Sebuah Sekolah Yang Mengagumkan #IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 31 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/wHuidrQusZU

Aku melihat mimpi ini beberapa tahun yang lalu, mungkin tahun 2004. Aku tinggal di sebuah rumah dan suatu hari aku merasa bahwa Allah Subhanallahu wa Ta’ala melihatku dari langit. Aku berkata pada diri aku sendiri “Qasim, kehidupan macam apa ini? Kamu benar-benar tidak melakukan pekerjaan yang besar sepanjang hari.”

Setelah itu, beberapa kali Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengunjungi rumahku. Beliau mendudukkan aku di sebelahnya. Beliau bersabda “Qasim lihatlah, aku telah mendaftarkan kamu di sekolah yang sangat bagus. Mulai besok, kamu bisa berangkat.” Kemudian beliau mengusapkan tangannya ke kepalaku dan berkata “Membaca dan menulislah di sekolah ini. Dan kemudian sinarkanlah namaku ke seluruh dunia seperti dulu.” Aku menjadi sangat senang karena Allah Subhanallahu wa Ta’ala telah mendengarkanku dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberiku surat masuk ke sekolah itu. Kemudian beliau memberikan alamat sekolah tersebut dan bersabda “Datang ke sekolah besok sebelum jam 8 pagi.” Aku menjawab “Baiklah, In syaa-a Allah aku akan datang ke sekolah tepat waktu.” Kemudian aku mengumpulkan beberapa buku dan mempersiapkan pakaian untuk besok pagi.

Aku berpikir bahwa itu adalah sekolah seperti pada umumnya. Jadi, aku tidak khawatir dengan penampilanku. Aku bangun lebih pagi, bersiap dan pergi keluar. Ketika telah jauh, aku menemukan persimpangan jalan dan tidak ingat kemana harus pergi.

Lalu aku melihat Abu Bakar Radhiyallahu ‘Anhu lewat, kemudian aku bertanya kepada beliau arah menuju sekolah. Beliau menjadi sangat terkejut ketika mendengar nama sekolah itu. Beliau memperhatikanku dan bertanya “Kenapa kamu bertanya demikian?” Aku menjawab “Aku telah didaftarkan ke sekolah itu dan ini adalah hari pertamaku.” Kemudian beliau melihat surat masukku dan berkata “Maa syaa-a Allah.” Kemudian beliau menunjukkan kepadaku arah menuju sekolah.

Ketika aku sudah dekat dengan sekolah, mataku terbelalak dan kaget. Aku berkata bahwa “Ini bangunan yang menakjubkan.” Kemudian aku melihat beberapa siswa mengenakan tas dan pakaian yang sangat bagus. Aku bahkan berfikir bahwa aku telah mendaftar di sekolah lain. Namun, nama sekolah itu sudah cocok. Aku menjadi sangat bingung setelah melihat semua ini dan berfikir “Apa yang telah terjadi denganku? Bajuku sangat kusam dan biasa, bukuku sudah tua dan aku bawa dengan tangan.”
Aku duduk di cafe depan sekolah, beberapa siswa datang dan duduk di meja sebelahku, hal itu membuat aku gugup. Seorang siswa bertanya siapa namaku dan aku mengatakannya. Siswa yang lain memanggilku dan memintaku duduk bersama mereka. Aku berkata kepada diriku sendiri “Bersiaplah mereka akan mengejekmu.” Aku duduk bersama mereka dan mereka bertanya dengan sangat sopan. Mereka bertanya apakah aku siswa baru disini, aku berkata “Ya, ini hari pertamaku.”

Salah satu dari mereka bertanya, apakah aku membawa sesuatu untuk dimakan. Aku menjawab, “Tidak, aku sudah makan di rumah.” Kemudian mereka memesan jus dan roti lapis untuk semuanya. Mereka berkata kepadaku untuk tidak tegang, “Disini kami diajari, bahwa kita disini bersaudara dan harus saling peduli, seperti kita peduli dengan diri sendiri. Jika kamu ada masalah ceritakan kepada seseorang, maka dia akan membantu.” Aku berkata “Subhanallah.” Siswa-siswa disini juga menakjubkan sebagaimana bangunan sekolah ini. Tetapi aku ingat dengan kerendahanku, sehingga aku menjadi sangat malu.

Kemudian bel berbunyi, semua siswa pergi menuju kearah gerbang dan mereka memintaku untuk pergi bersama mereka, aku berkata kepada mereka “Kalian pergi saja dulu, aku akan berangkat sendiri.” Ketika mereka pergi, aku mulai berjalan pelan ke arah gerbang. Aku berkata “Apa yang telah terjadi denganku?” Aku tidak diberitahu, kalau siswa dan sekolah ini sangat luar biasa, begitu pula dengan pakaian dan tas mereka. Aku berpikir apa yang harus aku lakukan sekarang, hanya diriku seorang yang memakai pakaian yang kusam dan biasa ini. Buku-bukuku juga sudah tua dan sepatuku terbuat dari plastik dan telah rusak.

Lalu, aku memejamkan mata, dan berkata “Lebih baik aku pulang, daripada aku malu.” Tetapi, kemudian aku merasakan bahwa bukuku telah hilang dari genggamanku. Dan aku merasa, aku telah menggunakan tas. Aku membuka mata dan terkejut, bajuku telah berubah, dan ini seperti murid yang lainnya. Sepatuku berubah dan ada sebuah tas yang menakjubkan di tangan. Setelah melihat semua ini aku berkata, “Apa yang telah terjadi?” Apa yang terjadi, ketika aku menutup mata, bajuku berubah menjadi sangat bagus. Kemudian Allah berfirman dari langit “Qasim, tidaklah mungkin Aku meninggalkan seseorang yang kepalanya dinaungi oleh kasih sayang Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan Allah Maha Penyayang melebihi siapapun.” Setelah mendengar ini, rasa kebahagiaan menjalar ke seluruh tubuhku. Aku berlari menuju gerbang dan berteriak girang karena Allah telah membuatku seperti siswa yang lainnya dengan rahmat-Nya.

Ketika aku sampai di pintu gerbang, aku melihat Umar (Radhiyallahu ‘Anhu) ada disana. Aku berkata kepada Umar (Radhiyallahu ‘Anhu), bahwa aku telah mendaftar disini, dan ini adalah hari pertamaku. Umar (Radhiyallahu ‘Anhu) berkata “SubhanAllah. Hanya mereka yang mendapat rahmat Istimewa dari Allah yang dapat bersekolah disini. Sekarang kita masuk, kemudian memuji Allah, dan kita masuk ke kelas.” Aku berkata kepada Umar (Radhiyallahu ‘Anhu) “Aku telah melihat jadwalku, dan kita berada pada satu kelas.”

https://muhammadqasimpk.com

Bagaimana Perang DuniaKe-3 Dimulai danBagaimana PakistanMenang Dalam PerangIni? #IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 21 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/-PlnrQA0-GU

Bismillahirrohmanir rohiim

Dalam sebuah mimpi
tanggal 3 Maret 2017,
aku melihat Turki runtuh
dan kehancuran terjadi dimana-mana.
Segera setelah hal ini
terjadi, Israel menjadi
sangat aktif.

Mereka meningkatkan
operasi di sekitar
Palestina dan juga
membangun sebuah
benteng untuk Dajjal.

Sementara itu kaum
muslimin tidak bisa
melakukan apapun selain protes.

Israel membentuk
persekutuan dengan
negara-negara lain dan
menyebarkan kebusukan
(fitnah).

Amerika adalah salah
satu pendukung yang
membantu Israel dengan
menyumbangkan
pengetahuan mereka.

Ketika Rusia mengetahui
hal ini, mereka segera
membentuk juga
persekutuan dengan
negara-negara yang
berada di sekitarnya.

Kemudian Rusia juga
menjadi aktif dan
berlomba untuk
menguasai
wilayah-wilayah di Timur
Tengah.

USA kemudian secara
terang-terangan masuk
ke Timur Tengah dan
bertemu dengan Israel
dan sekutu-sekutunya
untuk melawan balik.

Dengan demikian perang dunia ke 3 dimulai.

Arena peperangan
adalah di daerah Timur
Tengah sehingga
kehancuran yang sangat
parah tidak dapat
dihindarkan dan
kaum muslimin dibantai
dalam jumlah yang
besar.
Perang tersebut menjadi
sangat ganas dan
menakutkan, dan kaum
muslim tidak dapat
melawan balik dan tidak
ada siapapun yang
berani datang untuk
menolong mereka.

Pertumpahan darah
sedikit demi sedikit
mulai menyebar hingga
ke negara-negara seperti
Mesir, Sudan, Arab
Saudi,Kuwait, UAE dan
Hampir semua tempat di
timur tengah.

Regu Israel selalu
mendapat lebih banyak
sekutu bahkan negara
muslimpun ada yang
menjadi sekutu mereka.
Aku tidak tahu apakah
dari Amerika atau Rusia.

Kedua negara adidaya ini
berkeinginan untuk
menguasai sebagian
besar tanah atau
wilayah apapun yang bisa mereka kuasai.

Mereka
mempertahankan nya
dengan kuat dan terus
berperang antara satu
dengan yang lain.

Di sisi lain, Pakistan
bertambah kuat dan
mulai berkembang,
tetapi India yang bersekutu dengan Israel
mulai menyerang
Pakistan.
Amerika, Israel dan
banyak negara timur
tengah lain membantu
India melawan Pakistan.

Mereka semua
bermaksud untuk
menghancurkan
Pakistan secara
keseluruhan.

Pakistan memiliki musuh
dalam jumlah yang besar
tetapi Allah SWT
melindungi Pakistan
dengan 3000 jet tempur
hitam.

Perang terhadap
Pakistan pun dimulai
dan dengan pertolongan
Allah SWT, Pakistan
berhasil memenangkan
perang atas semua
musuh mereka.

Pakistan menaklukan
seluruh India, begitu
juga Bangladesh dan
Afganistan.

Setelah Pakistan menang
atas India, Indonesia dan
Malaysia menjadi sekutu
Pakistan.

Kemudian bersama-sama
dengan Pakistan terjun
ke Timur Tengah dengan
izin Allah SWT, Mereka
bertempur melawan
kedua negara adidaya ini
dengan menggunakan
jet tempur hitam dan
Pakistan menyerang
dengan cara yang tidak
bisa dihentikan oleh
siapapun.

Setelah mengalahkan
kedua negara adidaya
itu,
Pakistan menjadi negara
dengan kekuatan yang
sangat hebat dan
menguasai dunia.

Pakistan juga mendapat
kendali penuh atasTimur
Tengah dan negara-
negara Arab.

Semua wilayah ini
menjadi bagian dari
Pakistan dan mereka
mulai membangun
kembali wilayah-wilayah
tersebut, kemudian
Islam Nabi Terakhir
Muhammad SAW
yang sebenarnya mulai
tegak di wilayah-wilayah
itu dan kedamaian
akhirnya merata di
seluruh dunia setelah
perang terhebat umat
manusia berlangsung.
Mimpi berakhir disini.

Jajakallah Khoeron
Kasiro

Terima Kasih
Telah Menyimak
Semoga Bermanfaat

Jazakumullahu Khair,
Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi
Wabarakaatuh

http://muhammadqasimpk.com

Malaikat Jibril Allaihissallam

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 28 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/j2QZi6z8OPQ

Dalam mimpi ini aku sedang duduk di atap rumahku, tengah berbicara dengan Allah. Aku berkata: “Wahai Allah, izinkan aku untuk berjalan di jalannya (Nabi) Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, dan biarkan aku melihat taman-taman-Mu.” Kemudian Allah berfirman, “Baiklah Qasim, Aku akan mengirim Jibril ke tempat yang bersih di depan rumahmu. Dia akan membawamu ke tempat dimana kamu bisa berjalan di jalannya Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan dari sana kamu akan sampai di taman (dengan) rahmat dan berkah-Ku.” Aku menjadi sangat bahagia dan pergi ke abangku, kukatakan kepadanya bahwa Allah Subhanallahu wa Ta’ala mengirim Jibril A.S kepadaku sekarang juga. Ketika abangku mendengar ini dia berkata, “Qasim, apa yang kamu bicarakan? Untuk apa Allah mengirim Jibril ‘Alaihis Salam?” Dia tidak mendengarkanku lagi (dan) aku meninggalkan rumahku.

Lalu di taman dekat sini, aku melihat sebuah cahaya datang dari tanah. Saudaraku menatapku memikirkan apa yang telah terjadi padaku. Setelah beberapa saat, aku melihat Jibril A.S datang dari langit. Sayapnya benar-benar putih dan ada cahaya yang memancar darinya, mereka tampak seperti awan-awan gembung. Dan sayap-sayap itu sangat putih sehingga bagian belakang sayap bisa dilihat dari depan. Dan semua sayap itu bergerak cepat sekali. Ini adalah pemandangan yang menakjubkan bagiku.

Jibril A.S mendatangiku dan keindahannya luar biasa. Aku merasa bahwa dia adalah salah satu di antara malaikat yang pernah diciptakan. Aku bertanya kepadanya bahwa, “Allah mengatakan kepadaku bahwa engkau akan membawaku ke suatu tempat.” Dia berkata: “Ya, Allah baru saja memberi aku perintah. Ambil tanganku dan kau akan terbang bersamaku.” Aku meraih tangannya dan aku berkata pada abangku, “Lihat! Ini Jibril ‘Alaihis Salam dan dia datang untuk membawaku.” Abangku menjadi terkejut karena aku mengatakan yang sebenarnya. Dia berlari menemui Jibril A.S tapi dia tidak tahu ada teras di depannya. Dia akan jatuh, tapi pada saat itu Jibril A.S menangkapnya dan menurunkannya di tanah. Lalu dia membawaku jauh-jauh dan mendaratkan aku. Dia (Jibril) berkata: “Ini adalah tempat yang aku telah diperintahkan untuk membawa engkau.” Aku menjawab “Baiklah,” dan berjalan agak jauh. Jibril A.S lalu pergi. Dan aku tidak tahu dimana aku berada, tapi kemudian aku melihat jejak kaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Aku mengikuti jejak kaki itu sampai aku mencapai tempat yang menakjubkan. Tempat itu memiliki kebun dan berbagai jenis pohon dan tanaman. Tanaman dan pohon itu belum pernah aku lihat sebelumnya. Ada aroma manis yang belum pernah aku cium sebelumnya. Dan ada hembusan angin yang tenang, yang terasa menakjubkan di tubuhku. Aku merasakan perasaan aneh dan menjadi sangat bahagia. Itu adalah perasaan sukacita, lega, dan kepuasan yang sangat spesial sekaligus.

Lalu aku melihat seseorang melafalkan Surat Ar-Rahman dengan suara yang sangat indah dan menenangkan. Iramanya seperti belum pernah aku dengar sebelumnya. Aku langsung terpikat dan duduk di sampingnya dan mendengarkan bacaannya. Dan aku merasakan kenikmatan yang sangat aneh setiap kali dia membacakan ayat ini “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Surah Ar-Rahman ayat 13). Aku menengok ke kebun dan berkata, “Sesungguhnya kita tidak dapat menolak nikmat Allah.” Lalu aku bangun, dan di atasku, aku melihat cahaya Allah. Lalu aku merasa mengantuk dan mulai berbaring disana. Aku bersyukur kepada Allah karena telah membawaku kemari dengan rahmat-Nya. Untuk membawa aku ke tempat yang tak pernah bisa aku bayangkan. Lalu aku tertidur dengan tenang.

https://muhammadqasimpk.com

Sejarah Pakistan Dan Mimpi Muhammad Qasim #IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 28 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/NSgB2LGtZDM

Aku (Qasim) akan membagikan sebuah rahasia yang telah tersimpan selama 1400 tahun lamanya, Yaitu tentang mengapa Negara Pakistan itu muncul. Dalam sebuah mimpi di tahun 2006, aku bertanya kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala “Ya Allah, mengapa Engkau menciptakan Pakistan? Setiap keburukan ada di Pakistan, tidak ada kedamaian atau kemakmuran. Ketidakadilan dan penindasan terjadi dimana-mana.” Kemudian Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman kepadaku bahwa, “Qasim, 1400 tahun yang lalu ketika Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam hadir di dunia ini, dia sering sekali berdoa kepada-Ku, yaitu: “Ya Allah, menjelang hari kiamat ciptakanlah sebuah negeri yang namanya La ilaha Ila Allah dan ketika nanti islam-ku akan menjadi lemah di seluruh dunia, biarkanlah ia (agama islam) bangkit dari negeri ini ke seluruh dunia, dan Qasim, Aku telah menerima doa Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ini dan kemudian Aku berkehendak untuk menciptakan Pakistan, dan Qasim, Aku akan membela Pakistan dan Aku akan menyelamatkan Pakistan.” Dan mimpi itu pun berakhir.

http://muhammadqasimpk.com

Jumlah Penduduk Dan Pemeluk Agama Di Indonesia #IBelieveMuhammadQasim

Catatan Ringan

Bandung, 27 Juli 2022/1443 H

Pada pertengahan 2020, jumlah penduduk Indonesia tercatat sebanyak 270,20 juta jiwa. Angkanya kembali naik menjadi 272,68 juta jiwa pada pertengahan 2021. Kemudian, jumlah penduduk Indonesia dilaporkan kembali mengalami peningkatan menjadi 275,77 juta jiwa hingga pertengahan 2022.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 272,23 juta jiwa pada Juni 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 236,53 juta jiwa (86,88%) beragama Islam. Artinya mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.

Sebanyak 20,4 juta jiwa (7,49%) penduduk Indonesia yang memeluk agama Kristen. Kemudian, terdapat, 8,42 juta jiwa (3,09%) penduduk Indonesa yang beragama Katolik.

Penduduk Indonesia yang beragama Hindu sebanyak 4,67 juta atau 1,71%. Penduduk Indonesia yang beragama Buddha sebanyak 2,04 juta jiwa atau 0,75%.

Selanjutnya, sebanyak 73,02 ribu jiwa (0,03%) penduduk Indonesia yang beragama Konghucu. Ada pula 102,51 ribu jiwa (0,04%) penduduk Indonesia yang menganut aliran kepercayaan.

SEBUAH KOTA AJAIB #IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 20 Juli 2022/1443H

https://youtu.be/X09hLUUrRYw

Sebuah Kota Ajaib

10 Februari 2014


Aku melihat diriku menyelesaikan suatu perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan. Dan kemudian aku tiba di suatu tempat dimana aku menyaksikan bangunan-bangunan yang tinggi. Aku telah mendaki ke suatu atap dan berkata pada diriku sendiri bahwa “Di sinilah aku harus berlari ke tepi (bangunan). Maka setelahnya aku akan berlari di udara dengan rahmat Allah.”

Kemudian aku melihat ke sekeliling untuk melihat apakah semuanya baik. Tapi saat aku melihat ke arah langit, aku melihat beberapa pasukan telah membentangkan suatu jaring untuk mencegah terbang siapapun. Ini benar-benar mengecilkan hatiku. Aku pun berpikir, “Apa yang seharusnya aku lakukan sekarang? Jika aku berlari ke tepi bangunan ini, maka aku tidak bisa terbang, aku mungkin akan terjatuh karena jaring di atas tersebut.” Lalu aku berkata pada diriku

sendiri bahwa “Tidak, Qasim! Allah telah berfirman kepadaku bahwa Dia akan melindungiku dan Dia tidak akan membiarkan aku gagal.” Aku tidak memiliki pilihan lain kecuali untuk melakukan lompatan dan menaruh seluruh kepercayaanku kepada Allah. Karena jika tidak, maka aku tidak akan pernah meraih keberhasilan. Maka aku menaruh seluruh harapanku kepada Allah dan aku mulai berlari ke tepian. Kemudian aku mulai terbang ke atas. Dan kemudian Allah merobek-robek jaring tersebut dengan rahmat-Nya. Aku berhasil lolos dari sana dengan begitu mudah.

Dan kemudian aku melihat orang-orang di bawah yang terlihat sangat sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan mereka. Akan tetapi beberapa orang telah melihatku dan berkata “Lihatlah! Qasim sedang terbang di udara.” Dan beberapa orang berkata bahwa, “Kemana pun dia menuju, itulah tempat yang berisi berkah dan rahmat dari Allah.” Lalu ia berkata, “Ayo, kita kejar dia!” Dan kemudian orang-orang itu meninggalkan rumah-rumah tercinta dan pekerjaan- pekerjaan mereka, dan mulai berlari ke arah yang sama dengan yang aku lalui.

Aku terbang jauh sekali dan kemudian aku sampai di suatu tempat dimana ada sebuah kota yang sangat indah. Kota itu sangat maju dan dirancang dengan sangat baik, dan memiliki arsitektur yang indah yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Ada bangunan-bangunan dan rumah-rumah yang indah dan bahkan jalan-jalannya sangat menakjubkan. Kota tersebut dihiasi dengan warna-warni yang mengagumkan dan bahkan bangunan-bangunannya pun sangat bersih. Tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan keindahan kota itu, dan belum pernah ada orang yang membayangkannya sebelum ini. Seolah-olah terasa bahwa kota ini merupakan suatu keajaiban. Kemudian aku berpikir, “Siapakah orang-orang yang Allah telah mampukan mereka untuk membangun kota sedemikian ini? Dan betapa cerdasnya mereka!” Dan kemudian Allah berfirman dari langit, bahwa, “Qasim, kota ini akan dibangun olehmu dan mereka yang bersamamu dengan rahmat & Pertolongan- Ku.” Kemudian mimpi itu pun berakhir disana.

http://muhammadqasimpk.com

Membangkitkan KembaliIslam #IBelieveMuhammadQasik

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 25 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/88he9tJmb6I

Bismillahirrohmanirrohiim

Assalamuallaikum
Pada mimpi bulan Mei
2015, aku melihat Nabi
Muhammad Shallallahu
‘Alaihi Wasallam sedang
duduk dengan para
sahabatnya.

Aku berkata pada diriku,
“Nabi Muhammad
Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam dan para
sahabatnya, seperti Abu
Bakar dan Umar (sudah)
membangun Islam dan
sekarang akulah yang
harus membangun
kembali Islam yang
sebenarnya seperti 1400
tahun yang lalu.
” Maka kemudian Allah
Subhanallahu wa Ta’ala
datang dan berfirman,
“Kamu tidak sendirian,
Aku ada di sisimu.” 

Setiap muslim tidak harus
percaya padaku, setiap
muslim harus percaya
dan mendengarkan Nabi
Muhammad Shallallahu
‘Alaihi Wasallam
mengenai apa yang Nabi
Muhammad Shallallahu
‘Alaihi Wasallam
beritahukan tentang
hari kiamat dan apa yang
terjadi sebelum kiamat.

Jajakallah Hoeron Kasiro

Terima Kasih
Telah Menyimak
Tayangan ini
Semoga Bermanfaat
   

https://muhammadqasimpk.com

Perjalanan Ke Tempat Penuh Perdamaian #IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 26 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/k32DeRN0zMY

Pada tahun 2015 aku (Muhammad Qasim) melihat sebuah mimpi. Dalam mimpi ini, kegelapan dan kehancuran dimana-mana. Seolah-olah sebuah negara jahat menjatuhkan bom nuklir. Aku dan beberapa orang lain ingin melarikan diri dari sana. Aku punya beberapa jenis mesin terbang. Dan ada bahan bakar di dalamnya, semua orang masuk tapi aku masih di luar. Karena bahan bakarnya tidak mau terpicu, aku berpikir mungkin mesinnya tidak berfungsi. Aku melakukan sesuatu dan percikan api muncul namun sangat kecil. Setelah sekitar 5 atau 6 percikan api, mesin akhirnya menyala.

Aku merasa tidak enak badan karena efek radiasi bom nuklir. Aku hampir tidak bisa bernafas dan sangat sulit bagiku untuk tetap di luar. Lalu aku bergabung dengan yang lain dan mesin mulai terbang. Tapi ia tidak terbang dengan benar. Pada satu titik, mesin itu hampir saja jatuh. Tapi Allah Subhanallahu wa Ta’ala menyelamatkannya di detik-detik terakhir. Kemudian mesin itu mulai terbang dengan benar dan maju dengan kecepatan penuh. Dan kemudian kami keluar dari kegelapan itu. Lalu kami akhirnya melihat matahari terbit.

Beberapa orang di bawah melihat mesin kami dan berkata, “Lihat, kemana orang-orang itu pergi?!” Salah satu dari mereka mengatakan bahwa mereka pasti akan menuju tempat yang damai. Kemudian mereka berseru mengatakan, “Bawalah kami bersamamu! Kami juga ingin keluar dari kegelapan ini dan mencapai tanah yang penuh kedamaian!” Sayangnya mesin kami terbang dengan kecepatan penuh dan tidak bisa berhenti untuk siapa pun.

Hanya ada sedikit orang yang duduk di dalam ketika mesin itu hendak terbang, sisanya harus berjalan atau berlari mengejar kami dengan cara apapun hanya untuk sampai ke tanah yang penuh kedamaian itu. Kemudian aku sangat merasakan rahmat Allah turun ke Bumi dan meliputi mesin kami. Ini membuat mesin kami terbang jauh lebih tinggi dan lebih cepat. Allah melindungi mesin kami, sehingga kami terbang maju dengan kecepatan penuh. Dan orang-orang mengejar kami.

http://muhammadqasimpk.com

Pakistan Negeri Harapan Umat Islam (Pakistan is a land of hope for MuslimsPakistan is a land of hope for Muslims) #IBelieveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 26 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/xRNE3u_PNho

http://muhammadqasimpk.com

Empat Lembar Kertas Besar Dari Emas #IBelieaveMuhammadQasim

ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Bandung, 25 Juli 2022/1443 H

https://youtu.be/AHscLRt8Czw

Dalam sebuah mimpi tanggal 05 Maret 2017, aku (Muhammad Qasim) melihat diriku sedang duduk di dalam Masjid Nabawi. Aku merasakan perasaan sangat baik dan penuh kedamaian karena aku berada di dalam sebuah masjid asli Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam datang dan beliau duduk di depanku. Di tangan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam terdapat empat lembaran kertas berukuran besar terbuat dari emas.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadaku dengan sikap yang sangat senang, “Qasim, sampaikan pesanku ini sekali lagi kepada umatku, bahwa siapapun yang mendukungmu adalah seperti orang yang telah mendukungku dan kelak dia juga akan bersamaku pada Hari Pengadilan (Kiamat). Dan Qasim, sampaikan pesanku ini kepada orang-orang yang bersamamu, jangan pernah mereka berpikiran apakah amalan mereka ini tercatat sebagai amal shalih atau tidak, jangan pernah mereka mengira bahwa amalan itu tidak ada nilainya, tidak masalah apa yang dikerjakan bahkan jika seseorang hanya melakukan amalan yang sangat kecil, Allah tidak akan menyia-nyiakannya, dan Allah juga mencatat amal tersebut dengan berkali-kali lipat. Yang mereka lakukan ini bukanlah amalan biasa, dan mereka jangan pernah mengira bahwa aku tidak mengetahui nama-nama mereka dan amal (usaha) mereka. Nama-nama yang telah Allah catat di lembaran-lembaran ini, aku terus-menerus membacanya nama-namanya dan usaha mereka dan apapun amalan yang mereka lakukan Allah memberitahukannya kepadaku. Mereka tidak perlu mengkhawatirkan apapun, dan mereka akan bersamaku di hari kiamat. Lembaranlembaran kertas emas yang Allah berikan kepadaku ini, aku akan membawanya setiap waktu. Dalam lembaran emas ini dituliskan nama-nama mereka yang akan bersamamu pada masa-masa sulit. Qasim, Islam yang murni akan tersebar ke seluruh dunia dengan pertolongan Allah. Pastikan kau menyampaikan pesanku ini kepada orang-orang tersebut.”

Aku tidak bicara sepatah kata pun, (aku) hanya mendengarkan semua yang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sabdakan. Aku ingin membaca nama-nama yang ada di lembaran tersebut namun aku tidak bisa menggerakkan satu pun bagian tubuhku. Aku juga tidak tahu apakah namaku ada di dalamnya.

https://muhammadqasimpk.com

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai