ALLAH ﷻ DAN MUHAMMAD ﷺ DI DALAM MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM
Bandung, 7 Juli 2022/1443 H
Kemudahan Setelah Kesulitan
22 Oktober 2017
Aku telah menyaksikan suatu mimpi, bahwa di mimpi tersebut (aku mendapati diriku) tengah bangun dari tidur. Aku melihat kekacauan berada di setiap tempat. Orang-orang berlarian kesana kemari, sehingga aku menghentikan seseorang dan bertanya kepadanya bahwa “Apakah yang telah terjadi pada kalian semuanya? Mengapa kalian semua membuat suatu keributan sedemikian rupa?” Lelaki tersebut menjawab “Mengapa engkau bertanya kepadaku? Pergilah menuju atap dan lihatlah sendiri.”
Sehingga apa yang telah aku saksikan ketika mencapai atap, adalah bala tentara – bala tentara dari para musuh telah berada di segala tempat. Jet tempur – jet tempur, helikopter- helikopter dan mesin-mesin (kendaraan-kendaraan tempur) mereka tengah menyebarkan kehancuran di setiap tempat, dan mereka sedang bergerak maju menuju ke tempat kami berada. Aku merasa ketakutan saat menyaksikan semua ini.
Aku berkata “Wahai Allah, tiada satu pun di antara kami yang cukup kuat untuk berhadapan dengan pasukan ini. Maka tolonglah kami.” Maka Allah (l) meletakkan cahaya
(dari)-Nya pada jariku, sehingga aku berlari di udara dengan
rahmat dari-Nya (l). Dan setelah itu, aku melemparkan cahaya dari Allah (l) tadi pada mereka (kepada para musuh).
Kemudian, aku kembali (turun dari atap). Aku pun merasa ketakutan bahwa bala tentara – bala tentara dari musuh akan datang kemari kapan saja, dan mereka akan menyebarkan kebinasaan di tempat ini, tapi tiada sesuatu pun yang terjadi. Sesudah itu, aku naik ke atas lagi (menuju atap). Aku mendapati bahwa seluruh bala tentara – bala tentara (dari para musuh) telah binasa, dan seluruh langit telah bersih (dari keberadaan mereka). Maka aku berlari turun untuk mengkabarkan kepada setiap orang. Mereka semua merasa terkagum-kagum karena suatu kekuatan yang besar telah
diluluh lantakkan dengan cahaya dari Allah (l).
Lantas aku mengatakan kepada orang-orang untuk datang, karena Allah (l) bersama kita dan Dia (l) akan menolong
kita, dan bahwa Dia (l) akan memberikan kepada kita suatu tempat yang lebih baik dibandingkan dengan tempat yang
kita tinggal di dalamnya. Maka kami pergi meninggalkan tempat tinggal kami yang lama dan melangkah maju. Sesudah itu, kami menemukan suatu tempat yang begitu indah, terdapat kedamaian di segala penjuru, pepohonan yang indah, ada kemurnian (di dalam tempat tersebut), rizki yang bersih di setiap tempat, ada rumah-rumah yang nampak mengagumkan. Kami tidak pernah melihat suatu tempat seperti ini sebelumnya. Aku berkata bahwa “Semua hal ini adalah karena keberkahan-keberkahan dan rahmat dari
Allah (l). Dan memang, Allah (l) adalah Maha Pemurah.
Dia (l) telah memberikan kepada kita, kemudahan setelah
kesulitan.” Setelah itu, kami mulai tinggal di dalamnya dan setiap orang merasa bahagia. Kami bersyukur ke hadirat Allah (l) atas keberkahan-keberkahan dari-Nya (l) dan
hadiah-hadiah dari-Nya (l).
Jazakallahu khairan katsir.
Wassalamu ‘alaikum.
Allah & Muhammad n Dalam Mimpi-mimpiku