogan di dalam mimpi, pada tanggal 28 Februari 2017. Presiden Turki (Erdogan) tersebut sedang berbicara di depan orang banyak. Dia (Erdogan) berkata, “Rakyat Turki, kita akan membangun kekhilafahan Ottoman kembali dan semua kekuatan yang kudapatkan ini juga bagian darinya, dan sekarang kita akan mengembalikan status kaum muslimin yang hilang.” Setelah berbicara kepada orang banyak, Erdogan duduk di tempat duduknya kembali. Dia tersenyum dengan penuh kebanggaan.

Kemudian aku melihat orang besar dari musuh menjadi sangat marah ketika melihat ini. Mereka berkata, “Laki-laki ini (Erdogan) sangatlah berbahaya. Setelah mendapatkan kekuatan sebanyak ini, dia akan mampu melakukan apapun dan rencanya juga berbahaya. Dan jika dia ingin menjadi seperti Kekhilafahan Ottoman, maka dia akan menjadi lebih berbahaya lagi.” Yang lain berkata lagi, “Dia (Erdogan) harus dihentikan berapa pun bayarannya. Dia sudah memulai misinya dan dia sedang menakhlukkan Suriah.” Yang lain juga menimpali, “Dia (Erdogan) mungkin akan menjadi pemimpin yang sangat kuat bagi kaum muslimin. Apapun yang terjadi kita harus menghentikannya mendapatkan kekuatan lebih. Jika tidak, ini akan menjadi masalah besar bagi kita. Kita harus membuka jalan bagi sang mesiah (dajjal).”

BANGUNAN TINGGI SIMBOL KEKUATAN

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

Bismillahirrohmanirrohiim Di tanggal 22 Januari 2017, aku (Muhammad Qasim) melihat setiap negara memiliki gedung sendiri-sendiri, semakin besar suatu negara semakin besar gedungnya. USA memiliki gedung terbesar, yang kedua adalah Rusia. Negara-negara Muslim berupa menara-menara putih dan aku hanya melihat ada tiga buah menara putih. Dua di antaranya berjarak berdekatan, sedang yang satunya berada jauh. Menara yang pertama berbendera Turki dan lebih besar daripada dua menara lainnya, menara satunya lagi berbendera Saudi Arabia dan di menara yang jauh berbendera Pakistan.
Bersama dengan menara ketiga, terdapat dua bangunan berbendera China dan India.

Kemudian aku melihat pemimpin non muslim sedang menyusun rencana, dan mereka berkata ke orang-orangnya bahwa, “Kitalah pemilik gedung terbaik, dan kita memberi kebebasan, tapi orang-orang Muslim mempunyai menara dan mereka hanya mempercayai satu Tuhan, yaitu Allah, dan mereka tidak menyembah tuhan-tuhan kita. Menara-menara itu juga telah menghancurkan kedamaian dan keindahan dunia. Jadi jika kita menghancurkan ketiga menara itu, kemudian hanya bangunan kita yang tersisa, dan Islam akan benar-benar hancur. Kemudian dunia akan mempunyai jalan yang sama dan muslim akan menerima tuhan kita, dan jika tidak, maka kita akan membunuh mereka. Dan kita akan memerintah di seluruh dunia dan melakukan apapun yang kita inginkan.” Setelah mendengar rencana mereka, aku menjadi terkejut dan khawatir.

Kemudian aku melihat mereka menghancurkan menara Turki dari pondasinya, dan mulai runtuh, dan masyarakat Turki tidak mengetahui hal tersebut. Bangunan Rusia berada di samping Turki. Ketika mereka (Rusia) melihat menara Turki jatuh, mereka menahan menara itu dengan tali mereka, mereka lakukan ini hanya karena mereka melihat keuntungan pribadi dan tidak ada satu pun orang di Turki yang melakukan apapun untuk menyelamatkan menara mereka.

Kemudian pasukan iblis mulai memutus tali Rusia dan mereka juga mulai bergerak menuju ke menara kedua. Dalam perasaan yang sangat terkejut, aku berkata kepada diriku, “Pasukan iblis bekerja sangat keras dalam rencana mereka dan kita umat muslim masih berada dalam tidur lelap. Kita tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan ketiga menara. Dan kita tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan Islam. Jika menara pertama hancur maka menara kedua juga tidak akan selamat, sehingga menara ketiga akan benar-benar tersisa sendiri. Jadi bagaimana menara ketiga dapat melawan ratusan gedung sendirian?”

LEDAKAN DEMI LEDAKAN

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِیمِ
السَّ لَامُ عَلَیْكُمْ
17 Desember 2016. Di dalam mimpi ini aku menemukan diriku tengah berada di sebuah tempat yang terlihat seperti Pakistan yang belum berkembang maju. Di kejauhan aku melihat beberapa gedung dan rumah-rumah yang bagus. Aku berkata, “Aku harus pergi ke sana karena tempat itu lebih baik daripada disini.” Lalu aku pergi ke sana dan melihat gedung-gedung yang bagus, rumah-rumah dan banyak orang. Tiba-tiba aku mendengar ledakan dan aku merasakan hawa panas. Orang-orang berteriak meminta pertolongan. Dengan rahmat Allah Subhanallahu wa Ta’ala, Dia menyelamatkan aku. Ketika aku sampai di tempat orang-orang untuk menolong mereka, aku menemukan banyak yang sudah meninggal. Dan orang-orang yang terluka menangis penuh kesedihan (karena) tubuh para korban meleleh. Aku bertanya, “Jenis ledakan apa ini?”

Ketika aku menggenggam tangan seseorang, tangan itu langsung terlepas dari tubuhnya karena tubuhnya meleleh. Aku berkata, “Neraka macam apa ini? Banyak sekali yang meninggal dan orang-orang yang terluka tidak punya harapan untuk sembuh dan mereka sekarat karena rasa sakit.” Seorang laki-laki yang beruntung bisa selamat berkata kepadaku, “Qasim! Keluar dari sini. Tempat ini tidak aman.”

Lalu aku mendengar ledakan lain. Dan rentetan ledakan dimulai setelah itu. Aku berkata, “Aku tidak bisa menolong siapa pun dalam situasi ini.” Kemudian aku berlari kembali dari tempat itu ke tempatku yang semula dan berkata, “Walaupun tempat ini tidak berkembang maju namun tempat ini masih lebih baik daripada tempat yang sudah berkembang maju tadi.” Lalu aku berpikir,
“Siapa yang membuat ledakan-ledakan itu? Bagaimana dan kapan mereka bisa dihentikan?”

Pada bulan Februari 2015, Allah Subhanallahu wa Ta’ala berkata padaku dalam mimpi bahwa “Qasim, kamu adalah orang terakhir, dari umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang akan mati di muka bumi ini.” Jadi, itu berarti bahwa setelah kematianku, tidak akan ada lagi muslim yang tersisa di bumi ini dan hanya orang orang yang terburuk yang tersisa di bumi setelah itu, dan hari kiamat akan dikenakan pada mereka.

KEMUNAFIKAN

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

Pada Desember 2016, aku (Muhammad Qasim) melihat sebuah mimpi. Itu adalah hari terakhir sebelum Kiamat, dan aku melihat sebuah gedung yang harus aku panjat. Aku tidak memiliki peralatan apapun untuk mencapai puncak gedung dan orang-orang mencemoohku dengan berkata, “Dia hanya membuang-buang waktunya.”

Kemudian aku melihat disana ada sebuah batu bata di dinding dengan sedikit tempat untuk berpijak. Aku mulai memanjat ke batu bata tersebut yang mana sangat terasa sulit untukku, namun aku tidak berputus asa. Aku terus memanjat dan aku berkata kepada Allah, “Mengapa Engkau membuat ini sulit untukku?” Kemudian dengan pertolongan Allah Subhanallahu wa Ta’ala akhirnya aku mampu mencapai puncak.

Orang-orang muslim berkata kepadaku, “Qasim, kamilah saudara-saudaramu, kami akan menolongmu.” Aku berkata dalam hatiku, “Di saat aku sangat membutuhkan pertolongan kalian, kalian menertawakanku. Kemudian saat kalian melihat Allah menolongku, kalian berubah pikiran dan kalian berusaha menunjukkan kepadaku bahwa kalian adalah muslim sejati? Bahkan kalian adalah orang-orang yang buruk. Allah adalah satu-satunya yang memberikan kesuksesan kepadaku, jadi yang terbaik untukku adalah aku bergantung kepada-Nya. Dan juga di masa depan.”

KOMANDAN TENTARA PAKISTAN

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِیمِ
السَّ لامُ عَلیْكُمْ
Dalam sebuah mimpi tanggal 28 September 2016, aku melihat Pakistan dan tentaranya sedang terperangkap dalam kesulitan dan komandan tentaranya mencoba yang terbaik untuk mengeluarkan Pakistan dan tentaranya dari kesulitan ini agar kedamaian dan kebahagiaan merata di Pakistan. Tetapi setiap usaha dari komandan tentara tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya dan sumber penghasilan Pakistan dan tentaranya juga semakin menipis, yang menyebabkan komandan pasukan menjadi tertekan dan aku menjadi sangat khawatir karena menyaksikan hal tersebut. Dan Allah Subhanallahu wa Ta’ala datang di atas Arsy-Nya dan berkata, “Qasim berikanlah perintah-Ku ini kepada komandan pasukan Pakistan, bahwa Pakistan dan tentaranya dan komandan pasukannya akan berada dalam kondisi yang sama sampai mereka mendengarkan mimpi-mimpimu dengan seksama dan hingga mereka yakin akan hal-hal yang engkau beritahukan kepada mereka. Dan Qasim, Aku adalah pembuat rencana yang terbaik dan Aku akan membuat rencana untuk keberhasilanmu.”

Allah juga menunjukan kepadaku di dalam mimpi bahwa ketika komandan tentara mengetahui mimpi-mimpiku dan dia mendengarkan mimpi-mimpiku Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberikan kesaksian bahwa Qasim tidak berbohong kepada siapapun mengenai mimpinya dan mimpi-mimpinya adalah benar dan itu semua berasal dari Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan itu akan terjadi sebagaimana yang Allah Subhanallahu wa Ta’ala telah memperlihatkan kepada Qasim dalam mimpi-mimpinya. Menurut apa yang telah Allah Subhanallahu wa Ta’ala perlihatkan kepadaku dalam mimpi-mimpiku ketika aku memberitahukan mimpi-mimpi yang penting kepada komandan tentara pakistan lalu dia membuat rencana sesuai dengan mimpi-mimpi itu untuk menyelamatkan Islam, untuk menyelamatkan Pakistan dan Allah Subhanallahu wa Ta’ala menjadikan rencana-rencana tersebut berhasil atas pertolongan-Nya dan kemudian kami menyelamatkan Pakistan dan Islam dengan pertolongan Allah.

Dalam mimpi-mimpiku Allah Subhanallahu wa Ta’ala juga menunjukkan rencana untuk menyelamatkan Islam dan Pakistan. Aku meminta anda semua untuk berbagi mimpi sebanyak yang anda bisa. Agar mimpi-mimpi ini bisa sampai ke komandan tentara Pakistan sesegera
mungkin. Jazakallah.

MASA DEPAN PAKISTAN SEBAGAI PEMBELA AGAMA ISLAM

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22 Februari 2022

بِسْمِ الَّ لھِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حیمِ
السَّ لامُ عَلیْكُمْ
Aku melihat perang ini berulang kali di mimpi benarku. Perang ini dikenakan atas Pakistan dan kami mempertahankan negara kita dan Islam. Itu merupakan Perang yang sangat besar dan terburuk melawan Islam di dunia. Itu bukan hanya Perang untuk mempertahankan Pakistan, Tapi juga Perang untuk mempertahankan Islam. Karena sebelum peperangan ini, dua kastil (benteng) utama dan terkuat Islam, yaitu Turki dan Saudi Arabia telah dihancurkan. Sejak itu Pakistan sudah menjadi kastil terakhir Islam. Karena itu sangat penting untuk membela Pakistan untuk menyelamatkan Islam.

Sebelum perang ini, Allah menyebarkan berita tentang mimpiku kepada ketua tentara Pakistan Dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga memberikan dia kesaksian mimpi- mimpiku bahwa “Qasim tidak berbohong kepada siapapun mengenai mimpi-mimpinya, dan mimpi-mimpinya adalah benar, dan mimpi itu adalah dari Allah.” Tentara dan orang-orang Pakistan mengambil langkah berani untuk menyelamatkan Islam dan Pakistan. Dan kemudian orang-orang yang benar-benar mencintai Pakistan mulai memerintah dan kita membersihkan Pakistan dari segala jenis kekafiran (kesyirikan), dan sistem keadilan semacam itu dibentuk sehingga seluruh dunia menjadi terkejut. Dan juga sistem pemerintahan terbentuk dan Pakistan mulai berkembang, dan juga bersiap untuk Perang.

Tapi bersamaan dengan itu, kehancuran mulai terjadi di Turki dan Timur Tengah. Kelompok teroris baru terbentuk di Timur Tengah. Saat Pakistan mulai berkembang, kemudian India mencoba untuk menyerang Pakistan, tapi Allah membantu Pakistan dengan jet tempur hitam yang kuat dan India tidak menyerang Pakistan setelah melihat itu. Dan Pakistan mendapatkan peluang untuk berkembang dan bersiap untuk peperangan. Tapi di sisi lain, India dan sekutunya serta kelompok teroris juga bersiap untuk perang dengan Pakistan.

Kami juga menyerang ke Kashmir dan membebaskannya untuk membuat pertahanan kami lebih kuat. India tidak berani menyerang Pakistan sendirian dikarenakan jet tempur hitam. Setelah melihat jet tempur hitam tersebut, banyak muslim dari seluruh dunia datang ke Pakistan dan memulai tugas mereka untuk membangun kembali Islam. Allah membantu kita dari balik layar (tidak terlihat) dan membuat kita berpengetahuan melalui Rahmat-Nya. Kita membuat teknologi sendiri, pesawat, kapal, dan juga kita mandiri.

Beberapa waktu sebelum perang ini, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memanggilku ke Madinah melalui mimpi, saat aku pergi ke Mekkah dan Madinah, kemudian aku melihat mereka ditinggalkan dan liar. Aku melihat kerusuhan dan kegelapan di antara orang-orang. Jadi aku berkata kepada mereka “Bersabarlah sebentar lagi. Allah akan memperbaiki semuanya dengan pertolongan-Nya.”

Saat aku kembali, musuh sudah siaga tempur untuk menyerang Pakistan dan kami pun sudah siap sedia. Menurut mimpi benarku, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ikut secara tidak terlihat dan rahasia di peperangan ini, yang dalam artian menjadi komandan (mengatur strategi perang). Dan kemudian perang terburuk dimulai dan musuh Pakistan merasa yakin bahwa mereka akan menghancurkan Pakistan. Tapi rencana Allah berbeda dan Allah menolong Pakistan. Di perang ini, muslim tidak membunuh wanita manapun. Anak-anak (dan) orang yang sudah tua atau orang yang tidak bersenjata yang menginginkan damai. Aku tidak tahu berapa lama perang ini, tapi Pakistan memenangkan perang ini dengan pertolongan Allah.

Setelah perang ini, aku tahu bahwa di perang ini 800 juta orang terbunuh. Kemudian aku menjadi sangat sedih dan aku berkata bahwa “Kenapa perang ini dikenakan terhadap kita?” Kemudian aku berkata “Kita hanya mempertahankan diri kita dan musuh kita sendiri yang menginginkan kematian.” Kami membantu semua wanita, anak-anak, orang tua dan menerima mereka sebagai keluarga dan mereka menjadi mualaf. Sejak kami memenangkan pertempuran ini dengan Pertolongan Allah, musuh mendapat kekalahan. Kemudian muslim dari timur keluar dengan pertolongan Allah kepada dunia dan mendapatkan kembali wilayah mereka. Dan tidak ada seorang pun yang menghentikan kita dan segala bentuk terorisme dan penindasan telah dihancurkan.

Kita menyebarkan Islam yang sebenarnya kepada seluruh dunia dengan pertolongan Allah, dan seluruh dunia, menjadi damai. Islam menyebar ke seluruh dunia sekali lagi dan semua orang menjadi tahu bahwa Islam sebenarnya dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah penuh kedamaian. Terdapat rahmat dan karunia Allah Subhanallahu wa Ta’ala dimana-mana. Dan terdapat rejeki dimana-mana dan tidak satu pun kembali sedih atau miskin dan hampir semua, Allah senang kepada kita. Dan setelah beberapa tahun kemudian dajjal muncul.

Kekejaman Israel Di Palestina Dan Pesan Allahﷻ Kepada Umat Islam

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 22.02.2022

19-5-2021

بسم اللہ الرحمن الرحیم

السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ

Muhammad Qasim berkata, dia melihat mimpi ini tanggal 19 Mei 2021. Dalam mimpi ini aku mendengar suara Allahﷻ berkata:

“Qasim, sampaikan pesanku kepada kaum muslimin.”

Allahﷻ mulai berbicara dengan nada marah, dan aku sangat ketakutan:

“Wahai muslim, sekurang-kurangnya miliki sedikit keberanian, populasi kalian (muslim) lebih dari 1,5 miliar, tapi jangankan merusaknya (Israel), kalian muslim bahkan tidak bisa meyakinkan mereka (Israel) untuk melakukan gencatan senjata “

والسلام علیکم ورحمۃ اللہ وبرکاتہ

Mengapa Allah جل جلاله Mendirikan Pakistan

Allah & Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Mimpi-Mimpiku

Bandung, 21 Februari 2022

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim

As-Salaam Alaikum

Aku (Qasim) akan membagikan sebuah rahasia yang telah tersimpan selama 1400 tahun. Yaitu tentang mengapa Negara Pakistan terbentuk. Dalam sebuah mimpi pada tahun 2006, aku bertanya kepada Allah جل جلاله: “Ya Allah, mengapa Engkau menciptakan Pakistan?, Setiap keburukan ada di Pakistan. Tidak ada kedamaian atau kemakmuran, ketidakadilan dan penindasan terjadi dimana-mana.” Kemudian Allah جل جلاله mengatakan kepadaku: “Qasim, 1400 tahun yang lalu ketika Muhammad صلى الله عليه وسلم hadir di dunia ini, dia sering sekali berdoa kepada-Ku: “Ya Allah, menjelang hari kiamat, dirikanlah sebuah negeri yang namanya La Ilaha Illallah, dan ketika nanti Islam-ku menjadi lemah di seluruh dunia, biarkanlah ia (agama Islam) bangkit dari negeri ini ke seluruh dunia, dan Qasim, Aku telah menerima doa Muhammad صلى الله عليه وسلم ini dan kemudian Aku berkehendak untuk mendirikan Pakistan dan Aku akan membela dan menyelamatkan Pakistan.” Dan mimpi itupun berakhir.

Terimakasih telah membaca mimpi ini dan jangan lupa untuk membagikan dengan yang lain.

Wassalamua’alaikum warahmatullahi Wabarakaatuh

Apa Itu Ghazwatul Hind? Kapan Ini Dimulai? Pelajari Secara…

Bagaimana Perang Dunia Ke-3 Dimulai dan Bagaimana Pakistan M…

Apa itu Syirik? Bagaimana Syirik Dimulai? Bentuk Syirik di…

Hamba Allahﷻ yang Tercinta? Apa yang Telah Allahﷻ Tunjukkan…

Kemenangan Umat Muslim dan Pakistan Adalah Dengan Meninggalk…

Penerimaan Muhammad Qasim Di Sekolah Umar Radhiallahu’a…

Apakah Imran Khan memberi Izin Pemakaian Pangkalan Kepada Amerika?

Kebenaran Mimpi Tentang Imran Khan Dan Virus Corona

Imran Khan Harus Menerima Kegagalannya

Keguncangan Ekonomi Akibat COVID-19 dan Emas

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai