ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM,
Bandung 5 Juni 2022/1443 H
Pada 07 Februari 2017, aku (Muhammad Qasim) melihat mimpi bagaimana Israel sedang membangun sebuah gedung besar berwarna coklat di dalam area Palestina, dikarenakan hal tersebut umat muslim di Palestina menjadi sangat marah dan kemudian seluruh negara Arab juga menjadi marah, mereka berpikir bahwa “Kenapa Israel membangun gedung disana? Ini adalah tanah umat muslim!” kemudian umat muslim di seluruh dunia juga menyuarakan keberatan terhadap hal ini. Mereka mulai melakukan protes (demontrasi) menentang Israel. Tapi Israel tidak juga berhenti dan umat muslim juga tidak bisa melakukan apapun kecuali hanya menyuarakan protes saja. Saat aku melihat ini, aku (bergumam bahwa) “Jenis bangunan apa ini, yang telah membuat banyak muslim melakukan protes?”
(Kemudian) aku pergi ke sebuah kendaraan jenis pesawat terbang untuk melihat bangunan tersebut. Saat aku bergerak mendekati, aku melihat banyak sekali muslim sedang melakukan protes dan Israel hampir menyelesaikan gedung tersebut. Kemudian ketika lampu-lampu dinyalakan dari dalam gedung, maka umat muslim menjadi semakin gencar melakukan protes. Namun tiba-tiba muncul sebuah ledakan sangat besar dari dalam pondasi gedung yang memberikan dampak amat sangat besar, hingga seluruh gedung berubah hanya dalam waktu semalam. Dan disebabkan ledakan tersebut, muncullah badai asap yang sangat mengerikan yang menyebar ke seluruh penjuru. Umat muslim dan keluarganya terkena efek dari badai asap tersebut, aku melihat laki-laki muslim, perempuan, dan anak-anak meninggal seketika dalam jumlah ribuan.
Badai asap itu sangat amat besar dan pekatnya sampai-sampai cahaya matahari tak mampu menembus ke bumi, terasa seperti sebuah malam yang gelap gulita, dan dikarenakan badai gelap tersebut maka tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan diri atau mencari pertolongan. Aku tidak bisa bertahan untuk menyaksikan ini, jadi aku putuskan untuk mundur. Namun badai asap tersebut terus-menerus menyebar. Dan juga menyebar ke banyak negara, seperti Suriah, Mesir, Libya, Sudan dan masih banyak lagi. (Peristiwa) itu menyebarkan kerusakan yang amat sangat besar sampai aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata. Jutaan orang meninggal seketika, itu sangat mengerikan. Aku tidak bisa percaya akan terjadi seperti ini. Aku berkata ke diriku “Apa yang sebenarnya yang Israel Lakukan dan menyebabkan badai yang besar. Apa yang ada di dalam gedung itu yang membuat seluruh negara-negara Arab marah karenanya? Dan kapan badai yang mengerikan ini berakhir?”